Night 21:00
Kanemoto Time
Isi rumah sangat heboh karena hadirnya Hyunsuk dan Jihoon. Mereka berdua memutuskan untuk menginap di kediaman Kanemoto
Di ruang tengah
"bang jihoon, temenin ruto bobo yaaa" ruto tengah gelendotan leher jihoon, sedangkan jihoon fokus merakit mobil mainan milik jeongwoo
"iya nanti abang temenin"
Disisi lain
Sofa ruang tv
Jaehyuk menatap bingung kearah yoshi yang sibuk main hp
"ngomong ke abang apa nggak ya? Tapi kalau gak dibolehin gimana" batin Jaehyuk
Yoshi menatap Jaehyuk, agak risih ditatap terus
"kenapa jae?" tanya yoshi langsung
"hhh pengen jadi abdi negara bang"
"kamu ini masih aja bahas gituan. Kalau bukan karena ayah, abang juga males maksa kamu jadi pembisnis. Yang punya cita cita gak cuma kamu doang, gua juga punya. Bahkan mimpi gua nih ya gua buang jauh jauh"
"emang abang punya cita cita apaan?"
"jadi pembalap"
"widiihhh bayaran gede tuh"
"emang iya sih, Tapi jauh lebih gede penghasilan dari kantor"
"kalau abdi negara gimana bang? Kan lagi trend tuh"
"ck halah itu gaji kecil gak menjamin cukup. Kalau pangkatnya besar gaji juga besar tapi perjalanan dari pangkat kecil menuju besar tuh gak gampang. Harus siap mental. Kalau mental nya gak kuat, mending gak usah"
"abang kok tau?"
"ya tau lah, semenjak kamu bilang pengen jadi abdi negara, abang coba cari info. Soal trend, itu cuma dari segi pekerjaan saja"
"selain jadi pebisnis boleh nggak bang?"
"gak boleh. Lebih baik kamu belajar untuk masuk univ"
"ngeselin"
"biarin"
"kalau jae nurut masuk univ, terus jae dapat apa?"
"dapat hikmah nya hahahaha"
"abaaaaaang"
"kalau kamu masuk univ, nanti abang beliin kamu mobil untuk kamu pake harian. Terserah kamu mau mobil apa ntar abang cariin"
"Jeep Rubicon ya bang"
Dengan santainya yoshi berkata "Rubicon tol"
"itu mah anaknya pejabat"
Author : Wey itu diluar skenario gua, cut cut. Incaran polsek ntar
Yoshi/Jaehyuk : sorry ngab
Author : Next!
"lambo aja deh bang. Murah itu"
"udah pasaran"
"Mercedes aja deh"
"ngoghey"
Mashiho tiba tiba join duduk di pangkuan yoshi
"widiihhh bahas mobil, cio mau dong bang mobil baru"
"gak gak, kamu udah punya kok mau lagi"
"bang cio jangan maruk deh. Kalau udah punya ya udah gak usah minta lagi" jaehyuk
"halah. Kalau cio ganti mobil baru gimana?"
"mobil mu masih bagus. Ntar kalau dah mulai muncul kerusakan baru ganti"
"lama lah abang"
"abang ngumpulin duit dulu lah"
"uang abang kan banyak, jadi bisa dong langsung beli" ucap jae
"itu uang perusahaan. Uang pribadi juga ada tapi pengeluaran kita kan butuh uang banyak jadi abang ngupulin dulu biar tetap stabil"
Tiba tiba
"jaeeee" teriak asahi dari atas tangga
"apa sih gua di ruang tv" setengah teriak
"jangan bilang aneh nya sahi kumat" yoshi agak waspada
Mashiho beralih duduk disamping yoshi karena kaki yoshi pegel mangku mashiho terus
"gak tau lagi gua ma sahi. Capek ngadepin" keluh jae
"jaehyuuuuukkkk" teriak sahi heboh
"apa sih. Gak usah teriak"
"muehehe gua mau tanya" asahi duduk di paha jaehyuk
"tanya apa?"
"berapa jumlah butiran pasir?" tanya sahi random
Yoshi dan mashiho melotot
"coba lu tanya pertanyaan yang normal bisa gak? Masa tanya butiran pasir" mashiho nahan emosi jiwa
"sahi, mending kamu main sama junghwan dan jeongwoo aja, daripada tanya gak ngotak cem itu" Yoshi kesal setengah modar
"apa sih, sahi kan tanya ke bang jaehyuk. Berapa bang jawabannya?"
Jaehyuk menghela napas sebentar
Jikalau ia menjawab, pasti 2 abangnya bakalan heboh dan tidak percaya
Tapi ini demi asahi yang kelakuannya seperti nano nano, dengan berat hati jaehyuk menjawab
"jumlah nya 10ribu triliun 10 milyar 10 juta 100 ribu"
"betoooooollllllll 100 untuk abang jaehyuk ganteng plus bonus cium"
Muach
Sahi mencium pipi jaehyuk habis itu ia langsung pergi
Yoshi dan mashiho masih mencerna jawaban jaehyuk
"lu pernah ngitung pasir beneran jae?" tanya mashiho
"kagak lah, kuker amat njir. Itu jawaban ngawur. Kalau gak digituin sahi bakalan terus terusan tanya yang gak gak"
"susah ya jagain sahi?" tanya Yoshi
"tadi nya susah, tapi seiring berjalannya waktu, gua jadi tau apa yang harus gua lakukan"
"bertahan untuk jagain sahi, jangan sampai abang panggil orang khusus untuk jagain sahi"
"jangan panggil psikiater bang, sahi kalau lagi stres emang gitu. Kalau dia dah baikan dia pasti jadi normal lagi" ucap jae
"semisal dia makin parah, bilang ke abang ya"
"iya bang"
"tidur yuk dah malam nih" ucap mashiho
Skip
Kamar jaehyuk
Jaehyuk duduk termenung di meja belajar
"hahhh jangan sampai abang tau kalau sahi punya kepribadian ganda"
Tbc...
KAMU SEDANG MEMBACA
yoshi dan 9 adiknya S2
FanfictionLanjutan Kanemoto Yoshinori menyembunyikan rahasia terbesar dalam hidupnya yaitu kenangan masa lalu sebelum adik adiknya lahir Jika salah satu adiknya mengetahui rahasia yoshi, akan kah yoshi menceritakan semuanya? Atau memilih menyembunyikan walau...
