..
....
...........
...................
................................
Sudah selesai Haruto, Wonyoung, dan Liz membereskan urusan pembegalan tadi sekarang Haruto mengantarkan Wonyoung pulang dan nggak lupa juga tadi Mereka mengantarkan Liz pulang terlebih dahulu meskipun Liz itu gadis pemberani tapi tetap sebagai Lelaki haruto harus menjaganya apalagi dia adalah Sabahat pacarnya sendiri.
Haruto menunggu di ruang tamu Wonyoung sambil menatap dinding² yang di penuhi foto Wonyoung dari mulai kecil hingga remaja kaya sekarang, tanpa ia sadari sudut bibir haruto terangkat ke atas.
"Cantik" Gumamnya sambil memandang indah foto² Wonyoung.
Namun sangat di sayangkan di rumah yang lumayan besar itu Wonyoung harus tinggal berdua dengan Bunda nya, Taeyeon. Tapi sekarang Wonyoung Hanya tinggal sendiri karena bunda nya sudah mendapat tempat tinggal yang lebih indah lagi.
Sebenarnya Wonyoung mempunyai pembantu yang biasa ia sebut 'mbok' tapi mbok nya itu tidak setiap saat bisa menemani nya, karena mbok nya juga punya anak yang harus ia urus. Wonyoung juga tidak mau egois jadi dia membiarkan mbok nya pulang setelah pekerjaan nya selesai.
Haruto sering merasa khawatir bila Wonyoung sendirian di rumah apalagi Wonyoung anak perempuan, makanya haruto sering nginep untuk menemani gadis itu. Meskipun Wonyoung sudah bilang kalo dia gapapa sendiri tapi yang namanya Haruto tidak akan membiarkan gadis nya dalam bahaya.
Untuk urusan Wonyoung sehari hari? Ada yang kepo ga?, Jadi Wonyoung punya perusahaan peninggalan bunda nya dan perusahaan itu di urus oleh sekretaris kepercayaan bunda nya namanya Eunbi. Taeyeon sangat percaya kepada Eunbi karena yang bikin perusahan Taeyeon berkembang hingga saat ini itu semua juga berkat bantuan Eunbi, Karena Wonyoung masih sekolah dan tidak paham urusan bisnis makanya itu semua Eunbi yang ngelola. Tenang aja Eunbi ini beneran baik kok Wonyoung biasa manggil dia dengan sebutan Tante.
"Ruto" Panggil Wonyoung yang baru saja mandi dan masih menggunakan handuk di kepalanya.
Wonyoung langsung duduk di samping haruto, baru saja duduk haruto langsung menduselkan kepalanya di leher mulus Gadis itu sambil menghirup aroma gadis itu hingga membuat Wonyoung merinding.
"Geli..." Ucap Wonyoung pelan.
"Wangi banget, gue suka" Balas Haruto dan sambil menggesekkan hidung nya di leher Wonyoung.
"Ruto ih bangun dulu coba" Ucap Wonyoung dan langsung membuat Haruto menatapnya.
Wonyoung mengelus pipi haruto yang sempat kena pukul oleh para begal tadi.
"Sakit ga?".
Haruto terkekeh melihat wajah Wonyoung yang khawatir menatap dirinya.
"Lebih sakit lagi kalo gue liat Lo kenapa napa" Balasnya membuat Pipi Wonyoung panas.
"Wony serius ruto!" Wonyoung yang salah tingkah langsung menyandarkan kepalanya di dada bidang laki² itu.
"Gue juga serius sama Lo, mau nikah sekarang?".
"Jangan becanda!".
Haruto mencubit pelan pipi mungil Wonyoung sambil terkekeh melihat Gadisnya itu salah tingkah di buat nya.
Wonyoung kembali duduk tegap dan menatap intens Haruto "Emm, kalo wony nanti tinggalin Ruto, gimana?" Tanya Wonyoung tiba², haruto menatap nya tajam tidak suka akan pertanyaan gadis itu.
"Mau kemana emang? Gue ikut"
"Enggak bukan mau pergi kemana mana"
"Tapi kalo Wony nyusul bunda Ruto gimana?" Lanjut Gadis itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
POSSESIF BOYFIE! {Wonruto}
Teen Fiction"Jangan kasih senyum lo ke orang lain, Senyum Lo cuma buat gue." -Haruto [15+] Watanabe Haruto. Lelaki yang bucin akut sama pacarnya lebih tepatnya Possesif, Lumayan dingin tapi ga sedingin kulkas, Egois pokoknya Pacarnya itu harus nurut sama dia ka...
