[ Slow Update ]
"Ngapain lo kesini?."tanya Hongjoong sembari mengangkat sebelah alisnya
"Ya mau ngapel lah."jawab Wooyoung sembari menyugar rambutnya ke belakang. Sok ganteng
"Emang lo punya pacar?."
"Loh, ya jelas punya lah makannya gue bilang mau...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•••••
"Lu gamau peluk gue?."
"Ngapain gue peluk lu?."
"Bukannya lo kangen gue?."
"Gue gak bilang kangen sama lo."
"Tapi gue kangen, jadi sini gue mau peluk lo dulu"ucap Wooyoung sembari menarik yang lebih tua pada pelukannya
Hongjoong memang bilang gak kangen, tapi ia juga tak menolak pelukan yang lebih muda, malah ia juga membalasnya.
"Aduh aduh, dasar anak muda, mesra-mesraan gak tau tempat"ucap seorang pria membuat pelukan dua anak adam itu segera terlepas. Tentunya Hongjoong yang pertama melepasnya, ia bahkan mendorong si pemuda Jung hingga Wooyoung terhunyung hampir jatuh
"Papih!"ucap Hongjoong begitu melihat siapa yang datang
Ngomong-ngomong, Hongjoong sama Wooyoung itu berpelukan didepan pintu masuk, makannya langsung dinyinyirin sama Papih Jun.
"Papih kayak gak pernah muda aja"ucap Wooyoung sembari memasukan kedua tangannya pada saku hoodie yang ia pakai. Ia terlihat santai, beda sama Hongjoong yang terlihat kaget