"I Love You, Minatozaki Sana" kata Tzuyu sambil menggesekkan hidungnya pada hidung Sana.
"I Love You Too, Chou Tzuyu" jawab Sana.
Mereka berdua saling melempar senyuman satu sama lain.
***
'Pagi ku cerah matahari bersinar'
'Ku gendong tas merah ku di pundak'
Itulah lagu yang sedang di nyanyikan Sana sambil berjalan menuju sekolah. Dengan senyum manisnya dia bersenandung ria. Saat Sana sampai di parkiran sekolah, dia melihat seseorang dari belakang hendak turun dari motor, melepas helm hitamnya dan mengibaskan rambutnya. Terlihat keren dan gagah dimatanya, seketika Sana berjalan mengendap-endap untuk mengejutkan orang itu.
"Hai, sayangku TzuTzu!" kata Sana sambil memegang pundak nya Tzuyu.
Ya, yang dilihat nya tadi adalah kekasih nya, Tzuyu. Mereka berdua telah resmi berpacaran sejak Tzuyu menyatakan perasaannya pada Sana. Mereka juga punya panggilan sayang masing-masing, yaitu TzuTzu dan ShaSha.
"Oh kamu, sayangku ShaSha. Kirain orang lain" jawab Tzuyu dengan santai nya menoleh ke Sana.
"Yah, kok kamu gak kaget sih" Sana mengerucutkan bibir nya.
"Kan pas aku lagi ngerapihin rambut di kaca, aku liat kamu ngendap ngendap" jelas Tzuyu.
"Huft... Misi gagal deh" Tzuyu dan Sana terkekeh geli bersamaan karena tingkah lucunya Sana.
"Masuk kelas yuk" ajak Tzuyu.
Tapi, saat Tzuyu ingin turun dari motornya, Sana malah menahannya.
"Kenapa?" Tanya Tzuyu.
"Aku pengen manja manjaan dulu sama kamu,bolehkan?" Pinta Sana sambil menunjukkan puppy eyes nya.
"Ututu, pacar nya Tzuyu ini ngegemesin banget sih. Ya boleh dong, Sini!" jawab Tzuyu menuntun Sana menaiki motornya.
Duduk saling berhadapan, memandangi wajah Tzuyu yang begitu mempesona di mata Sana.
"ShaSha ku ini mau apa, hem?" Tanya Tzuyu sambil merengkuh pinggang kekasih nya untuk memperkikis jarak di antara mereka berdua.
"Mau dipeluk sama TzuTzu" Pinta Sana dengan aegyo nya.
Mereka pun berpelukan, merasakan kehangatan yang luar biasa. Sana memejamkan matanya saat Tzuyu mengelus punggungnya dengan sangat lembut. Sana juga menenggelamkan kepalanya ke ceruk leher Tzuyu yang membuatnya kegelian.
"Ahh... Sayang geli" Tzuyu kegelian saat Sana mendusel dusel di lehernya.
"Hmm.... Kamu wangi bayi, TzuTzu" tak lupa juga Sana sedikit menghisap yang membuat Tzuyu sedikit mendesah.
"Ahh..sayangku ShaSha" Desah Tzuyu.
"Your Neck Is Mine" tatap Sana ketika kissmark nya tercetak jelas di lehernya Tzuyu.
Namun, Tzuyu tiba-tiba menundukkan kepalanya sambil tersenyum pahit. Terlintas di pikiran nya Tzuyu mungkin Sana dan Dahyun pernah melakukan ini sebelumnya. Hal itulah yang membuatnya cemburu.
"Sayangku TzuTzu, kamu kenapa?" Tanya Sana heran sambil mengangkat dagu Tzuyu agar menatapnya.
"Ada yang mengganggu dalam pikiranku ini, Sayang" jawab Tzuyu dengan raut wajah sedihnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PAINFUL
Romance"Lo gak terbiasa sama perhatian kayak gini?" Momo "Wihh bisa nih dijadiin gebetan," Sana "Sampai kapan kita harus merahasiakan hubungan kita Sana. Gue capek harus ngehindari lo terus," Dahyun "Kalian pacaran?" Tzuyu Ini bukan hanya tentang Cinta s...
