Missing you

567 42 5
                                    

Happy reading

Sudah hampir tujuh bulan usia kandungan Nana,, Jungkook sibuk kerja jadi office boy.
Sedangkan Jimin makin dekat dengan Hae won.
Meski sejujurnya hati Jimin juga tidak begitu yakin apakah benar-benar mencintai Hae won atau hanya sebagai pelarian semata.
Hari ini Jungkook sengaja ijin pulang lebih dulu, karena dia sudah tidak tahan ingin bertemu Jimin. Jungkook merindukan Jimin nya. Tujuh bulan tidak ada kabar nya.
"Jae gue pulang dulu ya..sudah sore ...ada yang ingin aku lakukan..." Jungkook.
"Pergilah..." Jae.
Jungkook buru2 naik bus, dia menunggu di depan kantor Jimin.
Dia tau kantor belum pulang dan jimin juga masih lembur.
Jungkook menunggu di parkiran mobil.
"Nunggu di samping mobil Jimin saja...kalo begini kan tau dia kapan keluar dari kantor..." Batin Jungkook sambil minum kopi.
"Sial...kenapa tes DNA juga harus nunggu bayi lahir ..." Batin Jungkook.
Malam semakin larut Jimin keluar paling terakhir, bahkan sudah tidak ada mobil yang terparkir hanya milik Jimin.
Jimin berjalan sambil memainkan kunci mobil.
Deg
Deg
Deg
"Jung....Jungkook..." Jimin kaget.
Mereka saling pandang, cukup lama.
Jimin yang makin terlihat imut dan menggemaskan,,lebih sexy menurut Jungkook.
Sedangkan Jungkook makin terlihat kurus, wajah yang makin tirus rambut acak2 an dan sedikit panjang, seperti tidak terurus.
"Jim..apa kabar...", Jungkook.
Jimin saking kaget nya dia hanya melongo, sungguh jungkook terlihat sangat menyedihkan.
Jimin hanya memandang sambil bola matanya bergerak tidak beraturan tanda sedang gugup.
Jimin bingung tidak tau harus bicara apa, lama tidak bertemu membuat Jimin merasa Canggung.
Jungkook hanya senyum senyum sambil mengusap usap tengkuk leher nya tanda dia sedikit malu.
Jungkook sadar kondisinya sedang buruk,,di mata Jimin pasti Jungkook terlihat menyedihkan.
"Aku...aku merindukan mu... kumohon tunggu lah sebentar lagi..." Jungkook.
Mereka ada di apartemen Jimin. "Kau...kau tidak kuliah..." Jimin bicara sedikit gugup.
,"Oh..em..itu...aku kerja full time ..." Jungkook.
"Aku jadi OB...karena di cafe aku mengundurkan diri..." Jungkook.
"Kenapa..." Jimin benar2 tidak tahu masalah nya.
",Hae won menjebak ku sampai akhir nya aku mengundurkan diri..." Jungkook.
"Tidak mungkin Hae won tidak mungkin sampai seperti itu..." Jimin membela Hae won yang sekarang sudah jadi kekasih nya lagi.
Deg
Deg
Deg
Jungkook hanya diam memandang jimin heran, bisa2 nya Jimin tidak percaya kata2 Jungkook.
"Kau...berubah Jim..." Jungkook.
Deg
Deg
Deg
"Kau lebih percaya dengan gadis itu dari pada aku..." Jungkook.
"Aku rela cuti kuliah dan kerja kasar..untuk membuktikan semua padamu jika aku tidak bersalah dalam hal ini...tapi kau malah membela nya Jim..." Jungkook.
Jimin hanya diam.
"Jika kau tidak melakukan nya kenapa kau menikahi nya..." Jimin.
Deg
Deg
Deg
"Kau curiga kan...sama Jim aku juga...aku juga curiga berfikir yang tidak tidak saat kau tidur di rumah Hae won..." Jungkook.
Deg
Deg
Deg
Jimin kaget dia membelalakkan matanya.
"Kenapa kaget aku mengetahui nya...setidak nya saat dengan Nana aku yakin jika kau mabuk berat dan tertidur... sedangkan kau...?" Jungkook hanya diam.
Jimin hanya diam menahan air mata nya, dia tidak berani memandang mata Jungkook yang terlihat memerah dan terlihat kantung mata hitam, menunjukkan jika dia jarang tidur dan lelah.
"Aku tidak bisa tidur setiap malam...aku memikirkan mu...aku takut jika kau membenciku karena hal ini...aku rela menikah untuk keluarga Nana,,meski aku yakin bukan aku pelaku nya...Jae mengatakan jika dia lah ayah dari bayi itu..." Jungkook.
Deg
Deg
Deg
Jimin memandang Jungkook dan tetap diam.
"Kau kenapa cuti kuliah..." Jimin mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Tidak usah mengalihkan pembicaraan..." Jungkook.
Deg
Deg
Deg
Jimin makin gugup.
"Aku sudah transfer ke rekening mu sejumlahhhhh...." Jimin

"UANG....UANG..UANG..KENAPA SETIAP KALI KITA BERTENGKAR KAU HANYA MEMBAHAS UANG,, MENTRANSFER UANG..APA AKU TERLIHAT BODOH DAN TIDAK BISA MELAKUKAN APAPUN DI MATAMU...APA AKU TERKESAN MENUMPANG HIDUP DENGAN MU BEGITU...APA KAU PIKIR AKU TIDAK BISA BEKERJA PARK...." Jungkook kesal sudah dia lelah bekerja, dia lama tidak bertemu Jimin dia merindukan Jimin, tapi kenapa begitu bertemu Jimin justru malah membahas hal2 lain,,dan membahas uang,,Jungkook merasa tersinggung dia merasa tidak berguna di mata Jimin, meski Jungkook tau dia belum lulus kuliah tapi dia bekerja jadi OB itu dia lakukan untuk membuktikan jika dia juga berguna, bukan sebagai laki2 yang hanya menumpang hidup.

MY STEP FATHERTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang