12 - AM

106 17 3
                                        

Setelah bangun dari tidur pikiran gw kaya kosong seolah-olah ada sesuatu hal yang hilang tapi gw nggak tahu apa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah bangun dari tidur pikiran gw kaya kosong seolah-olah ada sesuatu hal yang hilang tapi gw nggak tahu apa. Apa karena Abi gw diambil sama orang lain? Salah! Seharusnya gw yang jadi perusak hubungan antara dia dengan Annisa.

Kalo dari awal gw tahu cowok itu seorang brengsek, mana mau gw lepas masa ke jombloan yang telah gw jaga selama tujuh belas tahun. Mana first kiss gw udah diambil sama dia, jadi nyesel

"Michell! Kamu kenapa melamun gitu? Dari tadi umi panggil loh"

Emang tadi umi pernah panggil gw yaa? Kok gw nggak denger

"Mm kenapa umi?"

"Sarapan"

"Ouhh iya. Michell pergi mandi dulu"

"Jangan lama-lama nanti makanannya jadi dingin"

Gw ngangguk setelah itu masuk ke dalam kamar mandi.

Selesai mandi gw langsung susul umi ke dapur buat makan. Tapi di dapur gw malah ketemu sama Abi, padahal udah diusir masih aja Dateng ke rumah umi,heran!

"Kenapa nggak pakei hijab?" Tanya dia. Apaan sih! SKSD banget

Gw nggak jawab,males banget nganggep hawa keberadaan makhluk yang satu itu

"Michell.Aku tanya kenapa kamu nggak pakei hijab"

"Hikss Lo ITU JAHAT! MULAI SEKARANG ANGGAP AJA KITA NGGAK SALING KENAL. DASAR BRENGSEK! SUKA MAININ CEWEK!"

"Gus kamu apain michell sampai nangis kaya gini?" Sahut umi yang baru aja masuk ke dapur bareng hafiz sama thoriq karena teriakan gw

"Itu si kanza, dia marahin michell. Padahal kemarin malam dia selingkuhin michell"

"Bener kamu selingkuh?"

"Demi Allah,kanza ngga pernah se--"

"Bohong!!! Umi sendiri juga liat kan Kemarin malam dia bawa Annisa kesini, huhu dasar jahat!"

"Emang pernah?" Tanya umi dengan raut wajah kebingungan. Padahal kemarin malam jelas-jelas Abi bawa Annisa kesini,masa umi pura-pura amnesia sih?

"Iya. Kan umi sendiri yang bilang kalo dia itu anak durhaka yang nggak mau turuti perintah umi" tunjuk gw ke Abi yang lagi nampilin wajah tanpa dosanya (Watados ckck-_-)

"Jangan menuduh orang tanpa bukti. الْفِتْنَةُ اَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan"

Abi Milikku Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang