22

65 21 3
                                        



Karina menyusuri lorong dengan dinding bercat broken white seperti tanpa ujung. Hari ini entah ada apa gerangan, Karina ingin menjenguk calon abang tirinya yang sekarang sedang terbaring lemah di rumah sakit.

Setelah sampai di depan kamar yang ia cari sedari tadi, ia pun mengetuk pintu lalu masuk sebelum pemilik kamar tersebut menjawab.

"Malam kak Jaehyun" sapa Karina sembari menaruh buket bungan yang ia beli sebelum ke rumah sakit.

"Malam, kemana aja? baru jenguk sekarang" tanya Jaehyun yang mencoba duduk dengan dibantu Karina.

"Kemarin banyak tugas, nggak sempet jenguk" ucap Karina bohong "oh ya, tante Airin sama Jeno mana? mereka nggak nemenin kakak?" tanya Karina.

Jaehyun menggeleng, "nggak, kakak emang nggak mau ditemenin, tapi kalau kamu yang nemenin sih, kakak mau" katanya diakhiri dengan tawa khas bapak-bapaknye itu. "Bercanda loh ya.

Karina terkekeh "serius juga nggak papa."

Sejujurnya, Karina oke-oke saja papa nya menikah dengan tante Airin, karena dengan begitu ia tidak kesepian lagi di rumah sebagai anak tunggal. Terlebih lagi calon abang tirinya Jaehyun yang memang abang idaman bagi Karina. Tetapi, Karina sendiri masih berat memiliki mama sambung.

Tante Airin itu baik. Sering nunjukin kalau dia itu sayang sama Karina. Bahkan pernah ngerawat Karina waktu demam. Cuman Karina belum suka aja. Gara - gara tante Airin, kasih sayang papanya kebagi dua. Padahal mereka belum serumah, gimana kalau udah serumah?

"Btw, kakak udah makan?"

"Nggak nafsu."

Karina berdecak "haduh, kakak tu lagi sakit, tipes kan? harus banyak makan biar cepet sembuh, kasihankan tante Airin nggak ada yang jaga."

"Mau makan, tapi Karina suapin ya" pintu Jaehyun.

Karina terkekeh pelan "siap" kata Karina

Ia mengambil bubur yang sudah di siap kan di meja samping kasur Jaehyun. Masih hangat, mungkin baru beberapa menit di sediakan suster. Karina membuka plastik yang membungkus mangkok tersebut. Setelah berhasil di buka Karina langsung saja menyuapi bubur tersebut pada Jaehyun.

"Pesawat datang, ngeng" kata Karina sembari membelok-belokan sendoknya seolah pesawat yang sedang gerbang sebelum mendarat ke mulut Jaehyun.

"Kakak bukan anak kecil Karina"

"Tuh tau, tapi kenapa makan masih disuapin?"

Jaehyun hanya terkekeh, sebagai anak pertama Jaehyun ingin juga di suapin. Sudah lama juga, terakhir mungkin ketika Jeno lahir.

"Makan sendiri ya kak, aku mau nyemil buah rumah sakit" kata Karina memberi mangkuk yang masih berisi kan setengah porsi bubur.

"Itu buah kakak ya" kata Jaehyun

Karina yang sudah menyomot pisang pun tidak peduli, toh buahnya juga nggak bakal di makan sama Jaehyun.

"Oh ya gimana hari ini?"

"Biasa aja" ketus Karina

"Kok nadanya ketus gitu, Karina lagi ada masalah?"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 24, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

One Day at the Library Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang