Happy reading guyss......
Setelah pertemuan inti Scorpions, jadi Ainin segera pulang karena sekarang udah larut malam.
Fyi : Anin ganti menjadi Ainin lagi yahh...
Sesampainya di mansion ia di seguhkan dengan banyak motor 'mungkin temannya twins' fikirnya. Ia segera berjalan memasuki mansion dengan twins dkk jangan lupakan ana yang berada di ruang keluarga sedang bercanda.
"Dari mana Lo udah jam segini baru pulang?"tanya Revan sambil melirik sinis Ainin.
"Yah habis ngejalang lah" bukan Ainin yang menjawab tapi Rehan dengan menekan kata jalang.
"Lo boleh nyakitin gue baik fisik maupun mental, tapi jangan hina gue dengan kata-kata sampah Lo itu. Lo ngak nyadar, Ana aja sendirian perempuan di sini dan ini udah malam apa itu ngak kayak murahan hemm" jawab Ainin tajam dan kembali keluar rumah
"Lo berubah dek" batin twins, wehh adek? Kapn Lo nganggep Ainin adek bro?.
"Ck kamu sangat manis baby" batin seseorang yang berada di sana sambil bersmirk.
- - - -
Saat ini Ainin mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata menuju ke markas Scorpions kembali.
Sesampainya di sana, dia langsung menuju ke ruang inti dan...
BRAK
Pintu di tendang dari luar yang menyebabkan orang yang ad di dalamnya terkejodd Lee..
"Anjing siapa?"
"Sempak gue ilang"
"Ikan makan monyet"
"Shit"
Begitulah latah yang ada di dalam ruangan tersebut. Sedangkan yang jadi tersangka menatap dia dengan pandangan polos.
"Hehe maaf yah abang-abang ku yang ganteng" cengengesan Ainin sambil menangkup tangannya di depan dada.
"Lo kalau mau masuk tuh ketuk pintu dulu Ainin, ngk gini juga aku tuh hampir meninggoy gara-gara jantungan" ucap Garel sambil mendramatis sedangkan yang lain hanya geleng-geleng kepala melihatnya.
"Ah udah dulu, gue mau minta tolong" ucap Ainin yang membuat semua pandangan terarah ke dia
"Apa?"tanya Zaki
"Gue mau Lo Lo pada mata-matain Ana, lebih tepatnya Kirana Yunia Putri" jawab Ainin dengan serius
"Emang dia kenapa?" Tanya Devan Devin secara bersamaan.
"Jadi dia itu selalu fitnah nih tubuh, terus gara-gara dia perhatian keluarga dan semuanya mengarah ke Ananjing, dia tuh sangat-sangat ppb" jawab Ainin lagi
"Apa tuh PPB?" Tanya Geral sekali lagi
"Polos-polos bangsat" Ainin dengan malas menjawabnya
"Oke nanti kita bakal bantu, kalau bisa pakai alat penyadap aja biar gampang" final Zaki sambil mengusap Surai lembut Ainin, yang membuat Ainin ngantuk.
- - - -
Jangan lupa vote and comment:)
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi "I'am Anin not Ainin" (END)
FantasyAnindita Alexander "Gue cuman pengen ngerasain kasih sayang keluarga" - - - - Anindita Saraswati "Disaat semuanya terbongkar gue pengen lihat kalian bertekuk lutut di depan gue karena menyesal" _ _ _ Ig.desirtnasri01 Kalau ada yang typo maafin yah...
