Dirty Dream
[ Romance --- BxB ]
~ You're wrong to teasing me ~
🔞🍋
"Taufan kau bajingan"
Netra ruby dengan kilau tajam itu menatap arloji yang tertempel di pergelangan tangan kirinya. Wajahnya tampak mengeras karena tidak nyaman berada di situasi ini.
Dentuman musik serta bau alkohol tampak menyeruak membuat dirinya menyerit tidak suka.
Harusnya ia segera pulang saja selepas selesai rapat, namun sahabat bajinganya itu mengajaknya ke bar dan meninggalkan nya sendiri, sedangkan dirinya tengah asik menggoda beberapa betina dengan kain kurang bahan.
"Hahhh aku harus pergi" Merasa sudah muak dengan semua ini dia akhirnya beranjak pergi dari bartender setelah meneguk beberapa alkohol juga.
Dia memang tidak suka dengan keramaian, apalagi sedari tadi ia dikerumuni oleh parasit yang bergelayut manja disekitar menawarkan pesona mereka untuk dijamah olehnya.
"Tckk" Decakan sebal serta raut wajah marah itu membuat beberapa wanita disana menjerit, meskipun marah pesonanya tidak hilang atau malah bisa dikatakan bertambah.
Tentu saja siapa yang tidak akan meleleh ketika bertemu dengan Halilintar Thunderstorms? Wajah tampan bak pahatan patung dewa yunani dengan hidung mancung dan rahang tegap, apalagi dirinya bergelar sebagai CEO muda dari perusahaan ternama dinegara nya.
Tentu saja gelar CEO muda menjelaskan bahwa dia masih single meskipun ia sudah berusia 25 tahun, maka dari itu banyak wanita yang mencoba untuk merebut hatinya, namun dinding kokoh yang begitu dingin yang mereka dapatkan ketika mereka mencoba mendekati Halilintar.
Muak dengan keadaan ini Halilintar segera beranjak pergi dari sana, dia sempat menelpon Taufan sahabat sekaligus tangan kanan kepercayaan nya itu dan berkata.
"Jika kau tidak kembali dalam 10 menit aku akan memotong kepalamu hidup hidup" Telpon dimatikan secara sepihak oleh Halilintar, lalu langkah kakinya berlanjut kearah pintu keluar bar.
Sebelum keluar netra ruby nya tampak menangkap siluet orang yang ia kenali, langkah nya terhenti sejenak.
Benar itu adalah orang yang familiar bagi Halilintar.
'Bukankah dia sekertaris yang baru saja diangkat? ' begitu batin Halilintar, secara reflek langkah kakinya mendekat kearah siluet seorang pria yang tengah teler di sudut meja dengan botol alkohol yang berserakan.
'Bukan kah aku menyuruhnya pulang terlebih dahulu, apa yang ia lakukan disini'
Halilintar berhenti tepat disebelah pria itu, wajahnya tampak tertutup karena ia menunduk, dan Halilintar baru sadar jika ada suara isak tangis dari sana.
"Solar? " Yang dipanggil tampak sedikit tersentak, dengan perlahan dia mengangkat wajahnya.
Wajah tampan mendekati cantik itu tampak sayu dengan rona merah di pipinya sungguh sangat menggoda iman, jika saja bukan Halilintar yang ada disana sudah pasti ia akan segera dilahap oleh orang lain.
"Apa yang kau lakukan disini?" Pria yang di panggil Solar itu tampak menatap Halilintar dengan kesal, lalu tiba tiba jas yang Halilintar kenakan ditarik Oleh Solar.
Tentu saja Halilintar terkejut dengan itu, saat ia ingin menanyakan apa maksud tindakan Solar yang tiba tiba ini, sebuah racauan keluar dari bibir mungil itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Teaser Star - Halisol
FanfictionKarena tidak peduli apa kata astrologi-bagi Halilintar, hanya satu bintang yang menggoda cukup dalam untuk menghancurkannya. Dan itu adalah Solar. Disclaimer - Oneshoot - bxb - Ship Halisol -🍋🔞
