"ayah sebenarnya memang selingkuh dari bunda" ucap ayah lalu mengghela nafas
"ayah selingkuh karna ayah tau bunda kalian masih sayang sama lyla, bukan. Bukan sayang tapi lebih tepatnya cinta. Bunda kalian masih mencintai wanita itu, sebelum dedel dan juga lily hadir di dunia ayah selalu mencoba agar bunda kalian melirik ayah dan memberikan rasa cinta itu pada ayah
Selama beberapa bulan ayah mencoba agar bunda kalian melirik ayah tapi tidak. Barang setitik pun tidak. Ayah capek, maka dari itu ayah memilih untuk bermain dengan wanita lain di luar sana. Dan lulu maafin papa, papa memang bajingan yang hanya mau enaknya saja maaf. Dan untuk oniel maafin ayah sayang, ayah gak bermaksud buat nelantarin kamu tapi waktu ayah bersama ibumu ayah jadi punya alasan untuk menjauhi ibumu, ada sebuah problem yang kami hadapi jadi ayah meninggalkan ibumu tanpa berpisah dan mengirim uang setiap bulan hanya saja ayah saja yang brengsek dan memberhentikan uang sekolahmu, maaf maafin ayah"
Setelah penjelasan panjang lebar ayah kemudian mengambil nafas dalam dalam. Dan menteka airmata yang keluar
Zee terkekeh dengan semua fakta yang ada
"Keluarga ini sangatlah munafik, sekarang aku tau kenapa adeline memilih untuk kabur dari rumah dulu. " zee berdiri dari duduknya dan melangkah ke keluar rumah.
Lulu sedari tadi diam kini angkat bicara "anda adalah seorang ayah yang tidak bertanggungjawab kepada anak-anak nya sungguh aku malu memiliki ayah sepertimu, dan untuk tante maaf kalau ada kata kata saya yang menyakitkan tapi semua yang saya katakan tadi adalah kebenarannya" setelah itu lulu berjalan keluar
"Maaf yah oniel gak bisa nerima permintaan maaf dari ayah, dan tante saya rasa tante terlalu egois sampai sampai membuat semuanya runyam. Kalau tante mau tau semua rahasia suami dan berbagai pacarnya semuanya ada di adeline tante, dia tau semuanya bahkan rahasia kecil hingga terbesar " ucap oniel lalu berdiri
Belum sampai pada pintu oniel kembali berbalik "semua rahasia ada pada adeline tante, apa yang tante cari ada sama adeline bahkan kebusukan orang orang di sekitarnya" setelah itu oniel melanjutkan langkahnya
Oniel pov
Setelah mengatakan itu aku benar benar keluar dari rumah langsung menuju ke mobil, saat aku membuka pintu ku lihat wajah adeline yang tampak bengkak, sungguh menyedihkan
"Udahlah ly gapapa, yuk pulang biar gue yang nyetir yah, lu gak bakalan sanggup nyetir sekarang" ucapku lalu di angguki oleh adeline dan lulu
Oniel pov end
Adel, dan zee memperhatikan mobil itu keluar dari halaman mansion di mata mereka masih banyak pertanyaan yang entah siapa yang bisa menyelesaikan pertanyaan itu.
"Zee ternyata oniel saudara, pantesan berasa banget dulu sodara ternyata" ucap adel dan mulai melangkah untuk duduk di teras rumah.
"Gk nyangka juga gue ternyata lulu temen kelas kita juga sodara kita, kocak banget hidup gue, mana ketauan anak haram lagi gue" ucap zee dengan nada sedikit bercanda untuk mengurangi ketegangan yang terjadi tadi
Malam itu penuh dengan kejutan yang sangat mengejutkan.
Pagi
Adel dan zee sedang sarapan di rumah, namun dengan suasana yang canggung antara orang tua dan anak. Adel dan zee selesai makan langsung berdiri dan meninggalkan ruang makan tanpa mengatakan sesuatu
Ayah dan bunda melihat itu sungguh sangat menyesal karena fakta fakta yang harus di dengarkan oleh anak anaknya
Adel dan zee melangkah ke luar mereka melangkah ke arah luar gerbang bukannya mengambil mobil mereka malah menunggu taxi online yang mereka pesan
Skip...
Mereka sampai di sekolah langsung melangkah masuk, banyak yang melihat mereka. Bertanya tanya kenapa mereka tidak membawa mobil dan malah menaiki taxi online
"Hai zee del kalian mukanya murung banget? " sapa sisca dengan wajah bingung, zee dan adel kompak menggeleng
"Enggak kok, cuman kurang tidur ajah" ucap zee kemudian melangkah masuk ke arah lingkungan sekolah.
"Eh zee tau gak sih, ada murid baru loh di sekolah ini mirip lagi mukanya sama adel, namanya juga hampir mirip " ucap sisca sambil sesekali memperbaiki rambutnya.
Sontak zee terhenti, seperti tersengat listrik, zee tau siapa yang di maksud sisca tapi dia mencoba berfikir positif bahwa bukan dia tapi orang lain tapi kalau nama apa mungkin beneran dia
"Zee kok berhenti sih kamu juga del kenapa langsung berhenti" sisca ikut berhenti ketika ia melangkah malah zee dan adel terhenti.
"Anak barunya di kelas mana? " tanya adel
"Sekelas sama kalian, dan tau gak paling parahnya? Dia salah satu donatur sekolah ini keren gak keren lah" ucap sisca
Adel dan zee saling bertatap tatapan sungguh itu sangat tidak sehat untuk mereka.
Skip.....
Setibanya di kelas, zee dan adel berjalan ke tempat duduk mereka. Tak berselang lama guru masuk ke dalam kelas
"Selamat pagi anak anak" guru itu adalah wali kelas mereka, 'pagi bu' serentak semua membalas.
"Baik anak anak ibu tercinta sepertinya kita kedatangan teman baru nih, ayo kamu masuk perkenalkan diri" ucap guru itu dan menyuruh seseorang dari balik pintu untuk masuk.
Baru satu langkah murid itu memasuki kelas, kelas yang tadinya diam seketika berisik, murid itu sedikit tidak nyaman
"Anak anak tolong perhatian nya kedepan, silahkan perkenalkan diri kamu" ucap Ibu guru menyuruh murid baru itu memperkenalkan dirinya
"Halo semuanya kenalin gue
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret (Slow Update)
Teen Fiction"kaka hari ini kita sekola aku duluan yah mandinya" ayas kemudian melepaskan pelukannya "udah sana kalo gitu nanti gantian kaka mau bobo lagi bentar" Ayas yang melihat itu langsung menuju ke kamar mandi dan memulai ritual mandinya, tak selang bebera...
