kami bertiga segera menaiki punggung Spiral ini dan masuk kedalam nya mengikuti instruksi yang diberikan Alan,
lorong yang kami lewati memiliki banyak sekali pintu dengan simbol para anubis dan tentu saja aku mengetahui simbol simbol tersebut berkat ingatan yang tertanam di kepala ku, aku pun mulai kebingungan darimana ingatan ini tertanam karena Audion hidup jauh setelah para Anubis punah sehingga sangat tak mungkin ia memiliki ingatan tentang peradaban para Anubis . .
simbol para setiap ruangan di lorong ini menjelaskan tentang apa yang tersimpan didalam nya dan simbol simbol ini tidak lain hanyalah angka hitungan mengenai pengetahuan yang mereka simpan seperti buku ensiklopedia maupun berbagai jenis benda maupun mahluk hidup yang di awetkan . .
semakin kecil nominal angka pada suatu ruangan, maka semakin aneh isinya seperti tanaman yang mati bila berinteraksi dengan oksigen dan zat padat yang membuatmu ingin menyentuhnya walaupun zat tersebut sangat beracun . .
ingatan demi ingatan mulai timbul kembali seolah aku sudah pernah kemari dan sedang bernostalgia . . aku memang memiliki beberapa ingatan paten tentang Anubis namun tidak se detail ini sebelumnya, atau mungkin buku yang ku baca sebelumnya tak hanya menyimpan ingatan tentang Audion saja? melainkan bercampur dengan ingatan lain?
aku tak tahu, namun ingatan tentang peradaban para Anubis ini baru saja muncul di kepalaku ketika aku melihat kembali simbol simbol di ruangan ini . .
kami terus berjalan hingga aku melihat seorang Anubis yang sangat ku kenal karena aku memiliki ingatan tentang Anubis satu ini, walaupun Anubis ini berdiri di balik dinding tebal dan tak bergerak sama sekali, Mata Magus ku tetap dapat melihat nya sehingga aku menghentikan langkah ku dan menahan Dio untuk terus berjalan . .
Alan yang melihatku berhenti tahu apa yang sedang kulihat sehingga ia berkata bahwa tak perlu khawatir karena Anubis yang kulihat tidak lah nyata, melainkan hanya sebuah proyeksi energi yang di padatkan untuk menuntun kita menuju Spiral yang induk yang bersemayam di kota tua ini . .
aku tahu siapa Anubis yang kulihat dan nampak nya Alan tak mengetahui apapun tentang Anubis ini . .
ia bersikeras bahwa Anubis yang akan kami temui tak berbahaya dan mengatakan ia seperti pelayan penuntun jalan saja, namun aku hanya terdiam sembari terus mengamati lokasi sekitar . .
aku tak melihat adanya mahluk lain selain kami dan satu proyeksi Anubis tersebut . .
"katakan pada kami apa yang ada dibalik pintu itu dari seluruh pengalaman mu menjelajahi tempat ini, atau lebih baik kami melanjutkan perjalanan menuju Spiral berikutnya"
ucap ku kepada Alan yang membuatnya mengira bahwa aku terlalu overthinking terhadap proyeksi Anubis tersebut . .
aku dan Alan sempat berdebat tentang mengapa aku tak ingin melanjutkan perjalanan hanya karena sebuah Proyeksi Anubis saja, bahkan aku sempat bertanya seberapa banyak yang Alan ketahui tentang Anubis hingga akhirnya alat komunikasi kami berbunyi dan Quell berkata untuk menuju kesana untuk membantu mereka . . .
YOU ARE READING
Lost Knowlegde 199~~
RandomTidak semua sejarah tertulis pada naskah kuno. Masih banyak peristiwa ataupun kejadian yang sengaja mereka lupakan demi ketentraman. ini adalah ingatan tentang kehidupan masa laluku.
