8. Aku Kebal Kok

1.2K 143 12
                                        

Kini waktunya pelajaran olahraga bagi kelas XII IPA 2. Semua murid keluar kelas dan berjalan menuju lapangan.

Juani melangkah paling depan dengan penuh semangat, disusul oleh Revano, Bima, dan Milo di belakangnya.

Saat mereka tengah berjalan, tiba-tiba terdengar suara keributan. Mereka melihat Juani di depan sedang beradu mulut dengan seorang perempuan yang baru saja berusaha berdiri dari posisi duduknya.

"Kenapa, Ju?" tanya Revano sambil menghampiri.

"Nih cewek Gak jelas. Dia yang nabrak, gue yang dimarahin," gerutu Juani kesal sambil menepuk-nepuk celana olahraganya.

Revano, Milo, dan Bima mengalihkan pandangan ke arah perempuan itu. "Loh, Cania!" ucap mereka bertiga hampir bersamaan.

Revano, Milo, dan Bima memang mengenal Cania. Milo dan Revano mengenalnya karena pernah berada di organisasi yang sama, sementara Bima mengenalnya karena mereka pernah dihukum bersama membersihkan halaman sekolah akibat datang terlambat.

Sekadar informasi, Cania adalah mantan Revano. Namun, tak ada yang tahu karena hubungan mereka hanya bertahan selama satu minggu. Dulu, saat awal MOS, Cania sempat menyukai Revano dan mengajaknya berpacaran. Karena merasa tidak cocok, hubungan itu pun berakhir begitu saja.

"Lo gakpapa?" tanya Milo sambil mengulurkan tangannya untuk membantu Cania berdiri.

Cania menerima uluran tangan itu. "Gakpapa. Tuh temen lo jalan gak lihat-lihat. Buta kali matanya!" bentaknya sambil melotot ke arah Juani.

"Lo yang buta! Jelas-jelas lo yang nabrak gue duluan," balas Juani tak mau kalah.

"Eh, gue lihat ya, lo duluan yang nabrak gue."

"Gak! Lo yang nabrak gue!"

"Gak, lo!"

"Lo!"

"Lo!"

Mereka berdua saling melemparkan perkataan tanpa henti.

"Yeh, dasar cewek gila," ucap Juani sambil memutar bola matanya, malas meladeni gadis seperti itu.

"Apa lo bilang gue gila?! Elo yang gila!" Cania tak terima.

"Lo yang gila!"

"Lo!"

"Lo!"

"Pokoknya lo!"

Lagi dan lagi mereka saling berbalas ucapan.

"Eh, udah-udah, jangan ribut," lerai Bima sambil memisahkan Cania dan Juani dengan tangannya.

"Kalau ribut lagi, jodoh lo berdua," lanjutnya santai.

Ucapan itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Cania dan Juani secara bersamaan.
"Amit-amit!"

"Tuh kan, jodoh," ledek Bima karena mereka menjawab serempak.

Juani dan Cania saling membuang pandangan. "Ogah," lagi-lagi mereka mengucapkannya bersamaan.

Tak ingin melihat drama kecil antara teman dan mantannya semakin panjang, Revano segera bertanya, "Ngomong-ngomong, lo ngapain masih di luar, Can? Ini udah jam pelajaran."

"Gue abis dari UKS. Ada yang sakit," jawab Cania sambil menoleh ke arah Revano.

Ternyata Revano makin ganteng, batin Cania.

"Siapa?" tanya Milo.

"Gue juga gak tahu. gak sengaja ketemu pas mau ke toilet. Gue lihat dia sakit, jadi gue bawa ke UKS. Tapi kayaknya anak IPS, soalnya tadi Jeriko nanyain soal tugas," jelas Cania.

STOLEN GIRLCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang