Saat Bella ingin memejamkan matanya tiba-tiba ada yang menelpon nya.
Kring....
Suara hendphone Bella yang ada dikasur Bella langsung mengusap matanya dan duduk untuk menjawab panggilan itu.
"Hmmm katakan"ucap Bella kembali tenang.
"Queen ada yang memata-matai markas kita Queen"ucap pria di sebrang telpon itu.
"Sudah tertangkap?"ucap bella.
"Sudah Queen sekarang kami sedang menyekapnya Queen. Jadi bagaimana dengan pria ini Queen apa Queen yang akan turun tangan"ucapnya.
"Hemmm aku sampai 30 menit lagi"ucap Bella mematikan hendphonenya.
Bella langsung membersihkan diri kekamar mandi dan langsung keluar saat sudah siap.
Kini bella mengguncir kuda rambutnya.
Sweater kulit yang dipakai dan celana jeans-nya.
Bella langsung turun nampak orang tuanya yang masih menenangkan Naya yang gak henti-hentinya menangis.
Ya walaupun naya yang melakukan itu semua tapi sakit tetap kita rasakan!! Batin Naya.
Bella tanpa pamit atau izin dulu ke orang tuanya langsung pergi.
"Kamu mau kemana malam-malam ini ha?"ucap ayah nya.
"Bukan urusan Lo"ucap bella. Bella gak mau mendengarkan ocehan sang ayah lagi karna dia sedang ingin pergi ke markas secepatnya.
"BELLAZZA" Ucap ayah berteriak kala melihat anaknya yang tak mau memberhentikan langkah nya.
"Udah yah biarin aja dulu Bella"ucap sang bunda.
"Huh kenapa anak itu makin hari makin menjadi"ucap sang ayah memijit kepalanya.
Bella kini sedang dijalankan menuju markas.
Setelah sampai ke markas nya Bella langsung disambut beberapa penjaga gerbang markasnya.
Terlihat dari markas itu sangat lah menyeramkan tapi saat masuk bagaikan masuk kedunia dongeng karna markas itu sangat lah besar dan sangat indah.
"Selamat datang Queen"ucap penjaga gerbang.
"Hmmm" ucap Bella berdehem.
Kini bella turun dari motornya dan langsung menuju keruang bawah tanah yang mana tempat itu sering Bella gunakan untuk menggeskusi para musuh atau para mata-mata seperti saat ini.
Bahkan Bella bukan orang yang langsung membunuh tapi Bella tipe orang yang menyiksa musuh hingga dia mati kesakitan.
Bella tidak pernah bisa mengampuni musuhnya terkecuali dia bisa memanfaatkan nya untuk melakukan seperti yang dia lakukan tapi dengan bos yang menyuruhnya untuk memata-matai markas mereka.
"Selamat datang Queen"ucap semua anak buah yang ada disana sambil membukukan tubuh mereka pertanda rasa hormat mereka.
Dan ternyata disana sudah ada temannya yang sedang asyik duduk dan menggobrol.
Dia melihat lelaki paruh baya yang sedang diikat dengan besi kaki tangan nya diikat dan sudah banyak bekas luka yang terdapat ditubuh nya bisa dilihat kalo itu bekas cambukan besi yang di pukulkan oleh para anak buah Bella.
Bella langsung mendekat dan langsung mencengkeram erat dagu pria itu dengan sangat kasar.
"Lepaskan saya"ucap pria itu.
"Cihhh lepaskan katamu.?? Kamu sedang memata-matai markas ku dan kamu minta dilepaskan" Ucap Bella menatap tajam kearah pria itu.
"Cihhh jadi kamu bos nya cihhh kukira pria ternyata wanita lemah"ucap pria itu meremehkan.
Dan Bella membalasnya dengan senyuman menyeramkan yang pernah dilihat oleh para anak buah nya disitu.
KAMU SEDANG MEMBACA
BELLAZZA
JugendliteraturSeorang gadis yang tidak mendapatkan kasih sayang dan perhatian yang seharusnya dia miliki malah dimiliki anak pungut orang tuanya. Dia bernama BELLA gadis cantik berambut panjang. Dia sering di-bully disekolah dan akhirnya membuat rencana balas de...
