Bab 16 sakit batin dan sakit fisik

104 3 0
                                        

Heppy enjoy ☄️

Malam pun tiba Bella keluar kamar dan mencari-cari kakak nya entah berada dimana. Saat kelur ternyata belum ada orang di dalam rumah jadi dia memutuskan untuk buat makan sendiri.

Setelah masak iya makan saat sedang makan Robi sudah balik dari rumah sakit dan langsung memanggil-manggil nama Bella.

     "Bella?? Bella" teriak Robi mencari Bella yang entah dimana.

Bella yang mendengar Robi telah kembali diam saja ditempat dan melanjutkan aktivitas nya yang sempat tertuda karna mendengar suara Robi yang memanggil nama nya.

Robi yang melihat punggung Bella yang sedang duduk membelakangi nya langsung menyamperin Bella.

Blak

    "Kamu tuli ha!!" Ucap robi menampar meja yang ada didepan Bella.
Bella yang kaget sontak melihat kearah Robi yang sedang menatap dirinya

   "Bella sedang makan yah"ucap Bella langsung berlari dan membawa piring nya di tempat pencuci piring dan setelah itu menghadap Robi.

Bella tidak jadi makan. Nafsu makannya sudah tidak ada makanya dia tidak makan lagi takut nya Robi memarahi nya lagi.

    "Anak sialan apa yang kamu lakukan kepada anak saya ha!!" Bentak nya kepada Bella.

   "Tapi bukan Bella yang melakukan nya yah!!"ucap Bella menunduk takut membuat robi marah kepadanya lagi.

   "Tidak melakukan apa bahkan banyak siswa yang mengatakan bahwa benda tajam itu ada ditanganmu!!" Sentak Robi kebella

    "Cihhh!! Bahkan Naya mengatakan untuk tidak memarahi mu tapi kamu malah mengatakan bahwa kamu tidak melakukan nya dasar anak sialan!!" Bentak Robi mendorong kepala Bella dengan telunjuk nya.

Bella yang mendapatkan tuduhan yang tidak pernah iya lakukan menahan tangis yang kini mau keluar dari matanya.

    "Tapi Bella tidak melakukan nya!! Kenapa ayah gak mempercayai Bella yang anak kandung ayah sendiri".
Ucap Bella takut menatap mata Robi yang sudah menahan emosi dari tadi.

Plak

    "Saya tidak Sudi mengakui kamu anak saya. Harus nya kamu tidak lahir saja. Membuat nama baik keluarga rusak"

Deg

Ucapan Robi membuat hati Bella seperti tersayat oleh berjuta-juta silet.
Bella menatap maniak mata Robi dengan berkaca-kaca. Bella tidak kuat dengan perkataan Robi yang menyakiti hatinya.

     "Bella juga tidak mengharapkan agar Bella lahir di dunia ini. Kalo dunia Bella sejahat ini" runtuh sudah pertahanan yang Bella tahan dari tadi air matanya jatuh membasahi pipinya.

    "Berani sekali kamu menjawab ku anak sialan mau jadi anak durhaka kamu ha!!!"bentak Robi menarik rambut dari belakang Bella.

Bella yang mendapatkan perlakuan itu langsung meringis kesakitan karna tarikan itu. Sakit dan perih yang dia rasakan dikepala nya tidak setara dengan sakit hati nya.

    "Ayah!! Ayah lepasin rambu Bella ayah.. kepala Bella sakit" ucap Bella menangis histeris karna Robi memegang rambut nya kasar.

   "Sakit?? Itu tidak sebanding dengan rasa sakit yang Naya dapat kan karna ulah mu"

Brukkk

Robi menepis kasar tubuh Bella hingga kepala Bella terkena di tangga hingga berdarah sedangkan luka yang dikening nya belum sembuh.

    "Ini yang kamu dapatkan kalo mencari masalah"ucap Robi mengambil tali pinggang nya.

  "A_ ayah apa yang ayah lakukan"ucap Bella mundur kebelakang karena takut Robi menyiksa nya lagi dengan tali pinggang itu.

BELLAZZA Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang