Close Friend

976 129 15
                                        

The story












______________ starting ______________


















"lo yang namanya hyunsuk?"

Junkyu mendonggak saat seorang wanita datang menghampiri mejanya "buㅡ"

"gue hyunsuk" sahut pemuda kecil yang menghampiri meja Junkyu dengan dua gelas es teh manis "ada apa ya?"

Dengan nafas memburu, si wanita itu datang menghampiri Hyunsuk, mengambil kedua es teh ditangannya

BYUR!!

Hampir seluruh orang di kantin menahan nafas saat si wanita asing itu menyiramkan dua es tehnya pada Hyunsuk

Tak!

"itu bayaran buat lo karena udah bikin jihoon putusin gue!" setelah puas memaki, si wanita asing itu pergi begitu saja meninggalkan keheningan kantin

Sementara Hyunsuk masih diam ditempatnya dengan mulut terbuka lebar, matanya menelisik penampilannya yang sudah tidak karuan setelah guyuran es tehnya sendiri

Mata Hyunsuk bertemu tatap dengan Junkyu yang sama sepertinya, masih diam ditempat dengan tangan yang menutup mulutnya karena kaget

Hyunsuk memperhatikan sekitar, semua pengunjung kanti berhenti dari aktifitasnya hanya demi menjadikannya tontonan, suasana kantin fakultas itu benar-benar sepi bahkan setelah wanita asing itu sudah pergi jauh

Seketika amarahnya mendidih sampai ke pucuk kepala saat terlintas nama yang menjadi dalang atas kejadian yang menimpanya saat ini

"......PARK JIHOON BANGSAT!!!!!!!"

Jihoon sekarang tak henti-hentinya berdoa sebelum masuk ke kelas Hyunsuk. Padahal dia lagi enak-enak tiduran dikasur empuknya, tapi pesan yang dikirimkan Junkyu tentang kejadian dikantin berhasil membuat Jihoon kelimpungan sendiri. Dan akhirnya dia datang dikelas terakhir, mengubur niatannya yang mau bolos kuliah hari ini

Pas masuk kelas, suasana mencekam langsung dirasakan Jihoon. Jihoon bergidik ngeri melihat aura kelam disekitar Hyunsuk, benar-benar seram

Dengan hati-hati Jihoon mendekati tempat duduk Hyunsuk, mengambil kursi disebelahnya sebelum berusaha menyapa

"sukㅡ"

Brak

Buk

Bak

Jihoon mengatup rapat mulutnya saat Hyunsuk membereskan bukunya dengan kasar, masih dengan wajah datar Hyunsuk bangun dari kursinya kemudian berpindah kesamping Junkyu

Gantian Junkyu yang meringis saat melihat Hyunsuk menarik kasar kursinya kemudian kembali meletakan kasar bukunya diatas meja

"suk guㅡ"

"bilangin sama dia gak usah ngomong sama gue" ketusnya

"sukㅡ"

"bilangin kyu!!!!!!"

Junkyu menatap memelas pada Jihoon, berharap sipemuda tampan itu mau mengikuti kemauan sahabat manisnya yang sedang dalam mode galak

Dan untungnya Jihoon mau mengalah, toh dia sadar ini kesalahannya. Dia hanya akan menungguㅡsetidaknya sampai amarah si mungil agak mereda

Tapi nyatanya semarah apapun Hyunsuk, dia tidak pernah bisa mendiami Jihoon lebih dari tiga hari. Seperti pagi ini, Hyunsuk sudah sibuk berkutat didapur Jihoon setelah mendapat kabar Jihoon tidak masuk karena sakit. Padahal kemarin Hyunsuk masih menatap Jihoon dengan datar, tapi pagi ini dia membiarkan Jihoon memeluknya dari belakang. Membiarkan nafas panas pemuda itu menerpa kulit lehernya

Rollercoster [hoonsuk]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang