09. Virus

76 37 3
                                        

REMINDER ─ Untuk setiap adegan cerita ini hanyalah fiksi, bukan merupakan sindiran ataupun pencemaran.

***

Kerumunan dan keramaian kota Tokyo diisi oleh berbagai macam orang yang berlalu-lalang. Pekerja kantoran yang baru pulang kerja, band yang menawarkan brosur konser mereka karena tidak laku, orang mabuk di sepanjang trotoar, cosplayer, geng anak sekolahan.

"Adrin, apakah ada ide yang terpikirkan olehmu untuk mengatasi hal ini?"

"Tidak, ini terlalu sulit Yama. Permasalahan ini bukankah seharusnya bukan tugas kita? Tuan sangat egois. Dasar!"

"Iya, dia hanya mementingkan diri sendiri. Saat mendapat ide brilian dipuji, sedangkan ide busuk diperlakukan buruk sekali olehnya."

"Pikiran licik. Aduh Yama, otakku tidak berfungsi lagi."

Seorang wanita menghampiri mereka. "Selamat malam Tuan-tuan, sepertinya anda sekalian sedang kebingungan akan sesuatu ya? Saya bisa carikan solusinya jika mau mampir ke tempat ramalan saya."

"Ini, dukun?"

"Tentu bukan Tuan. Saya membantu tanpa hal mistis."

"Oh, baiklah."

"Beneran mau masuk Drin?"

"Sudahlah Yama, kita masuk saja dulu. Aku juga sudah buntu, tidak bisa memikirkan apa-apa lagi."

Yama pasrah mengikuti kemauan Adrin. Mereka masuk ke dalam dengan rasa penasaran dan ragu.

"Silahkan duduk."

"Oke. Apa yang menjadi perhatian Tuan sekalian?"

"Kami sedang pusing mencari solusi untuk menutupi kematian orang."

"Adrin!" teriak Yama. Ia was-was dan memperingatkan Adrin dalam perkataannya.

"Besok-besok kita tidak akan bertemu lagi." bisik Adrin

"Terserah."

"Saya punya ide. Bagaimana kalau menutupinya dengan penyakit? Agar kematian tersebut memiliki alasan."

"Ide yang bagus!" ucap Adrin

"Tidak sia-sia kami kemari."

"Penyakit apa? Dengan apa?" tanya Yama

"Penyakit ini dari virus yang bernama White Virus. Sel darah merah yang kita miliki akan berubah menjadi sel darah putih dan menjadikan fungsi dari sel darah merah hilang sehingga penyakit ini bisa mematikan. Mata, kulit ataupun rambut kita berubah menjadi putih semua."

"Beneran bisa begitu? Kau dapat darimana virus itu?" tanya Yama─ curiga.

"Sebenarnya saya mendapatkan ini dari pasar gelap internasional, dan virus ini dibuat oleh negeri China tapi gagal dalam pemrosesannya."

"Adrin, kau yakin? Pasar gelap adalah komunitas ilegal." kata Yama dengan nada khawatir.

"Lalu kita harus memberikan solusi apa pada Tuan Yam?"

Hai, bunga!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang