35. 15 menit berharga

1.6K 118 30
                                        

Mingyu yang sempat terdiam karena wanita dihadapannya kini berjalan dengan cepat merangkuh tubuh wanita dihadapannya.

Tidak ada respon apapun dari wanita yang ia peluk, Mingyu semakin pengeratkan pelukannya melampiaskan rasa rindu kepada orang yang paling ia cintai. Nyaman

"Apa sekarang aku sedang bermimpi? Aku selalu berdoa kepada tuhan agar dipertemukan denganmu dalam mimpi, aku tidak perduli bagaimana bentuk fisik kamu dimimpiku, tapi 5 tahun sudah tuhan tidak mengizinkan doa itu terkabul. Aku sangat terpukul, apakah aku tidak layak untuk dimaafkan? Apakah aku orang yang paling berdosa sampai tuhan menghukumku dengan hukuman yang menyakitkan-

Jika ini mimpi tolong biarkan aku memelukmu sampai aku terbangun kembali, aku tidak ingin kehilangan momen sedikitpun tentang kamu. Maafkan aku, aku seharusnya tidak memperlakukan kamu dengan buruk saat itu-

Jika waktu bisa diubah aku akan menurunkan rasa egoisku, aku tidak akan menyia-nyiakanmu sampai tuhan yang memisahkan kita. 5 tahun sudah cukup menjadi mimpi buruk bagiku-

Aku bahkan belum berterima kasih kepadamu karena sudah mempertahankan anak kita. Aku sangat senang. Aku merindukanmu. Tolong jangan tinggalkan aku lagi, Rosé" Ucap Mingyu.

Air mata Mingyu sudah tak tertahan sejak awal tapi respon wanita yang berada didekapannya hanya terdiam mematung.

"I love you" Mingyu mengecup bahu wanita itu dalam. Mingyu benar-benar menumpahkan kerinduannya pada wanita itu

"Ishh" Wanita tersebut mendorong Mingyu.
"Kamu adalah orang ke 100 yang bilang aku Rosé" balasnya dengan santai.
"Sayangnya aku bukan Rosé" sambungnya

Mingyu terdiam sejenak, batinnya berteriak bahwa orang yang dihadapannya adalah Rosé dan Anaknya.

"Kamu Rosé, iya kamu Rosé istriku" Mingyu membelai pipi putih orang yang mirip Rosé itu, Pipi yang terlihat lebih berisi.

Tidak ada respon apa-apa dari wanita itu, wanita itu seakan-akan sedang mencerna apa yang baru saja terjadi kepadanya.

"Om mommy kan namanya mommy ann bukan Rosé" Aleya akhirnya membuka suara

"Ahh maaf sepertinya kamu salah orang, aku bukan Rosé. Banyak orang yang bilang kalau aku mirip sekali dengan mendiang Rosé member Blackpink. Tapi aku tegaskan sekali lagi kalau aku bukan Rosé. Aku Anne" Anne mengklarifikasi

Mingyu menggelengkan kepalanya
"Aku tidak salah orang. Kamu Rosé, Roséanne. Anne itu nama kecilmu. Wajahmu, tinggimu, kulit indahmu bahkan aroma tubuhmu aku tahu. Kamu tidak bisa bohong sayang, karena kamu tidak pandai dalam berbohong" Ucap Mingyu

Anne menghelakan nafasnya dengan kasar.
"Aku sudah menjelaskan secara baik-baik kalau aku bukan orang yang kamu maksud, harus dengan cara apa aku menjelaskan kalau aku bukan Rosé" Kesal Anne

Mingyu menatap Anne dengan tatapan teduh
"Tolong jangan menghukumku lagi, aku sudah cukup tersiksa 5 tahun tanpa kamu. Maafkan aku yang telah mengabaikan kamu waktu itu, kembalilah sayang. Aku mohon" Pinta Mingyu

"Ckk, jangan membuatku kesal karena mengulang kata-kata yang sama. Maafkan atas ketidak sengajaan anakku tadi. Permisi" Sebelum pergi Anne menatap Mingyu dengan tatapan yang sulit di artikan.

Mingyu terduduk, sekarang dirinya terlihat seperti orang linglung. Tadi adalah 15 menit paling berharga dalam hidupnya.

***

R

osé POV

Setelah hidup tenang 5 tahun terakhir bersama anakku, sialnya aku harus bertemu dia lagi. Dia orang yang membuatku menjadi seperti ini.

5 tahun yang lalu aku diselamatkan oleh petani yang ada disekitar perkebunan itu, aku pura-pura menjadi orang lain. Aku mengaku bahwa aku mendapatkan muka seperti Rosé Blackpink karena operasi plastik. Mengejutkan, mereka percaya dengan alasan tidak masuk akalku.

Setelah kandunganku menginjak 9 bulan tepatnya saat ulangtahunku aku memutuskan untuk pulang ke Korea bertemu keluargaku, aku berniat untuk melahirkan disana.

Awalnya orangtuaku tidak menyangka bahwa aku masih hidup, mereka sangat bersyukur dan bahagia bahwa aku masih hidup.

Selain bertemu keluargaku aku bertemu dengan Oma Kim, aku berterimakasih karena Oma Kim telah membuat pemberitaan duka itu. Oma Kim menyambutku dengan penuh kegembiraan, tidak ada kata-kata yang menyakiti hati. Oma Kim benar-benar berubah.

Dan itulah alasan mengapa ayahku menyuruh Mingyu untuk meninggalkan Korea. Keluarga sepakat memberikanku ruang di Korea.

Dan abu itu bukan milikku tentunya, abu itu adalah abu anjing yang diduga memakanku. Ini semua adalah ide Oma Kim.

Setelah melahirkan aku tinggal di rumahku dan Mingyu. Oma Kim yang menjamin privasiku 100%.

Hari ini, aku dan anakku sedang berlibur di Melbourne. Sialnya aku bertemu Mingyu lagi. Aku tidak menyangka bahwa ia memilih Melbourne untuk melanjutkan hidupnya, banyak kenangan indah disini.

Jujur mendengar kata-kata yang terucap dari mulutnya membuat pertahanan yang aku bangun 5 tahun ini runtuh.


Aku mendorongnya sebelum semuanya benar-benar terlambat. Tetap tenang agar tidak dicurigai, dan pergi diwaktu yang tepat. Dan-

Aleya, anakku dan Mingyu. ,


Bersambung

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 17, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

We Got Married Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang