10. hari pertama

427 25 0
                                    

===============
.𝑆𝑒𝑙𝑎𝑚𝑎𝑡 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑎𝑐𝑎.
===============

𝑁𝑜𝑡𝑒: 𝑠𝑖 𝑘𝑒𝑚𝑏𝑎𝑟 5 𝑡𝑎ℎ𝑢𝑛


"Ayah pulang!" teriak Arga

"Ayah!"

Arga tertawa. "Kalian gak bikin masalah kan?" tanya Arga

"Nggak dong, kita kan anak baik" ujar Naren

"Baguslah"

"Ayo kita makan malam, kalian mau apa?" ucap Arga

"Kayak biasa ayah" ujar mereka berempat, membuntuti Arga yang sedang menuju dapur untuk memasak makan malam

"Oke yang biasa ya" ucap Arga

"Iya!"

Renja menghampiri Arga yang sudah siap untuk memasak

"Ayah, Lenja mau bantu masak" ucap Renja

"Gak perlu mas, ayah bisa sendiri kok" balas Arga

"Tapi Lenja mau bantu ayah" ucap Renja, menundukkan kepalanya

Arga yang merasa tidak tega pun, akhirnya mengijinkan Renja untuk membantunya. Tentunya dengan dipantau olehnya

Tak berselang lama, mereka selesai memasak. Renja membawa beberapa makanan yang sekiranya bisa ia bawa, sedangkan Arga membawa sisanya

"Nah ini buat abang, yang ini buat aa" ucap Arga memberikan masing-masing piring berisi makanan pada Jean dan Harsa

"Punya Nalen?" tanya Naren

"Nah yang ini punya adek" ujar Arga memberikan makanan milik Naren

"Selamat makan"

..
..
..
..
..

"Mas Len masih belum bangun"

"Kita halus gimana?"

"Bilang ayah?"

"Jangan deh"

"Tapi kalo gitu mas Len gak bakal bangun"

"Pikilin cala lain dong Nalen"

Merasa terganggu, Renja terbangun. Saat membuka matanya, terlihat lah Harsa dan Bareng sedang bertengkar, sedangkan Jean berusaha melerai

"Jangan belantem dong" ucap Jean

"Kalian ngapain si?" tanya Renja sambil mengucek matanya

"Loh udah bangun" ucap Naren

"Bangun mas, sekolah" ucap Harsa

"Sekolah? Sejak kapan?" tanya Renja

"Loh mas gak inget? Semalem kan ayah bilang mulai hali ini kita sekolah" ujar Naren

Twins nya ayah [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang