Melihat di hadapannya saat ini maid baru itu benar-benar datang ke kamarnya. Beomgyu menaikan satu alisnya begitu heran dan penasaran. Mengapa Jihoon begitu berani dan benar-benar datang ke kamarnya sendiri. menarik sekali pikirnya.
"Apa kau yakin dengan pilihan mu maid kecil?"
"..." Jihoon termenung diam seribu bahasa. Posisinya masih terlihat sangat kikuk dan tidak yakin. Dengan pandangan yang seharusnya fokus ke depan namun malah memandang ke bawah. Dia bahkan sampai tak mau mengakui dirinya sendiri mengapa sampai bisa terbawa ke sini (kamar Beomgyu).
"Walaupun kau lebih tua setahun dari ku tapi kau adalah pelayan"
Ba-bagaimana Tuan Muda Beomgyu tahu aku lebih tua setahun darinya? ~Jihoon
"Pelayan tetaplah pelayan. Yang ditugaskan untuk melayani kami dan bukan untuk mengasuh kami" Ucapnya terdengar ketus.
Deg
Tidak salah lagi...Tuan mudanya ini memang sengaja mengatakan kata-kata yang bermaksud untuk menyakiti hatinya. Tapi kenapa Beomgyu begitu tahu tentangnya ketimbang Tuan Muda yang lain?
"Sa-saya tahu Tuan"
Walaupun memang mustahil untuk mengasuh mereka tapi aku tetap akan berusaha ~Jihoon
"Kalau begitu lakukan tugasmu sekarang" Senyum lebar milik Beomgyu terlihat sangat jelas tercetak.
"Aku 100 persen tidak percaya kau dapat melakukannya" Tambahnya lagi. Jihoon hanya bisa menggigit bawah bibirnya sambil mendekat perlahan ke arah Tuan Muda Beomgyu yang saat ini sedang duduk santai di pinggir kasur dengan kedua tangannya yang terlipat.
Jihoon memang tidak berpengalaman tetapi dia juga tidak sepolos kelihatannya, seumur dirinya sangat disayangkan jika tidak menonton video dewasa. Tentu Jihoon pernah melihat nya. Dan itu saja hanya setengah video karna setelah itu tubuh Jihoon terasa panas dan sesuatu terasa menggelitik di perutnya yang berakhir dia tidak melanjutkan videonya.
Saat jarak diantara mereka hampir dekat. Dengan Jihoon yang berdiri dan Beomgyu yang masih tetap berada diposisi sebelumnya. Menatap lekat Jihoon yang sangat terlihat gugup.
"Kau sangat lamban"
Seketika Jihoon terkejut...dengan gestur tubuh yang bingung harus memulainya darimana.
"Tu-tuan apa s-saya benar-benar boleh melakukan nya?"
"Kenapa? Apa aku melarang mu?"
Jihoon menggeleng cepat.
"Lalu? Apa lagi yang kau tunggu?"
"A-nu Tuan tapi saya laki-laki"
"Masalah? Jika kau laki-laki?"
Mata cantik itu mengerjap semakin kebingungan.
"Ta-tapi saya tidak bisa memuaskan Tuan muda"
"Siapa yang bilang?"
"Ti-tidak ada Tuan" Geleng Jihoon sedikit takut.
"Kau belum melakukannya sama sekali bagaimana bisa tahu?"
Jihoon menunduk ... Kali ini dia melakukan kesalahan lagi. Jujur dirinya sama sekali tidak tahu harus memulainya dari mana.
Beomgyu yang merasa tak diperhatikan segera mengambil tangan mungil yang bergerak gelisah itu dan mengecup nya lembut. Membuat si pemilik terkejut sesaat dengan mata yang melebar, terlihat begitu menggemaskan."Kau hanya perlu melakukan apa yang ingin kau lakukan padaku..."
"Tu-tuan!?" Kembali terkejut, pinggang kecilnya kini sudah direngkuh kuat, mengakibatkan keseimbangan Jihoon tidak stabil yang berakhir Jihoon menindih Tuannya sendiri.

KAMU SEDANG MEMBACA
CHOI And MAID | WinkChoi
FanfictionPark Jihoon seorang pemuda manis yang di berikan tugas untuk menjaga 3 Tuan muda yang seumuran dengannya. Dia menjadi satu-satunya maid laki-laki di mansion keluarga Choi. Pekerjaannya sebagai maid dia lakukan demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Akank...