Happy Reading
(Jir lah Aut depresod gara-gara nilai raport semester ganjil Aut anjlok ARRGHH APALAGI DI MAPEL FISIKA T^T beruntungnya emak kagak marah T_T TPI LEBIH MENGESALKANNYA LAGI, ENTAH KENAPA AUTHOR SELALU KETIDURAN SAAT MAPEL MTK WAJIB SAMA FISIKA YANG AUTHOR SAMSEK GAK NGERTI?! AUT TU PENGEN SEGER BUGER KYK DI MAPEL LAIN GITU LOH BIAR CEPET NGERTI!!)
__________
Keesokan harinya, Indonesia sedang bersiap-siap untuk berangkat menuju tempat pengasingan. Kini ia berada di ruang keluarga bersama semua saudara angkatnya.
"Ayah akan mengirimkan pengawal ke sana, kau tidak perlu khawatir. Anggaran mu sudah ayah pisah, kau bisa menggunakan semua uang itu sesukamu. Jika kurang, kabari ayah saja. Ayah akan mengirim Thailand atau Malaysia ke tempat itu." Asean tampak serius dengan perkataannya.
Indonesia menggelengkan kepalanya. "Terimakasih sebelumnya ayah, tapi sebisanya saya akan bekerja sendiri dan menghasilkan uang sendiri."
"Bagaimana caramu mencari uang sendiri? Sedangkan tempat yang akan kau tempati itu tidak berpenghuni?"
"Ya, entahlah. Tapi, bagaimana jika tiba-tiba saya membangun istana dengan saya sebagai Ratu di sana dan memiliki penduduk sendiri?"
Perkataan Indo membuat mereka terdiam karena terkejut. Membangun istana dan menjadi ratu? Bagaimana bisa?
"Hoho, tenang saja ayah. Jika putra mahkota bisa seperti itu, maka saya bisa melakukan hal yang lebih lagi dari putra mahkota^^" ucap Indo dengan senyuman khasnya
Mereka semua lagi-lagi terdiam. Kali ini, mereka seakan melihat sosok 'penguasa' yang sesungguhnya. Dimana sang pemimpi yang sempurna. Kira-kira begitulah pikiran mereka.
11.21
"Baiklah ayah dan semuanya, Indo pamit! Ingatlah, suatu hari nanti Indo akan kembali dengan status yang berbeda! Lihat saja, akan aku buat putra mahkota itu bertekuk lutut di hadapan kita, aku bisa melakukan sesuatu melebihi apa yang bisa ia lakukan." Ucap Indonesia
"AYAH!!! BIARKAN AKU IKUT DENGAN KAK INDO!!" teriak Laos, Brunei dan Vietnam
"Aku...aku juga mau..." Cambodia menambahi
Indo dan yang lainnya sweatdrop melihat kelakuan adik-adik mereka
"...Ahahaha, tapi, apa-apaan pakaian kalian itu?" Tanya Indonesia yang masih setengah kaget
Viet, Laos dan Brunei dengan santainya berjalan kearah mereka dengan menenteng banyak barang. Dibelakang ada Cambodia yang jalan malu-malu karena pakaian yang ia kenakan.
"Ini adalah baju persatuan kami! Baju ini akan kami kenakan untuk mengawal kak Indo!!" Teriak Laos dan diiringi bacotan dari Viet dan Brunei. Sedangkan Cambodia masih setia menutup wajahnya yang sudah memerah seperti kepiting rebus.
Bagaimana tidak? Pakaian yang mereka kenakan serba pink. Dan Cambodia itu laki-laki, sudah tentu dirinya malu karena didandani oleh adik-adiknya seperti seorang perempuan.
'Haish...menyesal aku ikut dengan mereka kemarin...' batin Cam
'Ahahaha, sepertinya aku tau isi hatimu Cam...' batin Indo
"Pftt- apa-apaan pakaian kalian itu? Lawak!" Berbeda dengan yang satu ini, Malaysia tertawa terbahak-bahak melihat keempat adiknya itu. Terutama Cam, wajah yang penuh dengan make up yang menor, topi musim panas berwarna pink, pakaiannya pun serba pink
"Ayah!!! Kak Malay menggangguku!" Teriak Cam bersembunyi dibelakang Thailand sehingga membuat mereka berdua terjatuh.
Asean yang sejak tadi menyaksikan hal itu pusing tujuh keliling, ditambah Laos, Viet dan Brunei berdebat dengan Filipina, Singapura dan Myanmar.
