Tandai typo....
Satu vote kalian sangat berarti bagi author 😘😘
Happy reading!!
••°••
Sudah enam bulan berlalu sejak pernikahan mereka, kini Zhea tengah mengandung anaknya dengan Aril. Kehamilan Zhea sudah memasuki usia dua bulan. Di kehamilan pertamanya ini, Mama Wanda memilih tinggal di rumahnya. Mama Wanda takut jika terjadi apa-apa dengan calon cucunya itu.
Jika biasanya ibu hamil yang sering tidak enak badan lantaran kehamilan yang masih muda, kini justru Aril lah yang mengalaminya.
Hueeek
Hueeek
Zhea memijit tengkuk Aril. Sudah dua kali, malam ini Aril terbangun lantaran perutnya yang merasa mual.
"Udah enakan?" tanya Zhea pada Aril yang tengah menyandarkan kepalanya pada ceruk leher Zhea.
"Iya, maaf yah babe aku jadi ngerepotin kamu" ucap Aril tak enak.
"Ssstt jangan bicara yang aneh-aneh"
Keduanya kembali menaiki ranjang. Aril langsung memeluk Zhea kala tubuhnya sudah berbaring sempurna.
"Seharusnya di kehamilan kamu yang muda ini, aku yang manjain kamu, tapi ini malah kebalik" ucap Aril.
"Gak papa, kan aku sayang sama kamu"
"Aaaa jadi makin sayang kamu banyak-banyak" ujar Aril dengan menduselkan wajahnya pada dada istrinya.
"Udah bobok lagi, siapa tahu besok baby-nya pengen sesuatu" kekeh Zhea membuat Aril mengangguk.
••°••
Pagi ini, Zhea beserta Aril mengunjungi istri Roni yang baru melahirkan. Perlu kalian ketahui, beberapa Minggu setelah kelulusan Zhea, Roni menikahi adek tingkatnya yang bernama Serly.
Zhea membawakan beberapa peralatan bayi dan juga beberapa baju bayi. Sejak kehamilan Zhea diketahui, kini Aril lebih memilih sopir jika mereka bepergian. Badan Aril yang terkadang lemas membuat Zhea harus waspada.
Dimana pun itu, jika Aril sedang bersama Zhea, maka ia tak sungkan menunjukkan kemesraannya. Seperti saat ini, di mobil saat perjalanan menuju rumah Roni, Aril terus saja memeluk Zhea, dengan sesekali mencuri kecupan pada bibir manis tersebut.
"Sayang" peringat Zhea. Sudah sering kali Zhea memperingati Aril agar tidak sembarangan menciumnya, bukannya apa-apa, itu terlihat tidak sopan.
"Iya-iya" gerutu Aril sebal.
Pak Amin selaku sopir pribadi mereka hanya terkekeh melihatnya. Sudah terbiasa ia melihat kemesraan majikannya yang tak tahu tempat.
Setelah sampai di sana pun Aril terus memeluk Zhea posesif. Roni yang melihatnya hanya geleng-geleng kepala.
"Ihh lucu banget" ujar Zhea dengan memperhatikan wajah imut anak Roni.
"Ganteng kayak Papa-nya kan?" tanya Roni narsis.
"Terserah kamu mas yang penting kamu senang aja" ujar Serly.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]
Jugendliteratur⚠️FOLLOW AKUN AUTHOR DULU SEBELUM MEMBACA!! Zheana Alziya Jevosca, gadis malang yang tak tahu nasibnya harus dibawa kemana. Satu yang ia percaya, semua perbuatan pasti ada balasannya. Zhea, gadis cantik yang memiliki tubuh indah dan paras yang cant...
![LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/293302397-64-k230274.jpg)