⌗ 𝐁𝐨𝐨𝐤 𝐎𝐧𝐞
【𝔓𝔞𝔯𝔱 𝔬𝔣 Ë𝔩𝔦𝔵𝔞𝔱𝔢𝔯𝔱ä 𝔘𝔫𝔦𝔳𝔢𝔯𝔰𝔢】
(Sedang proses revisi)
┌───────── · · · · ♡
Mulanya, Aëron dan Aïres adalah si kembar yang kelahirannya sudah tertulis di ramalan Ellyore sebagai pemilik tanda gurin setelah se...
Aïres tersenyum puas. Ia menepuk bahu Ryuu perlahan seakan mengatakan bahwa ia menghargai pengertian pria itu.
Ryuu adalah putra Baron Simon Allerick, bangsawan yang hidup tenang jauh dari hiruk-pikuk Ibukota. Namun bagi Aïres, Ryuu bukan sekadar kawan, ia adalah salah satu pemanah terbaik di akademi yang memiliki kecerdasan serta perangai ramah. Tidak ada alasan bagi Aïres untuk tidak menerimanya sebagai rekan bukan?
Langkah Aïres menjadi ksatria bukanlah tanpa alasan. Ia memilih jalan hidup ksatria sebagai cara untuk memulihkan jiwanya yang koyak. Tahun demi tahun ia habiskan untuk menyibukkan diri, mencoba mengubur memori kelam di bawah rentetan latihan fisik. Namun, jujur saja, trauma itu tetap menetap di sana. Membeku seperti es yang tak pernah mencair.
Seratus tahun telah lewat sejak malam terkutuk itu, dan tak sekalipun ia mendengar kabar tentang Aëron. Perburuan yang dilakukan kerajaan setiap tahun selalu berujung nihil. Saudara kembarnya lenyap tanpa jejak. Menjalani hari tanpa separuh jiwanya adalah siksaan tersendiri bagi Aïres. Di sudut mana pun ia memandang, bayang-bayang Aëron selalu hadir, membuat kehampaan di hatinya semakin terasa menyedihkan.
"Aïres, ayo! Upacara pengumuman kelulusan akan segera dimulai!" ajak Ryuu, membuyarkan lamunan panjang wanita itu.
Aïres mengangguk kecil, mengikuti langkah Ryuu menuju gedung utama Akademi Belvídera. Tempat ini adalah kawah candradimuka yang melahirkan ksatria-ksatria terbaik di Xuineverald. Masa pendidikan selama delapan puluh tahun di sini bukanlah waktu yang singkat. Setiap siswa ditempa dengan pelatihan yang nyaris mustahil bagi mereka yang bertekad lemah.