Lalu tiba-tiba lampu menyala kembali.
"Ngapain lo merem?" Tanya alpha.
Dara membuka matanya dan melihat bahwa jarak mereka jauh dan semua itu hanya halusinasi dara saja.
Dara yang malu langsung menutup wajahnya dengan selimut.
Disisi lain, alpha mengatur nafasnya karena kejadian tadi bukanlah halusinasi dara saja melainkan sedetik setelah dara menutup matanya alpha berhenti dan langsung menjauhkan badannya karena mendengar langkah kaki galan.
Galan datang dengan membawa sekantong snack, dan heran kenapa suasana nya terasa canggung.
"Kalian abis ngapain, kok canggung gitu?" Tanya galan sembari duduk diantara alpha dan dara.
Dara menatap galan dengan wajah yang menahan malu, detik itu juga galan tau apa yang terjadi.
"Kita nonton film yuk, gue udah siapin satu film buat kita tonton." Ujar galan mencairkan suasana.
"Wah, bawa apaan tuh? Bagi dong." Dara melepaskan selimut yang membalut tubuhnya lalu mengambil salah satu snack yang dibawa galan tadi."Gue ambil minum dulu." Terdengar suara alpha yang beranjak dari sofa ke arah dapur.
Setelah alpha tidak ada diruang tamu dara langsung menceritakan yang terjadi dengan begitu dramatis, dan galan hanya menanggapinya dengan santai dengan sesekali tertawa kecil sembari memakan snack nya.
Lalu keadaan menjadi hening ketika alpha kembali duduk.
"Tadi di dapur perasaan heboh banget suaranya kok gue dateng langsung hening gini." Alpha menatap galan dan dara dengan penuh harap.
"Enggak, siapa yang heboh tadi suara TV aja yang kekencengan." Sedetik kemudian dara kembali malu karena daritadi TV belum dinyalakan.Alpha tertawa kecil dan mengangguk sembari menyalakan TV.
"Yaudah kita nonton sekarang aja." Ajak alpha lalu menatap galan.
Galan yang tahu kode itu langsung beranjak untuk mematikan lampu, alpha ingin mengambil snack yang ada didekat dara sehingga membuat badannya ikut bergeser, saat ingin bergeser lagi tiba-tiba galan sudah duduk ditempat yang tadi diduduki alpha. Alhasil dara dan alpha duduk samping sampingan.
Dara bersandar pada sofa dengan kepala yang sedikit didongkakan untuk menatap galan lalu memberinya tanda jempol. Galan hanya mengangguk seperti memberi isyarat "goodluck"
Sepanjang film yang terdengar hanya suara TV dan mengunyah popcorn.
Tiba-tiba dipertengahan film galan pergi ke kamarnya karena ada yang menelponnya.
Diruang tamu kini hanya ada dara dan alpha, karena ingin lebih dekat dengan alpha dara membuka pembicaraan.
"Tadi kan lo bilang takut sama ruangan gelap tuh kenapa?" Dara menatap alpha penuh pertanyaan.
Alpha diam saja, lalu menatap dara.
"Karna gue gak bisa liat apapun." Jawab alpha dengan wajah datar nya.
Dara menghela nafas mendengar jawaban yang semua orang juga pasti tau kalo gelap ya gak bisa liat apapun.Mereka berdua kembali fokus pada filmnya.
Dara menatap wajah alpha yang menatap lurus ke TV, sehingga dari penglihatan dara hanya terlihat rambut yang berantakan tapi keren, bulu mata yang lentik, hidung yang mancung.
"Gila ganteng banget." Gumam dara dan setelah mengucapkan itu dia langsung menatap lurus kearah TV karena alpha pasti mendengar apa yang diucapkan dara tadi.
Karena yang mereka tonton adalah film romance, membuat dara heboh sendiri ketika adegan romantis muncul.
"Aaah, so sweet banget sih!" Tanpa sadar dara memukul lengan alpha yang membuatnya menatap dara dan menyuruhnya berhenti memukulnya.
"Sorry sorry, terbawa suasana." Dara lalu menutup tubuhnya dengan selimut karena sudah tengah malam dan suasana menjadi lebih dingin.Dara membagi selimutnya pada alpha yang diterima dengan baik oleh alpha, akhirnya mereka menonton film dengan berada didalam selimut yang sama.
Galan yang ketiduran setelah menerima telpon tadi, kembali ke ruang tamu untuk mengecek dara dan alpha.
Dan galan menyaksikan pemandangan yang membuatnya langsung mengeluarkan HP nya dan memotret dara yang tidur bersandar pada bahu alpha dan alpha bersandar pada kepala dara dengan selimut yang masih membungkus mereka berdua.
Setelah memfoto itu galan membaringkan alpha di sofa dan menyelimutinya, sedangkan dara dia digendong galan menuju kamarnya.
***
Keesokannya dara bangun di ranjang galan, setelah melihat jam ternyata sudah menunjukan pukul 7 sontak dara langsung berlari ke ruang tamu yang disana ada galan dan alpha yang sedang sarapan.
"Kok gak dibangunin sih, jadi telat kan ke sekolahnya." Dengan rambut singa dan muka bantal memarahi galan.
"Buruan mandi, gue tungguin cepet." Ujar galan membalikan tubuh dara dan mendorong nya untuk kembali ke kamar.Di kamar dara buru buru mandi dan memakai seragamnya yang ada di lemari galan, fyi galan dan dara tuh kadang suka ninggalin baju mereka di lemari dengan alasan biar gak repot kalo ada di rumah salah satunya.
Setelah rapih dara langsung ke ruang tamu yang disana alpha dan galan sedang main ps.
"Ayok buruan, kali ini gue gak mau dihukum bu haida." Ucap dara yang tergesa gera dan panik.
"Galan, lo keterlaluan anak orang dibikin panik." Alpha tertawa kecil lalu mendekat ke arah dara.
"Dara, ini hari minggu jadi sekolah libur." Setelah mengucapkan kalimat itu alpha dan galan tertawa terbahak bahak meninggalkan dara yang masih mencerna ucapan alpha tadi, lalu sedetik kemudian dara melepas ikat pinggangnya dan mencekik galan."Wah berani beraninya lo buat gue mandi pagi di hari libur gini." Dara lebih mengeratkan cekikkannya membuat galan meminta ampun.
Dara melepaskan ikat pinggangnya lalu duduk di sofa sebrang mereka.
"Wah, hampir aja gue mati muda." Galan mengatur nafasnya sambil memegang lehernya.
Karena masih emosi, dara kembali ke kamar galan untuk berganti pakaian.
Setelah menunggu lama dara tidak kembali juga.
"Sana gih lo samperin, gue bantu doa aja disini." Ucap alpha menyuruh galan untuk menghampiri dara di kamar.
"Kayaknya mending lo aja deh, dia pasti gak akan marah kalo sama lo." Galan malah menyuruh agar alpha saja yang menghampiri dara.
"Yaudah kita berdua aja. " Mereka berdua pergi ke kamar galan, sesampainya didepan pintu alpha mengetuk pintu dan galan membuka pintunya, tapi alpha mendorong galan agar dia masuk dan alpha beridiri di luar .Karena sudah di dalam galan langsung menghampiri dara yang duduk di ranjang.
"Jangan marah lah, gue cuma bercanda tadi. " Bujuk galan.
Dara masih saja diam dengan wajah yang masih emosi.
"Biar lo gak marah gue punya sesuatu buat lo. " Galan mengeluarkan HP nya menunjukan foto pada dara yang seketika membuat dara tersenyum sumringah.
"Kapan lo ambil foto ini? " Dara merebut HP galan dan langsung mengirim kannya pada dara.
"Tadi malem pas gue cek ke ruang tamu kalian berdua lagi tidur yaudah gue foto karena lo pasti suka. " Dara memeluk galan sebagai ucapan terimakasih lalu dara tiba tiba berteriak membuat gendang telinga galan sakit."DEMI APA, DEMI APA DEMI APA.. " Dara menunjukan sebuah pesan pada galan.
"Alpha chat gue. " Dara langsung menambahkan kontak dengan nama belahan jiwa ❤️🔥 galan yang melihat itu tertawa terbahak bahak bergidig ngeri, tapi dara menghiraukannya.
Sorry, tadi gue kelewatan - alpha.
Isi pesan yang diterima dara hanya satu baris seperti itu saja membuat dara senang minta ampun.
Soalnya ini pertama kalinya dara menerima pesan dari alpha.Alpha berdiri di belakang pintu mendengar teriakan dara di dalam hanya bisa tersenyum kecil lalu pergi dari sana.

KAMU SEDANG MEMBACA
ALPHADARA
Teen FictionKisah tentang Alpha Antares sang captain basket tampan dan cuek yang disukai oleh seluruh siswi bahkan guru disekolah, tak pernah terdengar skandal bahwa dia sedang dekat dengan seorang perempuan mungkin karena sikap dinginnya, banyak perempuan yang...