terinspirasi dari lagu หมายความว่าอะไร (Mai Kwahm Wah Arai)" by Mean
50% cerita dari lagu itu, 50 % karangan dari author
tokohnya tetap sama,
jadi.. tunggu aja selanjutnya ☺
Mereka pun telah sampai diasrama, Mew langsung menemui phi penjaga asrama itu. "Siang phi, saya Mew. Yg memesan kamar satu lagi untuk teman saya itu. " Kata Mew Penjaga laki² itu pun tampak berpikir "Kau sudah memesannya? Kapan? " Tanya phi penjaga laki² itu "Kemarin phi.. Sama, phi yg jutek itu" Kata Mew yg bilang jutek dengan pelan Gulf yg mendengar Mew berbicara seperti itu pun menahan tawa Mew ini suka sekali mengejek orang yg tidak dia kenal Apakah Mew dulu juga mengejeknya sebelum mereka dekat? Entahlah, Gulf tidak tau.
"Tapi Dai, tidak bilang apa² padaku" Kata phi laki² Mendengar itu, Mew menjadi terkejut "Sumpah lo phi.. Phi itu sendiri yg bilang bahwa dia menyuruh kami untuk datang" Kata Mew lagi "Benarkah? " Tanya phi laki² itu Mew pun mengangguk "Kalo phi tidak percaya, tanya aja sama phi jutek itu" Kata Mew Sedari tadi Dai sudah berada dibelakang Mew Namun, dia tetap diam saja mendengar apa yg akan Mew bilang pada temannya Sebagian yg Mew bilang memang benar, tapi Mew tidak bilang bahwa dia jutek Teman laki² nya itu sedari tadi sudah menahan tawanya melihat ekspresi Dai, namun dia biasa saja
Dai sudah kesal sekarang terhadap Mew "Jadi kau bilang aku jutek begitu, hah? " Kata Dai Mew dan Gulf pun berbalik melihat kearah suara Mew terkejut, orang yg sedari tadi dia ejek ternyata sudah berada dibelakangnya. "Apakah phi jutek ini sudah mendengar semuanya? Matilah aku" Kata Mew dalam hati Dai menatap Mew tajam Mew yg mendapatkan tatapan seperti itu hanya tersenyum kikuk "Sudah puas mengatai ku ha? " Kata Dai lagi "Tidak phi.. " Kata Mew "Oh yaa ini phi, teman yg ingin menempati tempat itu. Namanya Gulf" Kata Mew lagi sambil mengalihkan pembicaraan mereka.
Dai pun melihat kearah wajah Gulf Manis, satu kata itu yg terlintas di otak Dai mengenai Gulf Gulf pun tersenyum kearah Dai "Siang phi.. Saya Gulf, saya yg akan menempati tempat itu" Kata Gulf sambil tersenyum manis kearah Gulf Dai menjadi terpesona dengan wajah Gulf Mew yg melihat itu, entah knapa menjadi panas. "Selo aja natapnya phi.. Entar lepas tuh mata" Kata Mew Dai pun melirik Mew sebentar, lalu menatap kearah Gulf lagi Dia pun tersenyum manis kearah Gulf "Tadi nama kamu siapa? " Tanya Dai "Gulf phi.. " Jawab Gulf "Baiklah.. Rio, ambil buku tamu. Dan suruh dia tanda tangan buku itu" Kata Dai pada temannya
Rio pun semakin bingung dengan temannya itu Tapi, tetap mengambil buku tamu dan menyerahkan buku itu pada Gulf untuk ditandatangani "Tanda tangani ini" Kata Rio Gulf pun mengangguk, lalu meminjam pulpen pada phi laki² itu "Phi krab.. Boleh aku pinjam pulpennya? "Kata Gulf sopan " Emang kamu tidak bawa pulpen"kata Rio Gulf pun menggeleng Dai yg melihat itu menjadi kesal terhadap temannya
"Sudahlah Rio.. Kasih aja napa sih, " Kesal Dai "Ia bawel.. " Kata Rio Lalu, Gulf pun mengambil pulpen yg telah diberi oleh Rio Gulf pun menandatangani buku itu
Dai semakin terkagum dengan wajah manis Gulf "Andai saja aku belum punya pacar! Aku pasti memacari mu nong" Kata Dai dalam hati Dia tetap tersenyum kearah Gulf "Sudah ku tandatangani phi.. Ini bukunya" Kata Gulf Setelah menandatangani buku itu, Gulf pun menyerahkan kembali buku itu pada Rio Rio pun menerima buku itu lagi. Wajah Mew semakin memanas melihat itu "Sudah selesai nong.. Ayo kita pulang" Ajak Mew Mencoba menjauhkan pandang Gulf dari Dai
Gulf pun mengangguk "Terimakasih phi sudah mau menerima aku diasrama ini. " Kata Gulf Dai pun menggeleng pelan "Tidak perlu berterimakasih nong.. Phi senang kau berada disini, semoga betah naa" Kata Dai sambil tersenyum kearah Gulf "Ini kunci kamar mu nanti" Kata Dai lagi sambil menyerahkan kunci kamar nya nanti Gulf pun menerima nya "Nong.. " Panggil Mew dingin "Baiklah phi.. Kalo begitu kami duluan yaa" Kata Gulf Dai dan Rio pun mengangguk Lalu, Mew dan Gulf pun pergi untuk melihat kamarnya terlebih dahulu sebelum pulang
Mew dan Gulf pun berjalan menuju kamar mereka. Lebih tepatnya kamar Gulf, oke.. "Ini kamar phi nmr 410," Tunjuk Mew pada kamarnya "Dan itu, kamar nmr 412 itu. Adalah kamarmu nanti. Kita berada depan depanan nong" Kata Mew menjelaskan Gulf pun mengangguk "Mau masuk? " Tawar Mew Gulf pun mengangguk lagi Lalu menyerahkan kunci kamarnya pada Mew Mew pun membuka pintu kamar itu dan menyuruh Gulf untuk masuk duluan
Gulf pun terkagum melihat kamarnya itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Anggap saja ini yaa😅✌
"Bagaimana dengan kamarnya nong? " Tanya Mew Gulf hanya menatap sekeliling, tanpa menjawab pertanyaan mew "Apa kau menyukainya? " Tanya Mew lagi
Gulf pun mengangguk "Semoga kau suka yaa" Kata Mew Lagi² Gulf hanya mengangguk "Ayo kita pulang.. Nanti selak kesorean pula kita pulangnya" Kata Mew Setelah puas melihat², mereka pun keluar dari kamar itu. Mereka pun melewati tempat penjaga kamar tadi "Kami duluan phi.. " Sopan Gulf pada Dai dan Rio Rio hanya mengangguk, sedangkan Dai tersenyum sambil melambaikan tangannya "Hati².. " Kata Dai
Lalu.. Mereka pun berjalan menuju, parkiran. 5 menit sudah, akhirnya mereka sudah sampai diparkiran Mew langsung membuka pintu untuk Gulf Gulf pun tersenyum "Terimakasih phi.. " Setelah mengatakan itu, Gulf pun masuk kedalam mobil Mew Mew menutup pintu Gulf pelan, lalu berlari kecil menuju pintu kemudi Mew pun masuk ke dalam mobilnya, lalu menghidupkan mobilnya
Sudah hampir satu jam mereka diperjalanan. Mereka pun harus berhenti sebentar karna lampu merah "Apakah kau yakin akan tinggal disana? " Tanya Gulf memastikan Gulf pun mengangguk "Aku juga pengen ngerasain hidup mandiri phi. Selama ini, aku hanya merepotkan mama saja. Aku ingin tinggal disini hanya alibi saja phi" Kata Gulf Mew pun menaikkan satu alisnya bingung "Maksud kamu apa? " Tanya Mew bingung Gulf pun tersenyum kearah Mew
"Aku bilang pada mama hanya sampai ujian ini selesai saja aku tinggal disini. Tapi sebenarnya, aku ingin tinggal disini saja phi" Jelas gulf pada mew Mew semakin tidak mengerti dengan perkataan Gulf Namun, dia tetap menganggukkan kepalanya "Besok.. Phi akan membantu untuk berbenah" Kata mew sambil tersenyum kearah Gulf "Terimakasih na phi.. " Kata Gulf tulus Mew semakin gemas dengan tingkah Gulf Dia pun langsung mengusak kepala Gulf pelan "Phi.. " Kesal Gulf Mew selalu seperti itu, jika sudah gemas dengan tingkah Gulf
"Bisakah wajah menggemaskan ini, hanya aku saja yg melihatnya? " Kata Mew dalam hati Tin.. Tin.. Bunyi suara mobil lain, yg berarti lampu merah sudah menampakkan warna hijau Mew pun menjalankan mobilnya kembali
Akankah Mew akan menyatakan cintanya pada Gulf? Stay tune naa🥰