BAB 27 ???

11 0 0
                                        

Heppy enjoy ☄️

Pagi hari ini Bella sudah sangat rapi dengan baju sekolah yang ia kenakan.
Ya dia memutuskan untuk sekolah hari ini, apalagi dia udah banyak ketinggian mata pelajaran.

Bella turun untuk menuju meja makan dari tadi Nadia selaku ibu Bella dari tadi memanggil nama nya untuk cepat turun. Saat sudah turun pun Bella bisa melihat kedua abangnya dan juga ibu nya sudah ada di meja makan dan tinggal menunggu Bella yang ikut sarapan.

"Sini Bella. Makan! Entar kesiangan Lo" ucap Nadia yang menepuk-nepuk kursi disebelah nya.

Bella pun tersenyum dan langsung mendekati sang ibu untuk duduk didekat nya. Setelah duduk Bella pun memakan sarapannya. sambil sesekali berbincang kepada abang-abang nya.

"Bella nanti kamu nebeng di motor kakak kamu ya" ucap Nadia

"Gak ah Bun. Lagian kan Bella udah pun motor. Jadi, nanti Bella pakek motor Bella aja" ucap Bella menolak penawaran Nadia.

"Tapi Bell. Bahaya seorang gadis cantik
Seperti kamu megang motor apalagi kamu kan cewek. Nanti kalo kamu kenapa-kenapa gimana?" Ucap Nadia khawatir dengan anak gadis nya itu.

"Gak kok bun. Kan Bella udah pro, jadi gak usah cemas. Ya kan kak" tanya Bella kepada kakak nya berharap kakak nya membantu nya.

Bukannya gak mau nebeng dengan abang-abang nya tapi emang dia lebih suka megang motor sendiri ketimbang jadi penumpang.

"Iya Bun. Lagian Bella kan udah terbiasa
Pakek motor. Nanti kami ikut Bella dari belakang, entar kalo ada apa-apa kami bisa bertindak" ucap Kenzo menimpali.

"Tuh kan apa yang Bella bilang. Bella kan udah terbiasa. Jadi, boleh ya Bun"
Mohon Bella dengan mata yang berbinar-binar meminta persetujuan sang bunda.

"Hufff... Baiklah tapi jangan ngebut seperti abang-abang mu" ucap Nadia sambil mengusap rambut bella dengan halu.

"Oke"

Kini mereka melanjutkan sarapan pagi mereka sesekali Bella memberi candaan suapaya gak menimbulkan keheningan
Apalagi melihat sang ibunya yang sekarang sudah bisa melanjutkan aktivitas nya seperti biasa.

Bella tersenyum. Ya ini lah yang dia inginkan dari dulu. Kasih sayang keluarga. Disisi lain Bella senang dan disisi lain Bella sedih karna gak ada sosok ayah yang berada ditengah-tengah obrolan mereka.

Padahal impian nya udah hampir sempurna kalo sang ayah masih hidup.
Bella tak pernah meminta kematian ayah nya walaupun sang ayah selalu saja menyiksa nya.

                             °•°•°•°•°
Brumm

Tiga nya sudah sampai dilingkungan sekolah bara dan kenzo udah duluan turun dan masuk kekelas sedang kan Bella sedang menunggu temannya.
Jam masuk 5 menit lagi tapi teman-temannya masih belum nongol.

"Hai" aca melambaikan tangan nya kearah Bella yang sedang duduk diatas motor nya.

Aca pun berlari kecil sambil tangan yang menentang tas nya. Saat sudah sampai didepan Bella dia pun tersenyum.

"Ohayo " (selamat pagi) ucap aca yang memakai bahasa Jepang ya karna aca hobi lihat anime.

"Selamat pagi juga"ucap Bella seraya membalas senyuman aca.

Tiba-tiba AERIA dan yang lainnya sudah datang dan langsung memarkirkan motor mereka disebelah motor Bella.

"Eleh. Dasar wibu" ucap AERIA yang turun dari motornya. Kebetulan mereka mendengar ucapan aca tadi ya g menyapa Bella pakek bahasa Jepang.

BELLAZZA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang