"Namanyaa..."
Pitt....
Pittt.....
Suara hon dari sebuah kereta menghentikan perkataan freen sebenta lagi.
"sialan mengganggu saja, apa yang ingin freen sampaikan sebenarnya, aaaa!!" pekik becky dalam hati merasa jengkel dengan kereta yang memberi salam dulu sebelum freen menghabiskan ucapannya.
"Freen, kamu disini ternyata" sapa seng keluar dari kereta miliknya berserta 3 orang anak buahnya.
"Sayang ayuk lah kita pergi, semua orang sudah menungggu kita disana" ujarnya lagi dengan ekpirasi yang menjengkelkan.
Senyum sinis freen tampilkan dengan memandang tajam anak mata milik seng.
"Andai kata saya tidak mahu ikut?" ujarnya sinis
"Ikut atau ku paksa kau mengikutiku" balas seng lagi.
"Baiklah, bagaimana cara mu memaksaku mengikutimu?" tanya freen sengaja memanjing emosi pihak lawan.
"Haha kau ingin tahu?"
"Dengan cara aku menghancurkan gadis disebelahmu. Kamu menyukainya kan freen?" tanya seng berasa puas hati karna dapat membuat freen checkmate dengan pernyataannya.
"Sesuai harapan" ujar freen lalu tertawa terbahak bahak mereasa lucu dengan tindakan yang akan diambil seng.
"HAHAHA dan kamu tahu bagaimana aku memaksa kamu untuk meninggalkan ku?" tanya freen puas hati melihat wajah merah padam milik seng.
"Sialan kamu kira aku siapa?" pekik seng tersalut emosi.
"Haha santai, emosimu tidak membuatku tertarik untuk mengikutimu"
"Perempuan sialan, Shah hajar dia untuk aku" perintah seng untuk anak buahnya. Ketiga tiga mereka mulai mengorak langkah mendekati freen. Manakala gadis itu hanya berdiri santai tetap dengan posisinya. Setiap langkah yang mendekati tempatnya senyumnya semakin lebar dari masa ke semasa, kemudian berkata....
"Berterima kasihlah kepada karna sudah menghantar kalian, malaikat maut sudah lama menanti kepulangan kalian semua. Dan sekarang dia sedang menangis kegembiraan menyambut kepulangan anak kesayangannya" kemudian ditutupnya dengan tawa yang membuat sesiapapun yang mendengarnya akan merinding ketakutan.
Lalu dengan cepat tangannya memukul perut salah satu anak buah seng dan mematahkan lehernya hingga menghadap ke belakang melihat ke arah seng.
"YAHAHAH seterusnya kalian berdua, HEHE menyenangkan dapat membunuh kalian semua YAHAHAHA" ujarnya sebelum kedua dua dari anak buah seng tumbang begitu saja, becky yang berada dibelakangnya mengigil ketakutan.
Membuatkan senyum tipis di bibir seng terbit setelah melihat becky yang mengunduk ketakutan melihat sisi gelap yang dimiliki oleh freen.
"Oii pompuan dibelakang tu, liatlah monster didepan mu ini. Membunuh sesiapapun tanpa mengira akibat yang dia tanggung, apa kamu ingin berterusan hidup sebagai pelari nantinya, lari dari siapa? Lari dari polis dan karma tuhan HAHAH" ucapan seng membuatkan freen sedar ternyata ada gadis mungil itu yang mengikutinya dan sekarang yang lebih teruknya adalah dia melihat sisi gelap miliknya.
Menimbulkan rasa sedih dan kecewa dalam hatinya karna tidak dapat mengontrol emosinya, dan sepantas itu juga dia menyedari becky adalah kelemahannya. Kemudian dia kembali melihat seng dan tersenyum sayu lalu kembali berkata...
"Jika yang mengejar ku adalah polis maka dia akan mati ditangan ku dan andai dia adalah setan yang ingin membalas dendamnya yang ada pada ku akan ku bunuh dia kedua kalinya lalu andai itu tuhan mengejarku dengan petir maka aku akan berdiri teguh diposisi ku untuk menerima sambaran petirnya. Walau bagaimana pun dosa yang ku lakukan mungkin hanya tuhanlah yang menerimaku sebagai anaknya tanpa berasa malu bahawa aku adalah ciptaannya namun sayangnya sekarang aku hanya sedang menjalankan tugas ku dari malaikat maut iaitu menghantarmu ke pintu masuk neraka" jelasnya panjang lebar lalu berlari dengan pantasnya memukul seng tanpa ampun begitu juga seng coba untuk memukul freen namun tenaga milik freen lebih kuat darinya.
ANDA SEDANG MEMBACA
A litte bit psycho, girlfriend
Teen FictionFreenbecky . Cerita rekaan semata mata . Newbie write Try baca. Bahasa melayu Kebanyakan typo Slow update sebab malam asrama ygy👍
