makan malam kali ini terasa canggung bagi yoshi junkyu mashiho dan jaehyuk
mereka ber empat masih syok sama QnA junkyu dan sahi
mashiho jadi gak doyan makan
jae mengaduk nasi pelan dengan tatapan kosong tanpa memakannya
junkyu masih terngiang ngiang omongan sahi
yoshi tak nafsu makan, pikirannya fokus pada perjaka adiknya
"emang kalau motor nya ruto gua pakai, gak rusak?" yedam
"halah itu cuma motor kecil. lagian itu kokoh" doy
"terus ruto pake apa?"
"jalan kaki aja" yedam
"itu kan punya ruto, jadi yang pake ruto lah"
"pinjam bentar" yedam
"mau kemana emang?" sahi
"jajan di depan komplek" yedam
"jalan kaki aja, gua ikut" sahi
"bertiga, sama gua" doy
"ruto?"
"di rumah" sahi dam doy
"pelit"
...
sahi yedam dan doyoung keluar beli jajan
awalnya yoshi melarang keluar malam, tapi karna asahi mengancam 'video porn gay' kesayangannya hendak di bakar, akhirnya yoshi mengiyakan
mereka bertiga di beri waktu keluar 2 jam
.....
di kamar yoshi
yoshi junkyu mashiho dan jaehyuk sedang memikirkan nasib asahi
"apa tadi lu salah denger?" yoshi tanya ke junkyu
"sahi jawabnya jelas banget bang. tidur bareng capek main kuda kudaan di kasur" jawab junkyu
"sahi gak perjaka?" jae
"huhh kalau beneran sahi di bobol taro...hamil gak kira kira?" junkyu
"tolol. sahi cowok mana bisa hamil" sembur shiho
"minta di bunuh tuh si miskin" yoshi
"gak usah gitu. kalau taro mau tanggung jawab ya beneran lah, dia gak kabur" junkyu
"heh! dia miskin! yang di harapin apanya?! gua gak setuju kalau sahi dapat org miskin"
plak
mulut yoshi di gaplok shiho
"congor lu gua libas kalau ngomong miskin miskin lagi kalau kuping gua dengar lu bilang miskin miskin lagi, congor lu gua libas"
yoshi seketika nyali nya ciut
yoshi gak berani ngelawan mashiho karna mulut mashiho kejam dan horor (baginya)
jaehyuk muak sama perdebatan gaje
jae sudah berusaha menjauhkan asahi dari taro, namun sahi menganggap remeh
"gua dah peringati sahi buat jauhin taro, malah gua di marahi. yedam juga dah ngasih tau tapi gak di gubris" jae
"btw rumahnya taro dimana? ada yang tau?" tanya shiho
"gua tadi di kasih tau tempat kerjanya taro" junkyu
"kerja?" yoshi
"huum, ortu nya dah meninggal. buat nyambung hidup, dia kerja" junkyu
"kerja di mana?" tanya yoshi
"depan plaza" junkyu
"nama plaza nya apa?" shiho
"gak tau"
"tadi lu bilang dikasih tau" yoshi
"cuma dikasih tau kedai depan plaza doang"
"junkyu bego" shiho kesal
junkyu cuma nyengir
......
di lantai bawah
asahi yedam doyoung dan ruto makan jajanan yang mereka beli
"jarang jarang kan abang yoshi ngasih waktu keluar malam 2 jam" doy
"iya ya, lagi baik mungkin" yedam
"abang, emang bang yoshi biasanya ngasih waktu keluar berapa lama?" tanya ruto
"1 jam doang" sahi
"masih mending boleh keluar, ruto malah gak boleh. pulang sekolah ya langsung pulang gak boleh mampir ke mana2, kecuali di ajak abang mashi" ruto sambil makan jajanan
"adek masih kecil. gak boleh keluar lama lama" doy
"tapi dulu ayah selalu ngajak main ruto di mall. sekarang gak lagi, malahan bang yoshi kayak mindahin permainan mall ke rumah biar ruto dek uwo dek hwan gak keluar rumah"
"kalau kamu udah SMP, kamu bakal tau dunia luar kayak gimana" sahi
"bentar lagi ruto SMP" doy
"huuhh masih lama bang, sekarang kan ruto baru kelas 5" ruto
"5SD tapi tingginya hampir sama kayak doy" yedam
"ruto kan tinggi, kayak ayah" ruto
"kalau ruto tinggi, bang mashi kayak cebol dong, dia kan pendek" ceplos sahi
"heh, ntar bang mashi denger, abis lu di gaplok" yedam
"hadeh mulut gua fakta banget" sahi merutuki mulutnya
tbc...
KAMU SEDANG MEMBACA
yoshi dan 9 adiknya S2
Fan-FictionLanjutan Kanemoto Yoshinori menyembunyikan rahasia terbesar dalam hidupnya yaitu kenangan masa lalu sebelum adik adiknya lahir Jika salah satu adiknya mengetahui rahasia yoshi, akan kah yoshi menceritakan semuanya? Atau memilih menyembunyikan walau...
