PERJODOHAN

720 75 17
                                        

Happy reading!!!


Sudah seminggu Wonyoung tinggal di rumah Haruto dan akhirnya sekarang Wonyoung pulang ke rumah nya, Setelah kejadian Wonyoung yang sempat terkunci di gudang Haruto makin possesif terhadap nya bahkan Haruto setia menemaninya 24 jam!!

Sebenarnya Haruto tidak mengizinkan Wonyoung untuk pulang dulu ke rumah nya karena takut akan terjadi apa² pada gadis itu, Tapi Wonyoung juga tidak enak kalo harus menerus merepotkan Mamah Haruto dia juga kangen rumah apalagi di rumah itu banyak kenangan nya bersama bundanya, Taeyeon.

Dan hari ini Haruto mengantarkan Wonyoung pulang, Dengan hati yang tidak rela membiarkan gadisnya sendirian di rumah namun Haruto juga tidak tega melihat Wonyoung yang bermohon mohon kepadanya.

Nggak lupa Haruto sudah memikirkan matang² untuk menyewa beberapa bodyguard untuk menjaga rumah Wonyoung di depan, Wonyoung sempat marah karena Haruto tidak bilang² dulu padanya tapi Wonyoung juga mengerti kalo ini semua untuk keselamatan dirinya juga.


.....






Setelah mengantarkan Wonyoung pulang Haruto langsung pulang dan itu semua juga Wonyoung yang minta, Wonyoung beralasan ingin istirahat sendiri di kamar nya jadi Haruto mau nggak mau harus menuruti permintaan gadisnya, Haruto juga sudah mempercayakan keselamatan gadisnya pada beberapa bodyguard nya itu.

Baru saja Haruto memasuki rumah nya, Haruto sudah melihat Sullyoon yang sedang duduk di ruang tamu bersama dengan orang yang Haruto tidak kenal, dan nggak lupa di sana ada Sakura dan Yuta, Papah Haruto yang selama ini sangat sibuk dengan pekerjaan nya.

"Hai to!" Sapa Sullyoon dengan senyum manis nya, Haruto yang di sapa merasa sedikit risih.

"Eh kalian udah saling kenal?" Tanya Ibu Sollyun yang bernama Tzuyu.

"Hehe iya mah kita satu sekolah cuma beda kelas aja" Jelas yang menjawab itu Sullyoon, Laki² itu dari tadi hanya diam dan tidak mengerti akan situasi yang terjadi.

Sakura juga tidak terlalu banyak bicara sekarang, Ia hanya duduk di samping suaminya.

"Bagus deh kalo kalian udah kenal, Jadinya papah ga perlu repot² buat kenalin kamu ke calon tunangan mu ini" Ucap Yuta sembari menepuk pundak Haruto.

Haruto yang mendengar itu pun kaget dengan jantung yang berdetak lebih cepat dengan tema yang berbeda jika bersama Wonyoung jantung nya berdebar kencang karena terlalu gugup berhadapan dengan orang kesayangan nya, Kali ini jantung nya berdebar kencang karena takut apa yang ia pikirkan tadi terjadi.

"M-maksud papah apa?" Tanya Haruto menatap Yuta.

"Papah dan Papi nya Sullyoon sudah sepakat untuk menjodohkan kalian" Jelas Yuta dan di angguki Mingyu, Papi Sullyoon.

"Gak! Ruto ga bisa, Ruto udah punya Wonyoung dan papah tau itu!" Sarkas Haruto sedikit menaikkan nada suaranya.

"Haruto! Jaga bicara kamu di depan calon mertua kamu!!" Marah Yuta dengan membentak anaknya.

Haruto tersenyum sinis "Papah pulang ke sini cuma mau jodohin Ruto sama dia? Mending gausah pulang pah"







Plakk!





Yuta menampar pipi kiri Haruto sedikit kencang.

"Pap--"

"Lihat! Ini semua karena kamu yang selalu mendukung hubungan nya dengan anak manja itu!, Hingga dia jadi pembangkangan sekarang" Ucap Yuta penuh emosi sambil memandang Sakura.

"Aku udah bilang Haruto dan Wonyoung itu tidak bisa di pisahkan! Kamu nya aja yang selalu keras kepala" Balas Sakura yang sekarang juga tidak habisn fikir dengan suami nya.

POSSESIF BOYFIE! {Wonruto}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang