15

50 4 0
                                        

⚠area banyak typo⚠

"Kak hanyu? " Beo ku terkejut saat melihat nya

"Ngapain ke sini?, bukan nya itu makam CEO company XVF ya? Kamu punya hubungan apa dengan beliau? " Tanya nya membuat ku gugup 

"I-itu, kaka jangan kasih tau siapa siapa ya? " Dan dia hanya mengangguk sebagai jawaban

"Jadi dulu tuan Jung yg menolong ku saat hilang di hutan " Ucap ku dengan gugup

"Lalu mengapa dia tidak memberi tau kami? Apa dia mencoba untuk menjauhkan kita? Apa dia ada berbuat macam macam kepada mu? " Tanya nya lagi dan menatap makam itu dengan tatapan marah

"Cerita nya panjang, hehe... Lalu kaka ngapain di sini? " Tanya ku lagi

"Aku mengunjungi makam sepupu ku " Ucap nya

"Oh, baiklah kak aku pergi dulu, jangan bilang sama siapa siapa tentang yg tadi apa lagi kasih tau ke kak zeyu " Aku berjalan pergi ke arah mobil, aku merasa kak hanyu melihat ku sedari tadi tampa peduli aku menghidupkan mobil ku lalu menekan pedal gas nya 

sena pov off
Zeyu pov on

"Kirimkan vidio CCTV itu sekarang!" Bentak ku pada asisten ku saat di ruang kerja

"Baik tuan yu"semenjak ayah meninggal panggilan ku tidak lagi tuan muda tapi berubah menjadi tuan yu, dia berjalan ke arah luar entah kenapa saat sedang ada masalah aku menjadi tidak dekat dengan asisten ku, dia bernama syam 

Setelah dia pergi aku melihat ada yg mengirim rekaman CCTV dimana ada sebuah pesawat yg di bajak oleh beberapa orang. Sebenarnya sebelum pesawat itu jatuh orang tua ku sudah di bunuh terlebih dahulu

"Bagus, sudah terkirim " Smirk ku melihat rekaman itu

Aku segera membuka HP ku dan memencet aplikasi telepon dan segera menelepion bawahan ku
" Bawa tuan park ke hadapan ku tampa melukai nya, dalam lima belas menit"
Tampa menunggu jawaban dari nya aku menutup telepon itu

£££££££ 15 menit kemudian

Bruk
Bawahan ku membanting tuan park ke hadapan ku dengan keadaan pingsan

"Kau bisa pergi " Ucap ku, aku menendang tubuh nya agar menghadap ke arah atas

"Bangun sialan!" Aku menendang dada nya hingga dia terbangun secara mendadak

"Kau! Berani berani nya kau menangkap ku! Apa salah ku?! Anak kurang ajar memang pantas orang tua mu di bunuh! " Teriak nya dengan bola mata yg seperti ingin keluar

"Kau juga pantas di bunuh...
Aku menembak nya dengan lima peluru dalam sekejap

" Tumben langsung membunuh nya? Biasa nya kan di siksa" Aku melihat ke belakang ternyata itu beluien. Dia kembali

"Kau? Kenapa di sini? " Tanya ku, selama ini beluien memang tau nanyak rahasia aku dan teman ku

"Aku, rindu pada mu bagaimana jika kita jalan jalan? " Ucap nya memelukku aku segera menepis nya sehingga dia terlihat kaget

"Kak? " Gumam nya

"Gue lagi sibuk, yg lain juga lagi sibuk!, lagi pula gue masih berduka cita! Mending lo pergi " Ucap ku lalu pergi dengan menyenggol bahu nya

"Maaf kak "ucap nya pelan tapi aku masih bisa mendengar

£££££

" Eh gw denger tadi beluien datang? Lo bilang apa ke dia? "Tanya zihao penasaran

" Gue suruh dia pergi, gue juga bilang kalau kita sibuk jadi jangan nganggu kita " Ucap ku, kami sedang berada di ruang kerja pribadi ku

"Gue masih nggak percaya sih kalau dia oplas untuk deketin kita" Ucap zihao memakan snack

SEA || Xinlong ||TAMATCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang