Bab 23

6.4K 337 4
                                        



Happy reading guyss.....






Sekarang Ainin berada di rumah Kenzo dengan rayuan mautnya dengan embel-embel bundanya ingin ketemu dengan Ainin.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu ada orang ngk?" Teriak Kenzo dengan alay yang membuat Ainin terkejut seorang Kenzo jadi alay bangett eyyyy.

"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatu, Lo siapa teriak-teriak" teriak ayah Kenzo dari dalam dengan bahasa gaulnya ngalahin anak mudah

"Ayah juga teriak kalau lupa" ucap Kenzo yang berada di depan ayahnya dengan Ainin yang berada di belakangnya menunduk malu.

"Eh siapa tuh yang di belakang kamu?" Tunjuk bunda yang baru datang dari dapur

"Nah ini dia calon mantu bunda, cantik kan" ucapan Kenzo membuat Ainin bersemuh merah.

"Demi apa Lo bawain gue calon mantu, mana canti lagi" ucap ayah Kenzo antusias.

"Ihh cantik banget sih sayang. Nama kamu siapa hemm?" Tanya bunda Kenzo dengan lembut

"Nama aku Ainin Tante" jawab Ainin dengan malu-malu

"Panggil bunda aja kayak Kenzo" ucap bunda sambil mengusap pipi Ainin.

"Iya tan-ehh bunda hehe" ucap Ainin sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

"Kok kamu mau sih sama si Kenzo yang alay bin nyebelin kek gitu" ucap ayah yang memisahkan Kenzo

"Heh yah gue itu cowo tertampa se-Indonesia" ucap Kenzo dengan narsis

"Dih ganteng dari mana, iya ngk Bun?" Tanya ayah sambil melirik bunda minta persetujuan

"Iya Ain Kenzo mah ngk ganteng"ucap bunda ikut menistakan anaknya sendiri
"Ayah sama bunda jahat banget sihh"ucap Kenzo dengan menghentak-hentakkan kakinya dengan bibir di Manyungkan.

Ainin yang melihat itu bergidik ngeri. Setelah drama keluarga tersebut kini mereka berada di meja makan, awalnya Ainin menolak dengan embel-embel kenyang tapi karena bunda memaksa jadilah Ainin ngk bisa nolak.






- - - -













Dahhhhhhhh

Transmigrasi "I'am Anin not Ainin" (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang