The story
____________ starting ____________
Hyunsuk menggeliat pelan dari tidurnya, matanya mengerjap kecil mencoba membiaskan sinar matahari yang masuk ke retina matanya. Hyunsuk merubah posisinya menjadi setengah duduk, kemudian meregangkan ototnya yang terasa pegal
"ji?" kepalanya mengedar keseluruh penjuru kamar, mencari sosok yang tadi malam tidur sambil mendekapnya erat
Dengan enggan Hyunsuk meninggalkan ranjang empuknya, kepalanya menyembul dari pintu masih berusah mencari sosok yang harusnya belum pergi dari rumah. Hyunsuk melanjutkan langkahnya menuju dapur dan akhirnya ia menemukan apa yang dicarinya sedari tadi
Hyunsuk melangkah perlahan, mengendap-endap sebelum menerjang punggung lebar itu dari belakang, "pagiiiiiii"
Sudah terbiasa, Jihoon bahkan tidak kaget saat melihat Hyunsuk yang tersenyum lebar dibelakangnya. Hyunsuk bukan tipe orang yang terlalu suka skinship tapi seminggu belakangan ini dia menjadi lebih clingy entah karena apa, tidak apa... Jihoon malah suka:)
"aku kira kamu udah berangkat" bibir Hyunsuk terpout lucu, kepalanya ia miringkan melihat wajah tampan Jihoon dari samping dengan posisi yang masih memeluk tubuh yang lebih tinggi dari belakang
Jihoon berbalik, menangkup kedua pipi Hyunsuk membuat bibir yang masih cemberut itu semakin mengerucut mengundang kekehan gemas dari Jihoon "maaf.. aku kan bikin sarapan dulu buat kita, biar kamu gak nakal ngelewatin sarapan kaya kemaren"
Hyunsuk mencebik, "ih! Gak nakal ya! Kemaren tuh aku emang beneran lupa jihoooooon" rengek simanis yang kembali mengundang kekehan gemas dari Jihoon
"iya iya percaya"
Cup
"udah ya sekarang kita sarapan dulu" Jihoon kembali berbalik untuk menata piring yang sudah berisi roti isi buatannya itu diatas meja
Tapi saat Jihoon berbalik rupanya simanis masih belum beranjak dari posisinya, bibirnya semakin mempout dan tangannya sekarang terlipat didada
"apa?"
"kok cuma sebentar?"
Dahi Jihoon mengkerut bingung, "apanya?"
Hyunsuk berdecak kesal melihat respon Jihoon, menatap jengkel si tampan yang masih memberikan tatapan bingungnya "morning kiss nya! Kok cuma sebentar!"
Jihoon tercengang, "suk.. kita mau sarapan loh"
"kamu gamau? Yaudah!" Hyunsuk kembali ke kamarnya dengan kaki kecil yang terus menghentak lantai rumah dengan keras
Jihoon hanya bisa menggelengkan kepalanya sebelum akhirnya melanjutkan kegiatan yang sempat terhenti tadi
Hyunsuk menyantap sarapannya dengan malas, matanya tidak pernah menatap kearah Jihoon yang sedari tadi memperhatikannya sambil tersenyum gemas "kamu marah?"
"marah kenapa" Hyunsuk berusaha bersikap acuh yang malah membuat senyum Jihoon makin terkembang
"masalah morning kiss?" Jihoon bertanya dengan nada jahilnya
"...nggak tuh biasa aja"
Hyunsuk menyelesaikan sarapannya dengan cepat, membereskan piring bekasnya dan menaruhnya diwastafel. Semua itu tak luput dari perhatian Jihoon yang semakin gemas dengan tingkah simanis. Dengan jahil Jihoon berdiri dibelakang Hyunsuk yang masih mencuci tangannya, membuat yang lebih pendek berjengit kaget saat berbalik dan mendapati tubuh menjulang Jihoon didepannya
KAMU SEDANG MEMBACA
Rollercoster [hoonsuk]
AcakOneshoot/twoshoot Jadi karena draftku banyak.. mau dikumpulin dulu di satu buku, nanti kalo ada story yang menarik mungkin ku kembangkan jadi book mandiri😁 Hoonsuk area Jihoon: dom!, Hyunsuk : sub! Karena aku suka hyunsuk tuing-tuing~
![Rollercoster [hoonsuk]](https://img.wattpad.com/cover/302163820-64-k871267.jpg)