.
.
.
.
keesokan harinya
jam menunjukan pukul 06:00
dikediaman keluarga kecil alferan sudah terlihat aya yang sedang menajikan makanan makanan untuk sarapan
aya terlihat sibuk menyajikan makanan, sedangkan chika sedang menyiapkan tasnya dan christy yang akan bergegas pergi sekolah karna ini adalah hari senin
setelah selesai menyiapkan barang barangnya dan sang adik, chika menghampiri aya untuk membantu menyajiian makanan
"bukk, mau chika bantu apa?"tanya chika
"ah gak usah kak, ini bentar lagi selesai kok, tapi kalo mau bantu, tuh siapin mejanya, oh iya tuan aran belum bangun yah?"tanya aya
"yaudah chika siapin meja yah, aran? kayaknya belum deh"ucap chika kemudian mengambil beberapa piring dan ditaru diatas meja
"kak, tuan arann, jangan panggil aran aran begitu dong, gak sopan tau"tegur aya
"yahh chika sih mau aja bilangnya begitu, tapi tadi malem dia sendiri yang ngotot mau dipanggil aran aja jangan pakek tuan tuan segala"jelas chika sambil merapikan piring piring dimeja makan
"huhh terserah deh"ucap aya pasrah
setelah mengatakan itu, christy dan poco masuk kedalam rumah sambil membawa barang barang yang akan poco perbaiki, karna memang pekerjaan poco adalah tukang memperbaiki peralatan rumah tangga yang rusak, sekaligus petani rumput laut
dan kenapa christy bisa ikut dengannya sepagi itu? itu karna sudah menjadi rutinitas christy dan chika membantu sang ayah untuk mengambil barang barang yang titipankan digudang rumah mereka untuk diperbaiki nanti
back to the topik
christy menaru barang barang yang dititipkan disamping meja tukang poco setelah itu menghampiri chika dan aya yang berada didapur
"abang aran mana?"tanya christy
"kayaknya masih tidur deh"ucap chika
"hmm kenapa gak dibangun in?"tanya christy
"jangan dong sayang, mungkin tuan aran masih kecapekan karna kemarin?"jelas aya
"ohhh"ucap christy
kemudian christy duduk dikursi meja makan sambil menunggu aya menaru makanan yang ia masak
setelah makanan disajikan, christy, chika, aya dan poco memakan masakan dari aya
"hemmm enak nihh, tapi kok? ikan semua yah buk?"tanya christy
"ini ikan hasil tangkapan dari tuan muda, cobain deh"ucap aya
tanpa banyak bicara mereka semua memakan masakan dari aya
ditengah tengah keheningan sarapan, aran keluar dari kamarnya dan menuruni tangga
"pagi tuan muda"ucap aya dan poco bersamaan
"ehh?"ucap aran kaget karna melihat keluarga alferan sudah berkumpul sepagi itu
"bang aran bang aran, sini makan"ajak christy
aran yang nyawanya masih didalam mimpipun hanya mengangguk ngangguk saja kemudian duduk disamping poco
"tuan aran mau makan yang mana? biar bibik ambilin"ucap aya
"ehh bik, mending bibik panggil aran aja deh, soalnya aran gak nyaman kalo bibik manggil aran tuan tuan gitu, kan ini juga lagi dirumah bibik"ucap aran tak enak hati karna aya masih memanggilnya dengan sebutan tuan
KAMU SEDANG MEMBACA
Untuk Sementara (chikara) #TAMAT
Novela Juvenilmenceritakan tentang seorang yang bernama zahran danugra herlan atau sering dipanggil aran.. aran adalah anak pertama dari 3 saudara, ia terlahir kaya dan sangat terkenal karna ia akan mewarisi semua harta kekayaan orang tuanya tetapi, sewaktu ia b...
