Kate dan Miranda yang sedang berjalan terkejut mendengar suara sang suami, mereka pun menghentikan langkah kaki mereka dan mulai berbisik
"Yaa apa yang harus kita lakukan, apa sebaiknya kita lari saja?" Tanya Miranda dengan wajah paniknya seraya memegang lengan Kate
"Kalau lari kita akan di kejar oleh seisi istana dan penyamaran kita akan terbongkar"balas Kate
"Lalu apa yang harus kita lakukan, cepatlah yang mulia mulai mendekat"lanjut Miranda
Saat melihat sang suami melangkahkan kaki semakin dekat seraya memegang pedang ke arah mereka
"Berbalik lah dan buka topeng kalian,jika dalam hitungan ketiga kalian tidak melakukannya maka kepala kalian taruhannya"ancam Arthur
satuu.....Arthur mulai menghitung sedangkan Kate dan Miranda semakin panik
duaaa...lanjut Arthur
Tiggggg belum selesai Arthur menghitung mereka sudah berbalik dan saat mereka melepas topengnya, betapa terkejutnya Arthur.
"Kalian..."ucap Arthur dengan raut wajah terkejut dan tidak percayanya
Mereka memberikan hormatnya
"yang mulia"hormat mereka
Arthur menyarungkan kembali pedangnya dan melangkahkan kakinya ke arah mereka hingga kini jarak antara Arthur dengan istrinya hanya beberapa langkah kaki saja.
"Apa yang kalian berdua lakukan malam-malam begini dengan pakaian seperti itu ?"tanya Arthur penasaran seraya mengarahkan tatapannya pada pakaian yang di kenakan istrinya, ia seolah-olah sedang memindai mereka.
"Bisakah kita bicara di tempat lain yang mulia"ucap Kate
Arthur yang mendengar perkataan sang istri pun menganggukan kepalanya, ia menyadari bahwa terlalu berbahaya jika mereka sampai di lihat oleh orang lain dalam keadaan seperti ini.
"Kalau begitu datanglah ke kamar ku" ucap Arthur setelah itu ia berjalan mendahului mereka ke arah kamarnya
Mereka berdua terkejut, maksud tempat lain yang mereka inginkan adalah ruang kerja suaminya, lah ini kenapa malah kamar.
"Yaa tidak kah ini aneh, dua orang istri ke kamar suami ? Tanya Miranda seraya berbisik
"CK jauhkan pikiran kotormu" balas Kate
Miranda pun cekikian
Arthur yang berjalan tidak seberapa jauh dari mereka, memutuskan untuk berhenti, ia membalikan badannya.
Arthur yang melihat mereka berdua masih belum mengikutinya dan malah bisik-bisik pun hanya menggelengkan kepalanya
"Ratu....Permaisuri kenapa kalian berdua masih di situ, apa kalian ingin membuat seorang raja menunggu"ucap Arthur
Kate dan Miranda yang mendengar perkataan sang suami pun mulai berjalan dan mengikuti langkah kaki sang suami hingga tiba di pintu kamar.
Arthur membuka pintu kamar tersebut dan mempersilakan mereka berdua untuk masuk
Mereka bertiga duduk di sofa kamar itu, tepatnya Kate dan Miranda duduk bersebelahan sedangkan Arthur duduk di hadapan mereka.
"Sekarang jelaskan"Pinta Arthur
"Yang mulia sebenarnya kami sedang menyelidiki sesuatu"ucap Kate langsung tanpa berbasa-basi
"Lanjutkan"balas Arthur
KAMU SEDANG MEMBACA
KING SECOND LIFE
Fiksi SejarahMempunyai 4 istri tak lantas membuat Arthur tidak selingkuh, Ia menjalin hubungan dengan perempuan yg ia cintai hingga ada anak di antara mereka.Menelantarkan istri dan anak sah bahkan berlaku kejam terhadap mereka. Tetapi karma berlaku, tepat di u...