23. Sepakat

7K 635 239
                                        

Hallo..
Happy reading, ya!





***

Setelah bangun dari tidur, Sea kembali dengan wajah yang lebih rapi dan segar. Tidak seperti pagi tadi. Ia bertanya pada Lala yang sedang menonton Drakor di ruang tengah, "Liat Kak Galaksi gak, La?"

Seingatnya, tadi Galaksi ia tinggal di ruang tengah, dan ia bergegas mandi. Tapi saat turun dari lantai dua, ia tidak melihat Galaksi.

Ya, rumah Sea nyaris seperti rumah Galaksi. Bedanya, Sea memiliki tiga lantai, sedangkan rumah Galaksi hanya dua.

Kamar yang paling besar ada di lantai tiga, tapi ayahnya tidak berniat memasang lift membuat Lala dan Sea malas untuk tidur di sana.

Paling sesekali, agar berpenghuni, dan tidak berhantu.

"Di belakang sama Ayah!" Nada suara Lala tampak tidak bersahabat.

"Mama?" Tanya Sea lagi. Ia duduk di sebelah Lala, dan memperhatikan saudari tirinya itu serius dengan drakor Dr Romantic 3 yang sedang on going itu.

"Ntah! Teriak aja. Tar juga Mama nyaut!"

"Lo kenapa sih? Ketus banget!" Kesal Sea.

"IH, KIM SABU, LEKAS MEMBAIK!" Pekik Lala histeris saat pergelangan tangan Bu Yoong Joo, yang di perankan oleh Hun Suk Kyu itu mendadak nyeri saat melakukan operasi di pusat layanan trauma.

"La, gue ngomong sama elo!"

"Ha? Kenapa kenapa?" Tanya Lala mempause laptopnya.

"Elo marah ya sama gue?" Tanya Sea lagi.

"Iya." Kali ini, Lala mengangguk dengan raut wajah datar. Lalu, ia kembali menonton serial drama yang sudah tiga tahun ia tunggu-tunggu itu.

Sea memukul pelan paha Lala, membuat perempuan dengan celana pendek itu menjerit dengan berlebihan, "Sakit badjingan!"

"Ya makanya jangan marah."

"Ada orang bujukin orang marah kaya gitu?" Sebal Lala. Sea ini kurus-kurus, tapi lumayan juga tenaganya.

"Gegara apa lo marah?"

"Sea? Sadar diri itu perlu tau. Ya masa lo gak peka kenapa!"

"Gara-gara kejadian tadi pagi?"

"Yaps! Thats right," ujar Lala malas. Ia biarkan film itu berputar tanpa fokus darinya. Biarkan saja, nanti juga bakal ia undur durasinya.

"Ya kan gue kebawa mimpi, La. Lo nyebelin di mimpi gue kemarin. Demi."

"Teros, salah gue gitu?" Ia melotot.

"Iya! Siapa suruh lo masuk ke mimpi gue."

"Dasar sinting!" Maki Lala.

"Mana gue tahu kalo gue masuk ke mimpi lo! Najis banget gue masukin mimpi lo yang gak jelas itu."

"Ya namanya juga kebawa mimpi," ujar Sea.

"Ya gak gitu juga dong, Sea!"

"Dia tuh kesel bukan karena itu, Ya." Tiba-tiba, Arina muncul melerai pertengkaran kedua putrinya.

"MAMA!" pekik Lala melotot.

"Terus?" Tanya Sea.

"Gaosah dengerin Mama! Mama itu seratus persen bohong!" Kesal Lala.

Arina datang dengan ponsel di genggamannya. Ia duduk di hadapan Sea dan Lala.

"Karena tadi Galaksi minta izin buat nikahin kamu lebih cepat dari rencana kalian kemarin pas tunangan, dan segera bawa kamu ke Jakarta, ya, jadi dia uring-uringan," ledek Arina.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 01, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Sagala 2 Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang