"Tak ingin kau jauh, tapi takdir menginginkan kita tuk berpisah"
-dari lirik Pesan Terakhir
LYODRA POV
Kepalaku rasanya penuh, aku tak bisa lagi berpikir dengan jernih, melihat DK yang malah menahan passportku membuatku makin kesal, tanpa pikir panjang aku memutuskan untuk tetap pergi tanpa passportku bahkan koperku aku tinggalkan begitu saja, aku harus memikirkannya nanti yang lebih penting aku harus segera pergi saat ini, karena semakin aku lihat DK memohon, semakin aku merasa sakit dan aku takut aku akan luluh dan mengubah keputusanku, aku tak mau lagi kami semakin menyakiti satu sama lain.
Aku berlari menuju lift, ku lihat DK sempat mengejarku, namun aku menutup lift dengan cepat dan segera turun ke bawah, setelah sampai di bawah aku langsung berlari ke luar apartemen tersebut, aku sempat menoleh ke belakang dan aku tidak menemukan DK, namun aku harus tetap memastilan agar kami tak bertemu, aku pun berlari menuju salah satu taman tal jauh dari apartemen tersebut.
Karna tak fokus berlari, aku tak sengaja menabrak seorang gadis yang masih remaja, aku yakin usianya masih belasan tahun, wajahnya tampak sangat polos, Ia mengenakan hoodie warna hitam dengan tudung yang menutup kepalanya.
"Eonni, gwenchana?" Kalimat itu yang pertama kali ku dengar, Ia membantuku berdiri
"Oh are you okay?" Ia mengubah bahasanya begitu melihat wajahku.
Aku hanya mengangguk sambil membersihkan bajuku yang sedikit berpasir karena jatuh.
"Kamu, pacarnya Dongie oppa kan?" Tanyanya masih dengan ekspresi polosnya
Aku masih bingung hendak merespon bagaimana, pertanyaannya membuatku bingung
"Gak usah takut, aku ini fansnya Dongie Oppa, dan aku menyukai hubungan kalian"
Aku lihat gadis itu tersenyum manis, rasa takutku mendadak menghilang, lagi pula Ia masih sangat muda, tidak mungkin Ia berniat jahat padaku.
"Ayo kita duduk di sana"
Gadis itu menunjuk kursi yang tak jauh dari tempat kami berdiri, Aku hanya mengikutinya tanpa menaruh rasa curiga apa-apa kepadanya.
Kami pun duduk, Ia sempat bercerita betapa Ia mencintai DK, aku hanya menyimak cara Ia bercerita, disana aku mulai menaruh curiga, dari ceritanya Ia seperti mengagumi DK melebihi seorang fans terhadap idolanya.
"Ah eonni (kakak) apakah kau haus? Aku bawa minuman untukmu"
Gadis itu mengeluarkan sebuah minuman kemasan dari dalam tasnya, Ia menyodorkan minuman tersebut, mau tak mau aku menerimanya, aku belum meminum minuman tersebut, namun tak berselang lama gadis itu mengeluarkan satu minuman lagi yang sama dengan minuman yang Ia berikan padaku, Ia meminum minuman tersebut.
Aku melirik minuman yang ada di tanganku, aku takut Ia akan kecewa jika aku tak meminum minuman pemberiannya, terlebih lagi Ia sangat ramah sedari tadi, dengan keberanian entah dari mana aku pun meminum minuman tersebut, setelah satu kali teguk, aku membaca yang tertulis di botol, hampir semua bahasa korea, namun perlahan tenggorokkanku terasa sangat panas sampai rasanya mau meledak, aku memegangi leherku, perlahan rasa panas itu menjalar keseluruh tubuhku, aku pun terjatuh dari kursi, aku menjulurkan tangan meminta pertolongan gadis itu, suaraku tak bisa keluar untuk meminta tolong, namun gadis itu malah menjauh dariku bukannya menolongku.
KAMU SEDANG MEMBACA
About last night
Fanfiction"Bagaimana hubungan kamu dengan salah satu penyanyi Indonesia itu?" Tanya MC di salah satu interview lagu solo DK, MC itu nampak tak merasa bersalah setelah melempar pertanyaan sensitif itu, meskipun telah berlalu 5 tahun dari kehebohan yang terjadi...
