Jaehyuk p.o.v
Jaehyuk memutuskan untuk pulang, jika tetap di rumah kosong itu, ia akan semakin bersedih
"ku mohon cepatlah kembali, aku lelah menunggu. Andai aku tau kamu dimana, aku pasti menyusulmu"
Drrtt Drrtt
Yedam call
"hallo dek"
"bang, bentar lagi kan gua pulang, bang jae bisa jemput nggak. Gua mau ke lapas ketemu midam"
"iya nanti abang anter. Gua otw dah ke sekolah lu. Eh terus doy gimana?"
"dia nanti di jemput bang john, dia mau kerkom"
"ook"
Pip...
"hhh masih aja nih anak gamon. Dah lah mending gua cabut aja dari sini"
Mashiho p.o.v
Mashiho berada di caffe bersama ricky
Mereka ngobrol cukup serius, namum dengan keseriusan ini, menimbulkan nada seperti orang bertengkar
"ric lu berantem ma siapa? Wajah lu ampe lebam kek gini"
"cuma jatoh aja"
"gak usah bohong. Bilang ke gua, lu kenapa? Akhir akhir ini gua sering liat muka lu kek gini. Semisal lu jatoh gak mungkin sampe babak belur"
"shiho, gua memang jatoh, gua ceroboh makanya kayak gini. Gua gak berantem kok"
"gua khawatir ric"
"gua baik baik aja shiho"
"lu yakin?"
"iya"
"seyakin apa?"
"gua pastiin nanti gak akan ceroboh lagi biar lu gak khawatir"
Ricky menggenggam jemari mashiho
"gua baik baik aja shiho"
"gua harap begitu"
Yedam p.o.v
Sebenarnya Yedam bisa saja tidak berangkat sekolah karena ia telah menyelesaikan ujian kelulusan, di kelas hanya menghabiskan waktu untuk bermain
Yedam berpikir jika di rumah juga bosan mending di sekolah saja, ada teman teman dan juga bisa mencuri waktu untuk bertemu midam sebentar
Jujur, dari dulu Yedam sangat menyukai midam
Bagi Yedam, midam adalah sosok yang bisa membuat Yedam bahagia hanya dengan cara sederhana
Namun semenjak insiden itu, bukan malah kebencian yang yedam lontarkan pada midam. Malahan yedam kasihan dan tak tega
Terlanjur menyukai seseorang terlalu dalam ya begitulah jadinya
Mau orangnya baik or buruk klw dah suka bahkan cinta ya gk ngaruh - itulah yedam
Yedam menatap jendela, ia menatap lapangan basket dengan tatapan bosan
Ingin main game di hp juga bosan
"hhh bentar lagi gua bisa pulang dan gua bisa ketemu midam bentar" ucap Yedam pelan
Doyoung p.o.v
Doyoung memejamkan matanya sejenak
Posisinya saat ini kepalanya ia telungkupkan di lipatan tangannya
Cukup lelah menerima kejadian yang akan datang selanjutnya
"hhh kepala ku" lirih nya pelan agar tidak ada yang mendengar
Dengan pejaman mata, semakin jelas bayangan yang akan datang masuk ke pikirannya. Sekuat tenaga doyoung menahan sakit saat bayangan ini muncul
Rasa sakit ini hanya sementara jadi ia tak perlu khawatir akan kondisi nya
Ding dong Ding dong
Suara bell berbunyi menandakan pergantian pelajaran selanjutnya
Doyoung merubah posisi duduk tegak dan mengusap matanya sejenak
Skip time
Yedam dan jaehyuk sampai di lapas tempat midam mendekam
Yedam hanya bisa berbincang dengan midam di ruangan tertentu
Di sebuah ruangan privasi dengan 3 orang sipir yang menjaga ruangan tersebut, Yedam bertemu midam
Jaehyuk? Dia tidak ikut masuk ke lapas, jaehyuk mampir ke sebuah warung samping lapas
Jaehyuk membeli rokok dan secangkir kopi hitam
Sebenernya jaehyuk malas anterin yedam ke lapas tapi mau gimana lagi, jaehyuk tidak bisa menolak keinginan adik nya
Di tempat lain
At mall
Yoshi menggendong junghwan sedangkan hiro sedang memilih jam tangan
Dalam hati yoshi, ia sedang merutuki kekasihnya
"cuma pilih doang yang mahal lama amat sih. Nih orang kalau bukan pacar gua dah gua umpatin"
Yoshi cuma bisa menghela nafas
"tulun, hwan mau jalan" pinta junghwan
"jangan lari lari, ntar dedek ilang"
"iya"
Yoshi menurunkan junghwan dari gendongannya
Junghwan mendekati etalase yang menampilkan berbagai brand jam tangan
Yoshi mengawasi Junghwan dari jarak yang cukup dekat
"abang mau ini" pinta hwan
Yoshi mendekati junghwan yang menunjuk jam tangan anak anak berlogo batman
"yang ini?"
"ung"
"mbak lihat yang ini" pinta Yoshi
"silahkan" ucap pekerja tsb sambil menyodorkan sebuah jam tangan pilihan Yoshi
"bagus juga nih jam tangan. Harga nya berapa mbak?"
"4.599.000" jawabnya
"dedek mau yang ini?"
"iya"
"bungkus 1 ya mbak, nanti sekalian sama pilihan pacar saya"
"baik kak"
Yedam p.o.v
Di ruangan private
Midam menggenggam jemari Yedam
Tatapan mata midam menyorotkan kesedihan dan penyesalan yang mendalam
"Yedam ku sayang, ku mohon tinggalin aku. Hidupmu masih panjang jangan sia siakan dirimu kesini. Kamu punya masa depan, jadi jangan tengok ke arah ku"
"aku hiks...merindukanmu"
Midam memeluk yedam erat
"maafkan aku" Midam diam diam menangis tanpa suara
"kamu jahat hiks...tapi aku masih sayang ke kamu"
Hati midam serasa di peras mendengar lontaran pria kesayangannya
Midam menatap mata yedam "aku memang jahat, maka dari itu tinggalkan aku"
"kamu siap untuk itu?" bibir yedam bergetar
"aku harus siap. Bagaimanapun kita tidak bisa bersama lagi. Ini salahku. Aku terlalu egois dan emosi itu sebabnya aku bertindak bodoh hingga kita tidak bisa bersatu. Ku mohon tinggalkan aku"
"biarkan aku memelukmu untuk terakhir kalinya"
Greb
Midam memeluk yedam erat dan menyesap aroma khas camelia yedam
"sekali lagi maafkan kebodohanku. Jaga diri baik baik" bisik midam
"iya"
Tbc...
KAMU SEDANG MEMBACA
yoshi dan 9 adiknya S2
FanfictionLanjutan Kanemoto Yoshinori menyembunyikan rahasia terbesar dalam hidupnya yaitu kenangan masa lalu sebelum adik adiknya lahir Jika salah satu adiknya mengetahui rahasia yoshi, akan kah yoshi menceritakan semuanya? Atau memilih menyembunyikan walau...
