[Qaizz POV]
Pukul 21.15
Ruang Tunggu Lobby RS MEDIKA
🔖
"... Bapak Fino dan Bapak Arie mengalami luka yang cukup serius, kondisi mobil depannya hancur ditabrak pengendara lain yang mabuk, Sebuah keajaiban untuk Juno, pak. Dia baik-baik saja di carseat belakang, hanya terdapat luka memar dan sedikit dehidrasi karena lamanya proses evakuasi. Kami mohon maaf untuk keadaan Juno yang sedikit lecet dan memar karena kami tidak punya pilihan lain selain membongkar dan mengeluarkan paksa. Nanti bapak bisa cek sendiri bagaimana keadaan mereka. Silahkan pak saya antar Nurse station untuk ambil kartu pengunjung pasiennya." Polisi yang menangani kecelakaan Fino dan keluarga itu menjelaskan kejadian sebenernya pada Neo.
"......tenang saja, keduanya sudah pihak Rumah Sakit tangani dengan segera melalui tindakan operasi. Kami sudah berusaha secepat mungkin mengevakuasi kendaraan milih bapak Fino, karena kondisi mobil yang saling bertumpuk dan terhimpit, jadi tim kami butuh waktu 5 jam total untuk evakuasi dan perjalanan untuk membawa mereka ke rumah sakit."
"...... sepertinya mobil mengarah ke puncak untuk mendatangi villa sewaan karena itu nomor terakhir yang kami selidiki dari ponsel milik Bapak Fino. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10 pagi, mobil yang menabrak tidak lebih baik kondisinya, hanya ada seorang didalam mobil dan dia tewas ditempat. Ini barang-barang penting yang kami temui Pak Neo, silahkan diperiksa. Jika ada hal yang kurang segera laporkan kepada kami."
"Oh iya pak, terimakasih banyak sudah mau bersedia menunggu kami sampai, nanti saya kabari lagi dengan adiknya Arie untuk urusan asuransi dan mobilnya" jelas Neo.
"Baik kalau begitu saya pamit dulu pak, silahkan untuk selanjutnya kami serahkan pada pihak RS dokter dan suster yang merawat."
"Baik terimakasih."
****
Pukul 21.20
Kamar Tunggu Pasien ICU
Ruangan seluas 5x4 meter dengan kasur single, sofa juga dilengkapi dengan TV dan toilet itu cukup nyaman untuk mereka tempati, tapi jika harus menginap. Rasanya hanya cukup untuk 1 orang saja, bahkan 2 jika satu orangnya bersedia tidur di sofa.
"Dek, abang nyari hotel dulu, kita nginep aja malem ini. Besok sore baru kita balik, abang udah gak ada tenaga buat nyetir pulang, lagian kasian kalau kita tinggal Gemi sendiri." Ucap Neo pada sang Adik.
"Iya bang, lo gapapa duluan aja, gue masih pengen nemenin, gue bisa tidur di sofa sini, kasian juga kalau Gemi ditinggal. dia masih shock, sampe sekarang aja belum berani masuk liat kondisi mereka."
"Kemana dia sekarang ?"
"Lagi di toilet"
"Yaudah, gue balik nyari hotel dulu ya Natt, ini gue tadi beli makanan buat kalian, kabarin kalau ada apa-apa, administrasi udh gue urus tadi"
"Iya bang, makasih banyak gue jadi ngerepotin lo"
"Udah kalem aja, Gemi adek gue juga, gue balik dulu" ucap Neo mengecup kepala sang adik sembari memeluknya singkat.
.
.
.
Gemi keluar dari toilet dan duduk terdiam disamping Natta yang sedang memainkan game pada ponselnya.
"Natt..."
"Huh?"
"Bang Neo kemana ?"
"Oh, dia balik nyari hotel, kasian baru pulang kerja langsung anter kita kesini, oiya itu barang milik bang Fino ada di meja, sama makanan dari bang Neo tadi dia beli, buat kita makan"
Gemi tak menanggapi, matanya kosong.
.
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIANDRA
FanfictionGeminiate Diandra dan drama di hidupnya. Main Cast Gemini Norawit Titicharoenrak as Gemi Fourth Nattawat Jirochtikul as Natta Pond Naravit Lertratkosum as Fino Phuwin Tangsakyuen as Arie Kim Rosedy as Juno Disclaimer 🗝️ BxB AU 🗝️ Fiksi 100% hasil...
