➷chapter 16 -Sikapnya-

1K 74 8
                                    

HALO AING KOMBEK.

BARU UP KRNA UJIAN, DAN OTAK AUHTORNYA SUDAH TERBAKAR ANGUS.

Lupakan, slamat membacah~

⋇⋆✦⋆⋇

Sejuk, Aku merasakan angin menyapa tubuhku dengan hangat... di mana aku?

"suatu saat, akan ada seseorang yang benar-benar mencintaimu, bahkan melihat kamu sakit sedikit pun, dia tidak mau. "

Huh? Suara siapa itu?

Aku membuka mataku penasaran, ternyata aku berada di hamparan padang rumput yang luas, angin mengayunkan surai hitam ku serta rerumputan di sekitar ku.

"dia tidak ingin kamu bersedih dan akan selalu menemani mu, dia akan selalu menerimamu bagaimana pun wujudmu dan semua tentangmu. "

Suara itu terdengar lagi, siapa sih?

Aku mendudukan diriku, di depan sana, aku melihat sesosok perempuan berdiri memunggungi ku, surai hitamnya mengayun searah dengan terhembus nya angin.

Sepertinya dia yang berbicara sedari tadi.

"dia akan menghargai semua hal tentang mu sekecil apapun itu, dia akan memperlakukanmu dengan sangat baik sehingga kamu tidak merasa sendiri. "

Apa yang dia bicarakan? 'Dia'? 'Dia' itu siapa?

"dia lah yang akan menjadi orang pertama yang mendengar keluh kesah mu dengan semua air mata mu. "

... Semua, ya? Entahlah, aku meragukan tentang apa yang ia katakan.

Memang nya siapa yang peduli denganku?

-: ✧ :-

Normal POV

Laki-laki itu sedikit terduduk di ranjangnya, ia menyender pada tembok, memijat pangkal hidungnya.

'Aku ketiduran?! ' Batinnya tak percaya, pasalnya ia tertidur dengan (y/n) yang masih belum sadar pikirannya, apa lagi posisi mereka yang sangat dekat adalah masalah besar bagi diri nya maupun (y/n).

Ia menenangkan diri, berpikir kalau ini hanya kecelakaan kecil, asal mereka tidak berbuat macam-macam dan tidak ada yang tahu pasti aman, sekarang yang ia pusing kan adalah bagaimana cara ia menjelaskan semua nya saat (y/n) bangun nanti.

Ya, gadis itu masih tertidur, bagaimana cara Kaizo melepaskan diri? Karena saat Kaizo terbangun, (y/n) sudah tidak ada di atas nya lagi, mereka hanya saling mendekap.

Kaizo menoleh ke arah (y/n) yang masih tertidur, gadis itu bernafas dengan tenang beserta dengkuran kecil.

"Ergh... " Tiba-tiba dahinya mengkerut serta tubuhnya menggeliat kecil, Kaizo masih menatapnya.

Perlahan, kelopak mata gadis itu terangkat, samar-samar, ia melihat satu tangan seseorang sedang menopang tubuh nya sambil terduduk di satu ranjang yang sama dengannya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dijodohkan | KaizoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang