sorry...

98 9 0
                                        

"Bae, maaf ya yang kemaren.."

"Gapapa kok, gue maafin"

Hyunjin memeluk Felix.

"Lo kalo mau nangis, nangis aja, sayang"

"Gue kangen sama nyokap gue, Hyun"

"Gimana kita cari dia?"

"Kata kakak gue nyokap gue udah meninggal"

"Cari kakak lo aja kalo gitu"

"Dia udah gapeduli sama gue, Hyun... Gue gatau harus gimana lagi, hampir semua gapeduli sama gue"

"Hampir semua, kan?

"Iya"

"Masi ada yang lain berarti, siapa?"

"Lo sendiri"

Sepertinya, ada yang salah tingkah disini.

"G-gue mau ke supermarket, mau titip apa, Bae?"

"Titip fanta aja"

"Oke"

Felix sebenarnya sedang tidak enak badan.

Tiba-tiba, Felix pingsan di rumah nya tanpa sepengetahuan Hyunjin.

*
*
*

"Kak, aku perlu kakak buat hibur aku.. boleh ya, kak?"

"Iya iya, boleh kok"

*
*
*

"Duh, kok gue ngerasa ga enak ya sama Felix. Muka dia pucet banget anjir... jangan-jangan dia sakit lagi"

"Mana gue tinggalin sendirian lagi"

Hyunjin sebenarnya khawatir dengan Felix.

Hyunjin melupakannya lalu pergi ke tempat Jeongin.

*
*
*
21.34

"Makasih kak, udah nemenin aku"

"Iya...eh, aku mau pulang dulu ya, dahh"

"Dah!"

*
*
*
22.56

"Duh, kok jadi khawatir ya sama Felix"

"Gue harus cepet-cepet ke rumah"

*
*
*

23.13

Hyunjin melihat Felix dalam keadaan pingsan di rumahnya.

Lalu Hyunjin membawa Felix ke dalam kamarnya.

Hyunjin duduk di atas tempat tidur sembari menunggu Felix sadar.

"Hyun"

"Felix! Kenapa, Bae?"

"Lo pergi ke rumah Jeje lagi, ya?"

"Kalo iya, kenapa, Bae?"

"Kenapa lo pasti kerumah Jeje? Kan dia mantan lo, kenapa lo jadi peduli sama dia?"

"Suka-suka gue! Masalah?"

"Engga, kalo lo emang sayang sama dia, kenapa lo pacaran sama gue? Kenapa lo nyulik gue kalo lo sayang sama dia?"

"Jeje tinggal sendirian, Lee Felix"

"Lo ga mikirin gue? Justru dia masih punya ortu, dia pasti masih dirawat sama ortunya"

"Kalo misalnya gue peduli sama dia, masalah? Lagian kita pacaran tuh sebenernya dipaksa sama bokap lo"

"..."

Felix menangis karena apa yang diceritakan oleh Hyunjin.

Felix mengusap air matanya.

"G-gue terlalu kasar ngomongnya, ya?"

Felix pergi ke luar rumah.

"Ay!"

*
*
*
Felix tertabrak oleh mobil Changbin.

Changbin bertanggung jawab karena telah menabrak Felix.

Lalu, Changbin membawa Felix untuk pergi ke rumah sakit.

*
*
*
"Halo? Apa benar ini dengan Hyunjin?"

"Iya, ada apa?"

"Felix kecelakaan mobil! Ayo, jenguk dia"

"Kecelakaan?! Sebentar ya"

*
*
*

"Felix! Lix, maafin gue ya..."

"Gapapa, gue udah maafin kok dari awal"

"Makanya, dirawat dong pacarnya, jangan di tinggalin kayak gitu" ujar Changbin kepada Hyunjin.

"Heh, Lo siapa, ya? Sok nasehat banget. Palingan lo ngincar Felix, kan? Gue gabakal ijinin lo ketemu sama Felix lagi"

"Udah udah...jangan bertengkar"

Changbin meninggalkan rumah sakit itu.

"Bae, lo gapapa kan?"

"Gapapa, dia nolongin gue kok"

"Lo diapain sama dia?"

"Gatau, pas kecelakaan kayaknya gue pingsan"

"Hadeh..."

"Gue ada permintaan"

"Apa?"

"Jangan kerumah Jeje dan jangan deketin dia"

"Siap, sayang!"

*
*
*
Tbc.











dear my Wife Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang