Guys next chapter tiap ada POV author pake bahasa baku ya, biar kena wkwkw
xxx
Rosé berjalan dengan mata yang tertuju pada sebuah mansion yang ada dihadapannya. Yap, kini mereka sudah sampai di mansion keluarga Kim yang berada di Jepang. Sejujurnya Rosé tidak ingin berada disini, tempat ini bukan untuknya. Apalagi didalam sana ada Nayeon, perkataan apa yang akan keluar dari mulut pedas Oma Kim kali ini?
My life's been magic, seems fantastic
I used to have a hole in the wall with a mattress
Rosé dengan cepat mencari ponselnya saat mendengar nada deringnya berbunyi.
"Hallo?" Pandangan Rosé beralih kepada sang suami yang kini membelakanginya dengan ponsel menempel di telinganya. Rosé tersenyum, ternyata Mingyu tidak mengganti nada dering nya meskipun mereka bertengkar hebat kemarin. Hei secinta itukah dia? Batin Rosé.
Rosé merapihkan kembali tas nya, cuaca jepang hari ini cukup dingin, Rosé mengeratkan jaketnya agar tubuhnya terasa lebih hangat. Andai dirinya dan Mingyu tidak perang dingin seperti sekarang, mungkin dia sudah minta untuk dipeluk.
Rosé melihat sebuah ayunan yang tergantung di bawah pohon, sepertinya enak jika bermain ayunan sambil memakan mangga yang dipetik langsung dari pohonnya, bareng suami.
Rosé menghembuskan nafasnya dengan kasar dan mengelus dengan perlahan perutnya
"Jangan sekarang ya" Ucapnya dengan pelan
"Kenapa? Mau sesuatu?" Suara baraton itu menyadarkan Rosé. Rosé menggelengkan kepalanya tanpa berkata sepatah kata pun.
"Bener?" Tanya Mingyu lagi. Rosé menganggukkan kepalanya walaupun matanya masih tertuju kepada ayunan itu.
"Yasudah, ayo" Mingyu mengisyaratkan Rosé untuk mengikutinya, dengan berat hati Rosé melangkah masuk kedalam mansion besar milik oma Kim.
xxxx
Beberapa pelayan menunduk hormat pada Mingyu dan Rosé
"Dimana Nayeon?" Tanya Mingyu kepada salah satu pelayan tersebut. Batin Rosé berkata bahwa dirinya cemburu ketika Mingyu menanyakan Nayeon terlebih dahulu dibandung orangtuanya.
"Nona Nayeon sedang ada di Kamarnya tuan" Balasnya. Rosé menatap langit-langit mansion megah tersebut untuk menutupi rasa cemburunya
"Panggilkan dia" Ucap Mingyu. Tanpa berlama-lama pelayan tersebut pergi meninggalkan teman serta atasannya
"Dimana Eomma?" Tanya Mingyu kepada Pelayan yang lainnya
"Nyonya ada di ruang keluarga tuan sedang menemani Nyonya besar" Balas Pelayan itu
"Yasudah, bawa istri saya menemui mereka" Ucap Mingyu. Rosé membelalakan matanya dan menatap Mingyu seakan meminta penjelasan
"Mari nona" Pelayan tersebut mempersilahkan Rosé untuk berjalan namun Rosé masih diam ditempatnya
"Kenapa? Ada rehearsal hari ini" Ucap Mingyu
Seakan kurang jelas Rosé terus menatap Mingyu seakan meminta penjelasan lebih
"Kenapa lagi?" Sambung Mingyu
"Ck Aku rehearsal sama Nayeon, karena di konser besok kita duet" Sambung Mingyu. Rosé membeku, bolehkah sekarang dirinya bilang cemburu setelah pertengkaran hebatnya kemarin?
"Duet?" Tanya Rosé. Mingyu mengangguk, mengiya kan pertanyaan Rosé.
Terdengar suara langkah cepat yang menuruni tangga, suara tersebut berasal dari seorang wanita yang sudah rapih dengan baju santainya
"Kok kamu gak bilan-" Ucapan wanita tersebut terhenti ketika matanya bertemu dengan mata indah milik Rosé.
"E-Eh? Maaf" Ucapnya kembali, wanita itu adalah Nayeon.
"Terus kalo aku bilang emang kamu mau jemput aku, sayang?" balas Mingyu. Rosé kembali membeku, apa maksud dari semua ini? Apakah Mingyu sengaja membawanya kesini untuk ini?
KAMU SEDANG MEMBACA
We Got Married
RandomWe Got Married ( Rosé dan Mingyu ) Variety Show asal korea ini hadir kembali untuk menghibur para penggemar setelah 5 tahun berakhir, bukan hanya kembali ditayangkan, tapi pihak We Got Married akan mengembangkan konsep-konsep baru. Roséanne Park ali...
