Happy Reading..
.
.
.
.
.
.
Hari berjalan seperti biasa, Dunk mengemudikan sepeda motornya ke Perusahaan tempat ia magang.
Tentunya dengan pergulatan setiap pagi yg ia lakukan, mengecek keberadaan Phuwin yg sudah kembali dari kerjanya. Lalu, mandi dan menyiapkan sarapan pagi mereka. Setelah sarapan, ia bersiap untuk pergi ke perusahaan dan bekerja.
Sedangkan, Phuwin ia bangun pukul 9 pagi dan bersiap untuk pergi kuliah.
Begitulah kira-kira hal yg selalu dilakukan oleh mereka. Kadang, jam kuliah Phuwin akan berbeda dan itu juga yg akan mempengaruhi jam kerjanya.
"Teerak..teerak.." panggilan demi panggilan selalu terngiang setiap harinya digendang telinga Phuwin. Oknum tersangkanya tentu saja Pond Naravit, mahasiswa Fakultas Teknik.
Ditahun ke-3 nya kuliah, ia menemukan sosok manis Phuwin saat penerimaan Mahasiswa baru di tempat ia berkuliah. Walaupun, Fakultas Teknik dan Kedokteran jauh. Tapi, itu tak pernah menghentikan perburuan seorang Pond Naravit yg selalu membuat ulah di Universitasnya.
Pada saat itu dia sedang melakukan perundungan pada mahasiwa kedokteran yg tak sengaja menumpahkan minuman didekatnya. Alhasil cipratan air minuman itu mengotori sepatu putihnya, membuat ia emosi dan menyuruh anak itu untuk menjilat sepatunya. Kegaduhan yg Pond buat ternyata menyebabkan seluruh perhatian mahasiswa lain tertuju padanya.
Hingga, pada saat itu ia melihat sosok seorang pemuda manis yg menatapnya dengan jijik bercampur kesal. Diantara tatapan penuh kengerian dan ketakutan orang lain, hanya sosok itu yg menatapnya dengan penuh rasa jijik dan kesal. Seolah-olah hal yg ia lakukan adalah pekerjaan rendah yg membuat sosok manis itu kesal.
Awalnya, Pond hanya penasaran. Tapi, rasa penasaran itu membuatnya tertarik kedalam pusaran penuh ketertarikan.
Apalagi saat ia ditolak dan ditolak lagi oleh sosok itu, membuat hasrat untuk menaklukan pemuda manis itu lebih besar dari pada hasrat sebelumnya. Hingga, tanpa Pond sadari dia terdampar tanpa tau arah jalan untuk kembali dari obsesinya untuk mendapatkan Phuwin.
Seperti saat ini, dia sedang mengikuti Phuwin dari belakang.
Semua mahasiswa di Universitas itu sudah mengetahui, segala hal tentang Pond dan Phuwin. Jadi, pemandangan itu sudah terlihat biasa bagi mereka.
Tapi, tidak dengan Phuwin yang selalu merasa risih akan perlakuan Pond. Karena, dengan Pond yg selalu mengikutinya. Ia jadi seorang Introver yg dijauhi oleh teman-temannya. Jangan bertanya kenapa? Karena, apabila ada yg berjalan disamping Phuwin maka niscaya orang itu akan musnah keesokan harinya. Maka dari itu juga, kedua temannya dari SHS mulai menjaga jarak darinya. Karena, Pond selalu mengancam mereka untuk tidak terlalu dekat dengan Phuwin.
Sungguh Phuwin merasa sangat marah, tapi semakin ia berbicara untuk menghentikan Pond. Maka semua hal, akan berlanjut lebih buruk lagi dari pada yg sebelumnya.
Phuwin menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Pond yg kini juga berdiri menghentikan langkahnya, mengikuti Phuwin.
"Berhenti Pond, kau membuatku muak. Apa kau tak mempunyai pekerjaan lain? Pergilah, aku muak melihat kau yg selalu berkeliaran di sekitarku." Ucap Phuwin dengan penuh kekesalan, tapi seperti sebuah jackpot yang Pond dapatkan. Ia tersenyum dan menggenggam tangan Phuwin berbicara dengan nada yg lembut.
"Kau mau berbicara lagi denganku sayang, baguslah.. aku harap kau semakin banyak berbicara. Aku menyukai suaramu, manis." Ucap Pond, terdengar seperti orang gila bagi Phuwin.
KAMU SEDANG MEMBACA
CRIMINAL
أدب الهواةKalau cara lembut aku tak bisa memilikimu, maka aku akan menjadi seorang CRIMINAL untuk mendapatkan mu - Joong and Pond. Boy Love Joylada PodPhuwin JoongDunk
