Hari Jumat SMA Angkasa mengadakan lomba fashion show bertemakan pahlawan. Tujuannya untuk merayakan Hari Pahlawan. Semua siswa siswi diharuskan memakai baju kebaya atau batik. Terkecuali yang mengikuti lomba, mereka mengenakan pakaian sesuai tokoh pahlawan yang mereka pilih.
Alisha berjalan ke kamar mandi dengan mata yang masih tertutup. Dia memutuskan untuk sholat subuh terlebih dahulu sebelum mandi. Pukul 6 pagi Alisha sudah siap dengan kemeja putih dan rok kebaya berwarna ungu yang dikenakannya.
Setibanya di sekolah, Alisha bertemu dengan Raina. Mereka pun saling bertegur sapa dan mengobrol.
"Al, wc yuk!"
"Ayo na, aku juga mau ke wc"
Raina dan Alisha memutuskan pergi ke toilet dekat kelas 12 F. Jantung Alisha berdegup kencang. Dia malu jika harus bertemu dengan Aksa. Namun sialnya, Aksa dan teman-temannya terlihat sedang mengobrol di depan kelas. Yang artinya, Alisha harus berjalan melewati mereka.
"duh sial banget aku, pada ada diluar" Batin Alisha.
"Na, tutupin aku dong ih, halangin gitu"
"Susah pea, badan lo lebih tinggi dari gue. Jangan dongo lo Al"
Alisha pun berpura-pura tetap tenang. Dia berharap Aksa dan teman-temannya tidak menyadari keberadaannya, dan bisa pergi ke toilet dengan tenang. Tapi sayang, jauh dari apa yang dia harapkan. Kakak kelasnya itu kompak melihat kearah Alesha dan sibuk membicarakannya.
"Anjayy" Ucap salah satu teman Aksa yang langsung ditanggapi oleh kawanan mereka.
"Malu banget ini mah jingann, batinku asu asu asu" Lagi-lagi Alesha mengeluh dalam hatinya.
"Lo kenapa? mukanya merah gitu"
"Ga, gapapa, udah ah ayo buru ke wc nya"
Saat keluar dari toilet, Alisha menarik tangan Raina dan berjalan dengan cepat. Aksa dan teman-temannya masih setia duduk di luar dan memandangi Alisha yang berjalan rusuh melewati mereka.
"Na, males aku ke wc situ"
"Lah, napa woi? Oohh, gara-gara diliatin si kakak kelas itu ya?"
"Iya"
"Hahaha sabar ya"
"Hmm iya"
"Eh, aku ke kelas dulu ya Na"
"Yoi"
Di kelas dia langsung disambut oleh pertanyaan dari Aurel dan Krisa.
"Habis dari mana?"
"Wc"
"12 F?"
"iyaa"
"Ada Deryl ga?"
"Ga tau aku ga liat, tadi buru-buru pergi, malu"
"Malu kenapa? Ceritain buruu" Desak Aurel.
Alisha pun menceritakan kejadian tadi kepada Aurel.
"HAHAHA ANJIRR SERIUS LO AL?"
"Berisik lo, jangan kenceng gitu ih ngomongnya!"
"Hehee iya maaf, tapi itu seriusan?"
"iya, jadi males mau ke wc"
"HAHAHA AL YA ALLAH, MAAF GUE NGAKAK ANJIR"
"Males ah cerita ke kamu, apaan ngetawain temen gitu"
Aurel terus saja tertawa. Persetan dengan Alisha yang kesal karena ditertawai.
Acara fashion show dimulai pukul 9. Selama acara berlangsung, Alisha sibuk melihat ke arah kelas 12 F untuk melihat Aksa. Dia mengajak Aurel melihat stand makanan. Sebenarnya itu hanya alasan saja, tujuan dia yang sebenarnya adalah supaya bisa melihat Aksa dengan lebih jelas. Ketika Alisha sedang memperhatikan Aksa, mata mereka tidak sengaja bertemu. Keduanya kompak membuang muka.
"Mampus, ketauan aku"
"Hah apa?" Tanya Aurel.
"Engga, gapapa"
"Halah, lagi liatin Kak Aksa kan lo Al, ngaku aja udah"
"Apaan sih, udah lanjut cari jajanan aja deh kamu Rel"
Semua peserta lomba sudah selesai tampil, dan kini tinggal mengumumkan pemenang. Kelas Alisha mendapat juara ke 2. Berhubung acara telah selesai, para siswa dan siswi SMA Angkasa diperbolehkan pulang.
Alisha dan Aurel tidak langsung pulang. Katanya Aurel dan Deryl sudah janji untuk fotbar sepulang sekolah. Fyi, Deryl adalah kakak kelas yang menjadi incaran Aurel sejak kelas 10. Deryl juga sekelas dengan Aksa, jadi bisa dibilang Alisha dan Aurel sama-sama menyukai anak kelas 12 F.
"Eh Rel, itu Aksa kenapa ditarik-tarik gitu ya sama temennya?"
"Mau fotbar sama kamu kali" Gurau Aurel.
"Dih, bercanda lo Rel"
Aurel dan Deryl pun fotbar, dengan Alisha yang menjadi juru fotonya.
Alisha mengambil beberapa foto mereka berdua, sambil sesekali memberi instruksi pada Aurel yang terlihat malu-malu.
"Udah aja Al" Ucap Aurel.
"Oh oke, aku foto banyak kok itu"
"Makasih ya kakk udah mau fotbar sama Aurel"
"Iyaa sama-sama"
"Rel, tanya gih, itu tadi Aksa kenapa ditarik temennya" Bisik Alisha.
"Kak, boleh nanya gaa??"
"Boleh, nanya apa Rel?"
"Itu tadi Kak Aksa kenapa ditarik-tarik?"
"Oohh, Aksa mau fotbar sama Alisha"
"Terus napa ga jadi?"
"Malu katanya"
"Ohhh, ya udah Aurel pulang dulu ya kak, makasih"
"Iya Aurel sama-sama. Hati-hati yaa pulangnya"
"Yah...Ko ga jadi sih fotbarnya" Ucap Alisha kecewa.
"Ya sabar aja, malu dianya"

KAMU SEDANG MEMBACA
Hujan
Teen FictionHujan selalu menyimpan banyak kenangan di memori masing-masing orang. Begitu juga dengan dua atma yang dipertemukan secara tidak sengaja. Sepasang manusia yang saling menghibur dan melengkapi satu sama lain. "Aku menjadikanmu rumah, tempatku pulang...