Terdengar suara heboh dari orang orang yang terkejut mendengar Reki menantang Adam. Adam tidak tertarik sekali pun kepada Reki. Miya sempat salah paham bahwa Reki bersimpati pada nya. Reki membenci orang seperti Adam makanya ia menantang Adam dan meminta Adam untuk minta maaf kepada Miya.
Adam ingin hadiah taruhannya adalah berlomba dengan langa. Langa menerimanya, Reki yang mendengar jawaban langa pun tidak terima dengan keinginan langa.
Adam menyepakati untuk berlomba dengan Reki. Jika Adam menang maka langa akan berseluncur dengannya. Dan jika Reki menang maka Adam harus meminta maaf kepada Miya.
Keesokan harinya ~
Disaat guru sedang menjelaskan,Reki berbisik kepada Langa.
"Kenapa kau menerimanya seenaknya?"tanya Reki kepada langa
"Kau juga kenapa menantangnya seenaknya?"tanya balik langa
"Karena aku kesal!"jawab reki
"Aku ingin main"jawab langa
Reki tidak mengerti bagian dari mananya sampai sampai langa ingin bermain bersama Adam. langa membaca bukunya kembali karena guru akan mendekati mereka. Reki pun ketahuan oleh gurunya.
•°•^•°•°•°^°•°•°•°•^°•°•°•°•
Sepulang sekolah, Miya ingin mengajak (name) untuk pulang bersama. Karena guru mereka menyuruh untuk kerja kelompok bersama teman sebangku. Berhubung teman sebangkunya adalah (name). Jadi ia tidak masalah dengan itu.
(Name) sedang membereskan barang barang nya dan membuat nya kedalam tas. Miya melihat masih ada barang tertinggal milik (name) dan akan memberikannya kepada (name).
"Ini"Miya memberikan pulpen yang tertinggal
"Terimakasih"jawab (name) dan memasukkan pulpen itu kedalam kotak pensilnya
"Oh ya, mau pulang bersama? Sekalian beli untuk kerja kelompok nanti" Tanya Miya
"Boleh saja,kita akan mengerjakannya kapan?" Tanya (name)
"Kita? Apakah kita akan mengerjakannya bersama?"tanya balik Miya hanya bermaksud untuk bercanda
"Apa? Aku tidak berminat untuk mengerjakannya bersama mu tapi Karena ini tugas jadi aku akan mengerjakannya" jawab (name) dengan wajah datar padahal dalam hatinya ia ingin mengerjakannya bersama Miya
Miya mengeluh ternyata anak yang di samping nya ini bisa saja mengerjakannya sendiri sama seperti ia dulu, sebelum ada (name). Benar sih, sulit untuk berteman dengan (name).
"Hey..aku hanya bercanda"ucap miya dengan wajah sedikit kesal
(Name) tersenyum tipis tapi karena ia menunduk jadi tidak diketahui Miya.
"Hm.. aku juga bercanda" jawab (name) dan meninggalkan Miya
"Kau! Jangan meninggalkan ku seperti itu seenaknya" kesal Miya
"Kau lambat" jawab (name) yang membuat Miya makin kesal
Mereka pun berjalan beriringan menuju toko perlengkapan dan berencana untuk mengerjakannya besok.
°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^°^°
Setelah pulang sekolah, Reki mengajak langa untuk makan ramen bersama.dan berbincang tentang hubungan Adam dengan pendiri pendiri S.
Betapa terkejutnya Reki melihat Joe Yang tiba tiba datang. Joe adalah pendiri S. mendengar mereka berdua sedang berbicara tentang Adam, membuat Joe juga ikut dalam pembicaraan mereka.
"Aku berseluncur dengan Adam,jauh sebelum S dimulai" jawab Joe
Reki senang melihat Joe, langa yang heran bertanya apakah itu kenalan Reki.
"Ini Joe, pendiri S yang terkenal dengan "skater sixpack tercepat", kalau soal kekuatan doang. dia ini skater terkuat" jelas Reki dengan semangatnya
Joe yang sedang dibicarakan senang mendengar Reki membilang nya seperti itu.
Dan memeluk leher Reki dengan satu tangan nya. Reki yang dipeluk seperti itu meminta Joe untuk melepaskan nya karena ia sudah sesak nafas.
Joe melepaskannya dan kembali duduk dengan tenang sambil menjelaskan apa yang ingin langa ketahui tentang Adam.
"Orang-orang memanggilnya dengan sebutan.. "matador cinta",Adam mengatakan skateboard adalah ritual cinta"jelas Joe
"Apaan coba?"tanya Reki yang tidak tau maksudnya
Joe juga tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Adam. Tapi Joe memberikan peringatan bahwa Adam adalah skater yang berbahaya dan orang yang melawan Adam tidak lepas dari luka parah.
Joe pergi dari toko itu dan membayar sekalian untuk mereka berdua tetapi uangnya tidak cukup.
V●ᴥ●VV●ᴥ●V
Sekian lama mencari bahan-bahan yang di butuhkan.(name) dan Miya pun mendapat bahan tersebut. mereka akan membuat prakarya.
"Ini sudah selesai, hanya kardus yang saja yang dicari" ucap Miya selesai mengecek bahan-bahan
(Name) membalasnya dengan mengangguk saja.
"Kau akan menemui langa dimana?"
"Nanti aku akan menyusul nii-san jadi antar saja aku didepan rumah" jawab (name)
"Yasudah"
Mereka menunggu jalan tidak terlalu dilalui oleh mobil yang melintas. Setelah mobil melintas baru mereka akan pergi. (Name) dan Miya duduk di bangku yang tersedia di halte bus tersebut.
Miya memainkan ponselnya dan mengecek pesan nya, (name) pun melakukan hal yang sama.
"(name), kau mempunyai teman?" Tanya Miya tiba-tiba,membuat yang ditanya menghentikan kegiatannya
"Tidak..jika mempunyai teman pun hanya sekedar saja"jawab (name)
"Begitu"
"Ada apa?, Kau ada masalah?"tanya (name)
"Tidak ada, ayo jalannya sudah tidak ramai" ajak Miya kepada (name) mengalihkan perhatiannya
(Name) mengikuti Miya dari belakang.
(Name) tahu bahwa Miya mempunyai masalah dengan seorang teman. (name) tidak mempunyai teman karena dia tidak bisa bersosialisasi dengan baik.
(Name) merasa ada seseorang yang memegang tangannya. Ia melihat Miya yang berada didepannya sedang memegang tangannya.
Miya yang tahu bahwa (name) sedang melihatnya karena heran. Ia pun memberikan alasannya.
"Supaya kau tidak kenapa-kenapa, nanti jika kau kenapa-kenapa nanti aku yang susah"
(name) mengiyakan saja.lagi pula kakaknya sering seperti itu untuk berjaga jaga.
-ᄒᴥᄒ--ᄒᴥᄒ--ᄒᴥᄒ-
Sesampainya di depan rumah (name), (Name) mengucapkan terima kasihnya kepada Miya.
"Terimakasih"
"Ya" ucap Miya dan meninggalkan (name)
Melihat Miya sudah jauh (name) memasuki rumahnya.
Hari sudah mulai sore ,(Name) mengganti bajunya dengan Hoodie biru putih dan dengan celana pendek sepaha. pergi meninggalkan rumahnya. Tak lupa ia juga mengunci rumahnya.
Ia tidak berencana untuk bermain skateboard hari ini jadi ia hanya ingin melihat kakaknya bermain.
(Name) POV
Hm.. aku ingin tahu selanjutnya nii-san akan sehebat apa? Pasti nii-san belajar trik yang sangat hebat. Kemarin saja trik nya hebat sekali. Untung saja Reki-nii mempunyai stiker lebih kemarin. Jika tidak,aku tidak bisa melihat trik hebat nii-san.
Sekarang aku sudah sampai di taman. Ada Miya juga? Sepertinya dia baru pulang dari latihannya. Rumahnya melewati taman ini? Sepertinya..tapi tidak tahu lah.
Aku menghampiri mereka bertiga yang sedang duduk di sana.
"Nii-san" panggilku
Nii-san melihat ku dan mengelus kepala ku.
"Kau tadi tidak ikut mereka bermain?" Tanya Miya kepada ku
"Tidak, lain kali saja"jawab ku
"Begitu"
(Name) POV end
"Reki, istirahat sudah selesai, waktunya untuk push up" perintah Miya
"Apa?! Tidak bisa kah langsung saja dari skateboard?!" Tanya Reki yang sudah kewalahan
"Jika kau langsung skateboard,kau tidak akan bisa menyeimbangkan tubuhmu"Omel Miya kepada Reki
Yang diomeli pun menghela nafas dan mengikuti perintah
"Nii-san ada apa? Kenapa reki-nii disuruh seperti itu?"tanya (name)
"Sebentar lagi Reki akan berseluncur dengan Adam, jadi Miya membuat 5 steps untuk Reki lakukan" jelas langa
"Oh,kasian sekali" iba (name) dengan suara seperti biasa dan wajahnya tidak menunjukkan rasa sedih
Mereka pun berencana nanti malam untuk ke crazy rock. (Name) mengotot untuk ikut tetapi , tidak bisa karena sekarang langa mempunyai dukungan dari Reki dan Miya.
Pada akhirnya (name) akan tetap berada di dalam rumah.
Bersambung~
Waw~ baru pegangan tangan itu, belum lebih nih.
Ntar kalo ada kesempatan boleh ku bikin romantis dikit (gak lebih).
KAMU SEDANG MEMBACA
𝗦𝗜𝗦𝗧𝗘𝗥 | 𝐒𝐤8𝐓𝐡𝐞𝐈𝐧𝐟𝐢𝐧𝐭𝐲 ^ʳᵉᵃᵈᵉʳ^
Боевикcerita tentang kedua adik kakak yang bermarga Hasegawa yaitu Hasegawa (name)dan hasegawa langa "Oni-san" "(name)!!" Miya Chinen × reader (lovers) Langa Hasegawa × reader (older brother) Nama akun dulu: Chika Directed by Hiroko Utsumi Mohon maaf...
