Ponsel milik wei wuxian terus berdering tanpa henti, menampilkan sebuah nama yang sudah lama wei wuxian buang dalam kehidupannya yang kini sedang ia jalani, wen qing adalah orang pertama yang kesal mendengar dering ponsel milik ayah biologis A yuan tersebut
"Wei wuxian apakah kau tuli? ponselmu terus berdering dan kau masih saja sibuk mengupas mangga!?" amarah wen qing menggebu-gebu pasalnya A-yuan terus menangis akibat tidurnya yang terganggu
dengan mulut yang dipenuhi jeruk wei wuxian berkata "Ibu tiri lan wangji selalu menelpon ku sejak hancurnya pesta keluarga Lan, aku tak paham apa urusannya denganku"
"Ngomong-ngomong soal itu, apakah kau tahu jika saham perusahan Lan kini anjlok akibat insiden penemuaan daging tikus?"
"Tapi seharusnya dengan klarifikasi Qinghengjun sudah cukup untuk meredakan massa?"
wen qing mendengus sembari merogoh ponselnya "Lihat" ponsel wen qing menunjukan berbagai berita panas terkait kasus-kasus yang melibatkan keluarga Lan, entah itu kasus yang telah lama sekali dilupakan atau kasus yang baru-baru ini terkuat ke publik
"beritanya sudah menyebar secepat itu ya? aku pikir mereka bisa menutup kasus ini seperti yang sudah-sudah"
"bukannya kau sudah membunuh banyak sekali kaki tangan ibumu? jika semuanya kau bunuh bagaimana bisa dia menutup kasus ini sendiri" perkataan wen qing menyadarkan wei wuxian akan fakta yang tak seharusnya ia lupakan, dengan tangannya sendiri dirinya membunuh belasan kaki tangan ibunya sendiri
~
suasana rumah keluarga besar lan dikelilingi oleh berbagai wartawan dari berbagai macam portal berita yang ingin meliput kasus yang melibatkan keluarga ternama di china. Qinghengjun yang sedang bersembunyi disebuah flat kecil milik salah satu anak buahnya pusing bukan kepalang, keluarganya berada diujung kehancuran, berita terkait sup tikus yang dimakan oleh istri dari wakil direktur pajak membuat berbagai kekotoran perusahaannya kembali di gali, padahal kasus-kasus lama itu sudah mati-matian ia tutup-tutupi bahkan hingga merogoh kocek 22 juta dollar untuk menutup mukut para saksi yang terlibat. kembali di rumah besar keluarga lan. Lan xichen dan Lan wangji terpaksa mengambil cuti kuliah hingga berita ini berhenti menyebar
Cangse Sanren benar-benar dalam penampilan yang sangat kacau, ia masih memakai pakaian yang dirinya kenakan saat pesta, wajahnya kusam dan rambutnya kusut, citra keliuarga lan hancur akibat ulah anak kandungnya yang ia lahirkan kedunia
"Ibu, sebaiknya anda makanlah dahulu, kami tidak mau anda jatuh sakit" bujuk Lan xichen yang membawa sepiring nasi dengan lauk sisa pesta
melihat apa yang disuguhkan anak angkatnya Cangse Sanren menjadi murka, ia menepis piring yang dibawa oleh anak sulung keluarga lan tersebut, pembuluh darah di wajahnya muncul, dengan rahang yang mengeras Cangse Sanren membentak Lan xichen, "Kau masih bisa menyuruhku tenang disaat keluarga kita berada diujung kehancuran?" untuk pertama kalinya Lan xichen mendapatkan sentakan dari ibu sambungnya
sang adik yang sendari tadi memperhatikan kakak dan ibunya dari kejauhan, hanya bisa memandang tanpa mampu berbuat apapun, mereka kehilangan kekuatan dan kekuasaan yang selalu di agung-agungkan dari waktu ke waktu.
Cangse Sanren terisak sembari mencengkram lengan Lan xichen, suaranya begitu memilukan, "Mengapa... mengapa bisa berita-berita ini tersebar?? apa tugas anak buah ayah kalian selama ini? apa gunanya Qingheng-jun mengeluarkan jutaan dollar demi memperbaiki citra kelaurga ini yang tlah hancur sejak awal?!"
"Ibu, aku mohon tenanglah, jika seperti ini terus maka kita tidak akan menemukan jalan keluarnya" Lan xichen berusaha menenangkan Cangse Sanren yang kini termakan emosi tapi bukannya tenang justru Cangse Sanren semakin kalut dalam kemarahan
KAMU SEDANG MEMBACA
SILENCE (Mdzs)
FanfictionHidup dalam kesengsaraan tak berujung membuat seorang wei wuxian merelakan mengotori tangannya dengan darah, demi keluar dari lingkaran setan ini. Lika liku kehidupan yang begitu merumitkan, dan nyaris mencekiknya •❗❕HAREM❕❗ •Saya adalah penulis am...
