Other Sheets

32 4 6
                                        

Debu bertebaran kala bulu kemoceng menyapunya. Kelerengnya terpaku pada sebuah novel di sana. Mengambil buku itu dengan hati-hati, dan membuka halaman pertamanya.

𝕆𝕞𝕟𝕚𝕤𝕔𝕚𝕖𝕟𝕥 ℝ𝕖𝕒𝕕𝕖𝕣'𝕤 𝕍𝕚𝕖𝕨𝕡𝕠𝕚𝕟𝕥

By Shing N Shong

"This story is just for that one reader"

Sulaman indah menghiasi wajahnya, terbersit untaian kata yang tertoreh untuk karakter utama.

"Bagaimana jika genre hidup ku bukan lah realita melaikan fantasi"

"Bagaimana jika aku adalah tokoh utama?"

"Aku hanya seorang pembaca yang tak akan pernah merajut kisah bersama mereka"

"Kau tak boleh menganggap fiksi sebagai kenyataan"

Kata-kata sama yang selalu ia dengar di kehidupan realita.

"Tidakkah kau mendambakan cinta?"

Pada saat itu ia menoleh pada sahabatnya. Hanya dengan raut senyum kaku ia menjawab sang sahabat. Sang sahabat mengangguk, menerawang jauh agar dia mengerti "kau terlihat terus memikirkan mereka" bibir ranum lawan bicara bergetar, mengulang kata terakhir sang sahabat.

"Mereka" menunjuk pada ponsel yang ia pegang, raut wajahnya sedikit merengut tak senang dengan kebiasaan lawan bicara. Ia menatap pada sang sahabat dengan senyuman kecil "aku bertahan hidup karena mereka"

Mengusap layar yang menampilkan rangkaian kata penuh, mengubahnya menjadi kumpulan gambar dengan kata lalu kembali menukar dengan animasi berbahasa Jepang di layarnya.

"Aku mencintai mereka"

"Aku mencintai mereka"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Novel's suki"

"Comic's suki"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Comic's suki"

"Anime's suki"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Anime's suki"

"Music's suki"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Music's suki"

"Music's suki"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Game's suki"

Sang sahabat hanya menatap dalam diam dan menyimpul tipis "kau mendambakan cinta yang takkan pernah di mulai" jawab sang sahabat.

"Jika tak pernah di mulai, maka tak ada akhir di dalamnya"

Mengingat hal menggelikan yang mengundang tawa, memikirkan bagaimana dunia ini sama seperti apa yang ia lihat.

"Bagaimana jika Kim Dokja bertemu dengan Han Yoojin dan Cale Henituse?"

"Bagaimana jika perasaan Kudo Shinichi pada Mori Ran berubah menjadi kakak adik karena kebiasaannya menjadi Edogawa Conan?"

"Bagaimana jika Kageyama Tobio masuk Aoba Johsai dan tak bertemu Hinata Shoyo?"

"Bagaimana jika Kamado Tanjiro pulang dan tak menginap?"

"Bagaimana jika Kim Hyunsung mengetahui kebenaran Lee Kiyoung"

"Bagaimana jika sistem Kim Gongja non aktif"

"Bagaimana jika Cheong Myeong mengatakan kebanaran dirinya?"

Bagaimana jika

Bagaimana kalau

Bagaimana dengan

Bagaimana

Bagaimana

Bagaimana

Bagaimana jika mereka berdiri nyata di hadapannya? Mengatakan betapa hebatnya dirinya yang bertahan sejauh ini. Abuse, harstword, stress, and depression. Mungkin mereka akan tertawa bangga dengan pencapaiannya

"Novel, manhwa, anime, music, and game, they're my life. My only one hope for live. The reason for living"

kebanyakan ide njirCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang