22

152 7 0
                                        

Rumah kanemoto

Night

Yoshi sedaritadi nge wa yedam namun tak kunjung di balas

Hyunsuk dan jihoon pun sama

Yoshi jadi khawatir

"Apa masih kayak dulu" gumamnya

Kalau gak ada sinyal, lantas bagaimana mengetahui keadaan adiknya

"Abaaaaaang maiiiiiinnn" seru jeongwoo sambil membawa meong

"Jangan dibawa masuk kucingnya, nanti bang sahi bersin" yoshi mengantongi ponselnya

"Tapi pengen maiiiinnn"

"Ayo main di luar, abang temenin"

Di kamar jaehyuk

Jaehyuk tengah merokok dan ngopi di balkon

"Gimana caranya jagain asahi, sedangkan gua nanti kuliah. Yedam gak tau perubahan asahi yang seringkali acak dan tak terprediksi"

Jaehyuk menyesap rokoknya perlahan, menikmati manisnya ujung rokok

Tok tok tok

"Bang jaeeeeeehyooooooookkk"

Tok tok tok

"Abaaaaaaaaang, bang lu masih hidup kaaaaan"

Jaehyuk auto panik, rokoknya ia injak. Persetan dengan sandal lantainya yang kotor, nanti bisa ia cuci

Jaehyuk buru buru bukain pintu, adek satunya ini semakin koar koar gak jelas

Klek

"Apasih teriak teriak"

"Hehehe gak papa sih, gua lagi gabut soalnya. Yo dah gua turun dulu mau nonton tv" sahi langsung pergi ninggalin jae yang plonga plongo

"Tau gini gak gua bukain pintu, biar dia koar koar ampe capek sendiri" dumel jaehyuk

Jaehyuk menutup pintu, ia kembali ke balkon

Melihat rokoknya yang gepeng membuat ia menghela nafas sabar

"Nasib punya adek prik ya gini"

Kamar lain

Mashiho tengah mengoperasikan komputernya, ia sengaja melacak tempat tersembunyi di sebuah bangunan semacam gudang

Kemarin waktu dirinya ke cafe ia mencuri dengar ada beberapa orang yang tengah membicarakan tentang sebuah kasus. Yang mashiho  dengar, kasus nya hampir sama dengan kasus asahi yang disiram minuman

"Kasus yang sama, tapi targetnya...? Ck nyebelin bat"

Mashiho menyesap es coklat nya singkat

Mashiho melacak dengan bekal nama lokasi saja

Seorang hacker pro seperti dirinya sangat mudah melacak lokasi

Sebenarnya dirinya malas melacak, namun setelah ia pikir, kasus yang ia dengar hampir sama seperti kasus asahi, ia jadi penasaran

"Apanih? Lokasinya jauh dari pusat kota? Kalau gua kesana gimana ya? Tapi caranya ijin bang yoshi gimana? Halah gak usah ijin ah, kalau ditanya, gua bisa bohongin abang"

Mashiho melacak lebih jauh

"Otw lah besok"

Drrtt drrtt

Ricky call

Mashiho me-lousepeaker

"Kenapa ric?"

"Besok nongki ye, si changjo lagi down nih"

"Waduh, ric gua gak bisa, besok gua ada tugas"

"Tugas paan? Lu nya aja sekarang jarang ngampus"

"Tugas penting dari abang gua. Lain kali ye"

"Yailah, lagi banyak tugas ye lu"

"Iye. Gua tutup ye, ini gua lagi bantu abang gua"

"Yodah"

Pip...

Di teras

Yoshi tengah menemani jeongwoo bermain, namun perasaannya tak tenang karena yedam belum bisa dihubungi

Yoshi melirik jeongwoo sebentar, dilihatnya jeongwoo sedang asik mengelus kucingnya

Yoshi mendial wa untuk menghubungi yedam

"Hallo bang"

"Yedaaaaamm kamu dihubungi sulit banget, kamu gak papa kan? Jihoon ama hyunsuk ngapain? Abang telpon gak diangat daritadi"

"Tadi nyari penginapan bang. Ini aja baru selesai beberes"

"Ya tuhan, bikin cemas aja kamu ini. Gimana disana?"

"Bang, gua pindah kesini aja gimana?"

"Hm tiba tiba ngomong kayak gitu, ada apa emang"

"Gua di balkon, vc ya bang, biar abang tau"

"Iya"

Yoshi beralih ke vc

Betapa terkejutnya yoshi saat tau pemandangan desa yang begitu indah

Yoshi menatap kagum

"Itu beneran? Desa yang dulu gua tempati 2 hari? Jihoon ama hyunsuk mana dek?"

"Lagi mesra kemesraan bang, makanya gua di balkon liatin pemandangan dari sini"

"Pengen di lempar emas batangan emang 2 curut itu. Kamu udah makan?"

"Udah bang, disini agak modern bang, pankapan deh kalau libur panjang, sodara sodara ajakin ke sini"

"Iya iya, jadi pengen libur, tapi gua mana bisa libur panjang, kerjaan gua masih banyak kek dosa si jihoon"

"Behahahahantu njir dosa nya bang ji. Abang kemusuhan bat ye ke bang ji"

"Gitu lah. Btw dah makan belum?"

"Udah bang. Gua gak sabar mau liat fajar di dekat pegunungan"

"Tumben, biasanya sunset"

"Sunset enak dipandang saat di gedung pencakar langit, kalau disini enaknya liat fajar"

"Fajar? Teman uwo?" Jeongwoo ikut nyaut

"Bukan, fajar itu matahari terbit" yoshi memberitau jeongwoo

"Ada dek uwo?"

"Iya lagi main sama meong"

Jeongwoo mendekat dengan menggendong si meong

"Abang kapan pulaaang uwo mau main"

"Abang pindah disini gak mau pulang wlee"

"Ya udah nanti game nya abang jatuh di tangan uwo "

"Gak boleh, lusa abang pulang. Nanti abang mau buang adek ke bonbin biar di mam singa"

"Abaaaaang, bang dam nakal, uwo mau gigit"

"Gigi adek masih kecil gak bakal sakit kalau gigit abang wlee"

"Udah udah, ntar adek nangis yang susah abang. Istirahat aja dam, besok kan kamu jalan jalan"

"Iya bang"









Tbc...

yoshi dan 9 adiknya S2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang