Kekaisaran Uchiha tengah mengadakan pesta dalam rangka penyambutan Pangeran kedua yang telah kembali dari perang melawan daerah Kirigakure. Uchiha Sasuke, Pangeran kedua dari pasangan Kaisar Fugaku dan Permaisuri Mikoto itu memandang datar aula pesta, tak ada yang menarik baginya selain pedang dan perang. Pesta hanya membuang-buang waktu.
“Sasuke.” suara Putra Mahkota pertama membuyarkan lamunan Sasuke, ia menoleh mendapati Itachi yang menghampirinya.
Sasuke sedikit membungkuk, “Onii-sama.”
Itachi tersenyum tipis, “Sebentar lagi ada pesta dansa, pilihlah seorang Putri untuk menjadi partner dansamu.”
Sasuke mendengus pelan, partner untuk dansa, ya?
“Haruskah, Onii-sama?” tanya Sasuke.
“Kau adalah Pangeran, carilah Putri bangsawan yang menarik perhatianmu.” Itachi menepuk pundak Sasuke sebelum berlalu dari sana.
Sasuke menarik nafas dalam, haruskah?
_____
Seorang Putri bangsawan tengah mencibir teman disebelahnya, temannya yang selalu mengatakan hal membosankan sedari ia menginjak aula. Ia pikir membawanya keluar dari aula akan menghentikan ocehannya namun sama saja.
“Kau harus tahu. Sakura. Pangeran Sasuke benar-benar tampan! Dan kudengar dari kabar para bangsawan kini Pangeran Sasuke tengah mencari partner dansanya.” Yamanaka Ino, Putri dari Kerajaan Yamanaka.
“Sudahlah, Ino. Kau mengatakan hal yang sama sepanjang pesta berlangsung, aku bosan mendengarnya.” Sakura membuang wajahnya.
Ino berkacak pinggang, alisnya bertaut. “Kau ini, jadilah anggun sedikit saat pesta, Sakura! Jangan memikirkan pedang dan pelatih pedangmu yang tampan itu.”
Sakura mendelik, apa-apaan babi pirang yang menjelma menjadi bangsawan ini.
“Sakura! Sedang apa kau disitu, cepat kemari! Pangeran Sasuke sedang mencari pasangan dansa.” Oh astaga! Tadi Ino kini Ibunya, Sakura hanya bisa pasrah saat Ino menyeret tangannya menuju aula.
Sakura memutar bola matanya bosan melihat binar Ino yang nampak cerah memandang Pangeran Sasuke yang berjalan ke tengah aula. Ia akui sosok Pangeran kedua yang digadang sebagai tiran kekaisaran itu memang cukup tampan dan tinggi.
Sasuke mengedarkan onyx-nya, para wanita bangsawan menatap minat pada dirinya. Ia mendengus sebal sebelum melihat seorang bangsawan yang menarik perhatiannya, langkahnya berjalan menuju sosok yang menarik atensinya tersebut.
Di sisi Sakura, Ino nampak heboh karena Sasuke berjalan kearahnya. Ia bahkan merapihkan gaun serta riasan rambutnya untuk menyambut Pangeran kedua itu, namun sayang beribu sayang tujuan Sasuke bukanlah Ino melainkan Sakura.
Ino ternganga tidak elit, ia memandang iri sahabatnya itu namun cukup senang karena yang dipilihnya adalah Sakura sang swordmaster anti romansa.
“Berdansalah denganku, Putri.” Sasuke menunduk, mengulurkan tangannya didepan Sakura.
'Kenapa harus aku? tapi ah sudahlah ikuti saja daripada Ibu memelototiku terus.
Sakura menyambut uluran tangan itu, Sasuke tersenyum tipis dan beralih menggenggam– sedikit meremas jemari indah itu lalu mengecup punggung tangan sang Putri yang menarik perhatiannya.
Keduanya saling membungkuk untuk memulai dansa, setelah lagu akan dimulai Sasuke menarik pinggang ramping itu untuk mendekat kearahnya. Tangan kanan Sasuke mengarahkan tangan Sakura untuk berada di pundaknya, sementara tangan kirinya berada di pinggang sang Putri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Oneshot Sasusaku
Fanfictionhanya cerita oneshot sasusaku namun dalam berbagai genre, 18-21+ area. Naruto belongs Masashi Kishimoto All picture cr. pinterest
