Semua berawal dari sebuah perjodohan antara hanna dan taehyung. Sebuah pertemanan pun di pertaruhkan dalam mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka.
Hari itu jimin sedang berkunjung ka apartemen hyejin, saat sedang menonton televisi, jimin melihat berita tentang taehyung dan hanna yang menghadiri sebuah pesta.
Kim taehyung dan kim hanna adalah pasangan yang sangat serasi . . Begitulah kira-kira isi beritanya. Di berita tersebut taehyung dan hanna berfoto dengan orang tuanya dan orang yang mengundang mereka. "Hyejin-a, lihatlah itu taehyung bukan ?." Hyejin yang sedang mempersiapkan minuman di dapur segera berlari menghampiri jimin. "Lihatlah." Ujar jimin. Hyejin melihat taehyung dan hanna di dalam berita seperti pasangan kekasih namun ia menampik pikiran itu. "Hanna sangat cantik." "Hanna ? Di mana hanna ?." "Aaiiisshh kau ini, lihatlah baik-baik wanita itu hanna." Jimin pun memperhatikan dengan baik wanita yang ada di televisi tersebut. "Ah kau benar, itu hanna, lihatlah hyejin dia sangat cantik." "Eoh." "Bagaimana mereka bisa bersama ? Apa taehyung tidak mengajakmu ke acara itu ?." "Taehyung tidak mengatakan apapun padaku." Hyejin terlihat kecewa dengan berita yang ia lihat pagi itu. . . Sedangkan taehyung tengah bersiap, saat keluar dari kamarnya ia melihat hanna yang siap untuk pergi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mau pergi ?." "Eoh, aku ada janji dengan eomma hari ini, kau mau menemui hyejin ?." "Nee, aku tidak lama, saat makan siang aku akan pulang, kita makan siang bersama, ada yang kau inginkan, aku akan membelinya saat pulang." "Tidak usah repot-repot, aku akan bersama eomma seharian ini, ini hari peringatan appa." "Kau tidak bilang apapun padaku hanna." "Tidak apa, pergilah, aku pandai membuat alasan, kau tenang saja." Taehyung bahkan tidak habis pikir dengan pikiran hanna saat itu. "Mulai sekarang beri tahu aku apapun itu, penting atau tidak beri tahu aku, aku suamimu hanna." Terang taehyung dengan nada bicara sedikit tinggi. "Ada apa denganmu ? Kenapa kau marah ? Ah kau takut eomma berpikir yang tidak-tidak tentang menantu kesayangannya ?." "Bukan begitu maksudku." "Tenang saja, aku sudah bilang bukan kalau aku pandai membuat alasan, aku pergi." Hanna pun pergi, taehyung tampak kesal dengan sikap hanna pagi itu. . . Jimin berpamitan pada hyejin, ia berencana untuk mencari furniture untuk mengisi apartemen nya yang masih kosong. Di perjalanan jimin berpapasan dengan taehyung yang hendak menuju ke apartemen hyejin. . . Taehyung tampak menatap tidak suka dengan pertemuan tersebut. "Kau mau bertemu hyejin ?." Taehyung hanya diam, ia enggan untuk menjawab pertanyaan jimin. "Sepertinya kau masih sangat membenciku, aku hanya mampir bukan untuk merebutnya, lagi pula aku sudah tertarik dengan wanita lain." Ujar jimin seraya melanjutkan langkahnya. . . Taehyung pun melanjutkan langkahnya dan taehyung pun sampai di apartemen hyejin. Taehyung pun menekan bel apartemen hyejin. Hyejin bergegas membuka pintu. Hyejin langsung memeluk taehyung namun respon taehyung tampak acuh hari itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.