10*Deg-deg an

163 11 0
                                    

Ting...

Notif chat masuk ke dalam handphone naura yang terletak di atas meja belajar kamarnya, naura yang baru keluar dari kamar mandi itu segera mengecek ponsel nya.

082********
"Naura? "

Naura keheranan di tempat, ia melihat nomor tak dikenal dan mengetahui namanya, tangannya gemetar di dalam pikiran nya itu galang, sebab ia yakin galang tidak akan menyerah semudah itu walaupun nomor nya dulu pernah ia blokir.

082********
"Kok di read doang nau?, ini bener no lu kan? "

Setelah pertanyaan itu naura terdiam sejenak, ia lalu mengingat siapa itu, dengan memberanikan diri naura membalas pesan itu.

Naura Bumiantara
"Ehm iya, kamu siapa ya "

Padahal ia sudah tau siapa yang mengirim pesan tetapi masih tidak yakin.

082**********
"Gua sea "

Seketika naura tersenyum, ia lega mengetahui bahwa pikiran nya benar.

Kakel es batu🧊
"Lu inget kan janji kita ke butik? "

Naura Bumiantara
"Inget kak, mau pergi nya kapan?"

Kakel es batu🧊
"Besok pagi gua jemput, lu siap siap aja "

Naura Bumiantara
"Okay kak, aku tungguin"

Kakel es batu🧊
"Btw udah makan? "

Naura Bumiantara
"Belum kak ini baru mau masak '

Kakel es batu🧊
" oh bisa masak , jangan lupa makan aja gua mau belajar dulu "

Naura Bumiantara
"Hehe iyaa kak, kakak belajar
yang semangat ya "

Kakel es batu🧊
"Thanks "

Naura meletakkan ponsel nya dan segera ke dapur untuk memasak makan malam untuk dirinya dan ayah nya. Berbeda dengan naura yang segera mengerjakan tugas nya, sea malah tersenyum lebar mendapatkan semangat dari adkel nya itu ia berguling-guling pelan di atas kasurnya, sembari menggenggam ponsel itu.

5 menit dengan posisi seperti itu sea baru tersadar telah melakukan hal seperti orang bodoh, ia lalu meletakkan ponsel nya dan mengambil semua keperluan belajar nya dan mulai belajar dengan serius dan fokus. Saking fokusnya sea tidak menyadari jam, sekarang jam menunjukkan pukul 22.45 malam sementara besok ia harus pergi pagi untuk date nya, maksudnya acara.

"Udah jam segini aja besok harus bangun pagi , gua tidur sekarang deh " ucap sea.

Setelah merapikan keperluan pendidikan nya tadi, sea lalu bersiap untuk tidur, ia lalu membaringkan dirinya di atas kasur menghadap ke samping kanan.

"Besok... " batinnya.

Entah kenapa memikirkan besok ia akan jalan berdua dengan naura membuatnya tak karuan, rasa senang dan gugup menjadi satu dalam hatinya padahal mereka hanya akan membeli baju bersama.
Dengan berbagai pikiran nya akhirnya sea terlelap.

Sementara setelah selesai makan, naura kembali ke kamar nya lalu belajar dengan tenang, dirasa sudah cukup ia lalu beristirahat dengan merebahkan dirinya terlentang di kasur kesayangannya itu.

"Besok gua ga boleh malu maluin, pasti butik yang kak sea datengin butik mahal, emang sih kak sea sendiri yang ngomong dia yang bayar, tapi tetep aja aku ga enak, apa aku minta ayah nambahin uang tabungan aku ya?, gak ga bolehh bebanin ayah, nanti ayah malah ngasih berlebihan lagi, hahhh"
Naura bertengkar dengan pikiran nya sendiri, tak dirasa ia pun sudah terlelap.

Kriett......

Pintu kamar naura terbuka perlahan, terdengar suara langkah kaki yang menghampiri naura dengan pelan. Ia lalu mengambil selimut dan menyelimuti naura, ia mengusap lembut rambut naura dan mengecup kecil dahinya.

"Bahagia terus ya nak, ayah akan berusaha biar masa sekolah kamu enak " suara berat lelaki paruh baya terdengar, ia terlihat sangat menyayangi naura.

setelah puas melihat wajah tidur anaknya, ia lalu menutup pintu kamar dengan pelan.

Pukul 08.37 pagi

S

uara telfon berdering dari ponsel naura, ia yang masih dengan kesibukannya di dapur segera menghampiri ponselnya, takutnya jika ayah nya yang menelfon dan penting.

Kakel es batu🧊
Memanggil....

Setelah melihat siapa yang menelfon naura segera mengangkat nya.

"Hallo kak? "

"Pagi nau"

" ah iyaa pagi kak, kenapa ya kak?"

"Gapapa, gua cuma mau denger suara lu "

"Hmm kenapa kak, maaf ga denger aku lagi masak "

"Ga ada, gapapa oiya nanti gua jemput jam 9 lu siap siap gih "

"Ohh okay, maaf ngerepotin kak "

"Gua ga mau denger itu, gua yang ngajak lu jadi lu nurut aja "

"Ehm okay, yaudah kak nanti langsung ke sini aja, aku lanjut masak dulu ya"

"Iyaa, awas asin "

"Yee gakk yaa, aku ini chef profesional"

"Masa, ga percaya tuh"

"Yaudah kalo ga percaya, gimana kalo nanti hari senin aku bikinin bekal? "

"Hm boleh "

"Ok deal, tunggu hari senin yaa kak, byee"

"Bye "

Panggilan pun berakhir, keduanya melanjutkan pekerjaan masing masing hingga tak terasa sudah waktunya.

Pukul 09.00 tepat, sea sudah berada di depan rumah naura dengan motornya, naura sendiri pun sudah berdandan rapi dengan kacamata bulat nya yang terlihat menggemaskan, seolah sudah terbiasa, sea menyerahkan helm dan naura mengambil nya laku naik ke motor.

Keduanya berangkat meninggalkan rumah menuju tempat yang sudah di janjikan. Setelah sampai di tempat yang tadinya di tuju, naura terkejut karena tempat nya tidak sesuai.

Continued.......

Than, thank for reading:)

@chloe_fyn

My Kakel Es Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang