rumahku terletak di puncak sebuah bangunan tinggi didalam kota Heral, bukan berarti seluruh gedung adalah milik ku . .
untuk meminimalisir penggunaan lahan, para Nephilim membuat struktur bangunan berupa apartemen dan membangun satu bangunan megah khusus di puncak apartemen tersebut yang biasa orang modern sebut sebagai penthouse . .
berbeda dengan kota modern di abad ke 20, jalur para penghuni gedung untuk naik ke lantai tertentu terdapat tiga . .
yaitu tangga darurat, lift yang digerakan oleh energi alam dan sigil, lalu balkon khusus bagi mereka yang dapat terbang atau melompat tinggi . .
sebelum kami semua masuk kedalam bangunan, tiba tiba Luca muncul dan memberitahu ku untuk pergi sendirian menemui murid muridku sementara ia akan membawa Quell dan yang lain nya berkeliling kota . . .
"tenang saja, aku pernah tinggal disini sebelumnya"
ucap Luca kepadaku sebelum akhirnya semua orang yang tadinya mengikutiku pergi bersama Luca untuk memberi ku waktu bertemu dengan murid muridku . . .
banyak hal yang terpikirkan oleh ku saat Luca muncul . . .
salah satunya adalah ia dapat muncul dengan kehendak nya sendiri, namun mengapa ia tak muncul selama pertarungan ku di dunia iblis untuk membantu sejak awal?
aku tahu bahwa ia tak dapat memunculkan wujudnya selama sihir distorsi energi alam sedang aktif . .
aku bahkan sampai menggunakan Chatreuse Aias untuk menghancurkan medan distorsi tersebut . .
mungkin aku terlalu banyak berpikir . . .
aku tak memilih tangga maupun lift untuk masuk kedalam rumah, melainkan balkon khusus tempat dimana aku masuk seperti sebelumnya . .
dapat kulihat keadaan rumah ini masih sama seperti terakhir kulihat, tak ada perubahan baik interior maupun aroma nya . .
aku masuk perlahan kedalam rumah dan menggeser pintu masuk untuk mencari murid murid ku . . .
sebelum aku sempat masuk kedalam rumah, dapat kudengar sebuah langkah kaki yang terburu buru mendekat ke arahku . .
tak kusangka orang pertama yang menyadari kehadiran ku adalah Mostima . .
dulu ia tak dapat melihat dan selalu yang pertama menyadari kehadiranku dimanapun kami berada . .
walaupun ia dapat melihat saat ini, namun kemampuan untuk merasakan kehadiran seseorang tanpa melihat masih melekat didalam dirinya . . .
YOU ARE READING
Lost Knowlegde 199~~
RandomTidak semua sejarah tertulis pada naskah kuno. Masih banyak peristiwa ataupun kejadian yang sengaja mereka lupakan demi ketentraman. ini adalah ingatan tentang kehidupan masa laluku.
